Kalau  satelit jatuh di Jazirah Arab Saudia,  kaum kafir akan ribut bahwa 
sengaja tanah suci mau dirusakan. terjadilah demonstrasi dimana-mana. Kalau 
jatuh di Bengkulu kaum beriman akan berdoa bahwa berkat turun dari langit. 
hehehehe

From: widura 
Sent: Thursday, September 22, 2011 11:35 AM
To: [email protected] 
Subject: [proletar] LAPAN: Satelit NASA Jatuh Sabtu Pagi

  
LAPAN: Satelit NASA Jatuh Sabtu Pagi
KAMIS, 22 SEPTEMBER 2011 | 15:35 WIB
Besar 
Kecil 
NormalBerita terkait
​Hari Ini Satelit UARS Berada di Ketinggian 180 Kilometer  ​Satelit UARS 
Mungkin Hantam Indonesia Pekan Ini  ​Satelit 6,2 Ton Hantam Bumi Pekan ini  
​Jumat, Satelit NASA Jatuh ke Bumi​Satelit Sebesar Bus Bakal Jatuh ke Bumi, 
Pekan Depan 
TEMPO Interaktif, 

Jakarta - Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) milik NASA diperkirakan 
jatuh ke Bumi pada hari Sabtu 24 September 2011 pukul 09.00 WIB. Namun masih 
ada faktor ketidakpastian selama beberapa jam.

"Bisa jatuh beberapa jam lebih awal atau lebih akhir dari waktu perkiraan 
tersebut," ujar Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Lembaga Penerbangan dan 
Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin kepada 

Tempo di Gedung BPPT Jakarta, Kamis, 22 September 2011.

Menurut dia, tingkat akurasi perhitungan bisa lebih baik jika dilakukan saat 
satelit mencapai ketinggian 120 kilometer dari permukaan Bumi. Pada ketinggian 
ini UARS mulai jatuh dengan kecepatan tinggi, sehingga peneliti bisa menentukan 
akurasi waktu jatuh satelit hingga ketelitian dalam orde menit. Hari ini 
satelit berada pada ketinggian 180 kilometer.

Meski bisa meramalkan waktu jatuh satelit dalam ketelitian tinggi, LAPAN tetap 
kesulitan menentukan lokasi jatuh satelit. Sebab, satelit bisa menempuh 
lintasan hingga ratusan kilometer dalam waktu satu menit saja.

Ia berkaca pada perhitungan kejatuhan rongsokan satelit milik Cina yang jatuh 
pada 2003. Ketika itu, waktu jatuh satelit bisa ditaksir hingga tingkat 
ketelitian beberapa menit. Namun pada ketelitian ini proyeksi lokasi jatuh 
membentuk garis lurus yang menghubungkan Jazirah Arab dan Pulau Jawa.

"Rongsokan satelit Cina akhirnya jatuh di Bengkulu," ujar dia.

LAPAN sendiri baru mengetahui lokasi persis jatuhnya satelit ini dari penduduk 
setempat. Mereka melaporkan kilatan cahaya terang di langit malam disusul bunyi 
ledakan dan getaran di permukaan Bumi. Keesokan paginya, masyarakat menelusuri 
arah lokasi suara. Dari situ masyarakat menemukan lempengan logam berdiameter 
60 sentimeter, ketebalan 1 sentimeter, dan berat 30 kilogram.

"Kami sangat bergantung pada laporan masyarakat untuk mengetahui lokasi persis 
jatuhnya satelit."





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke