Ref: Kenalan lama Anda ingin menjadi presiden , apakah Anda setuju? Bagi yang lupa siapa Sutiyoso ini, menurut sumber tidak resmi dikatakan bahwa Sutiyoso adalah jenderal TNI, pahlawan perang RI melawan Fretilin di Timor Timur.
http://www.cenderawasihpos.com/index.php?mib=berita.detail&id=3522 Kamis, 22 September 2011 , 17:16:00 Sutiyoso Siap Jadi Capres Alternatif SURABAYA - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia mengaku siap mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres). Karena itu, saat ini dia tengah menyiapkan partai yang dipimpinnya untuk menghadapi Pemilu 2014. Persiapan itu dimulai dengan safari politik yang diawali di Jawa Timur sejak Senin (19/9) lalu. Hal itu disampaikan Sutiyoso saat berkunjung di redaksi Jawa Pos, Gedung Graha Pena Lantai 4, Surabaya. Dia datang didampingi Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) PKP Indonesia Ellen Sukmawati dan fungsionaris partai. Rombongan tersebut disambut Direktur Jawa Pos Nany Wijaya dan Pemimpin Redaksi Jawa Pos Leak Kustiya beserta awak redaksi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, saat ini ideologi atau platform partai tidaklah penting. Masyarakat Indonesia ini lebih melihat figur daripada platform atau ideologi. Karena itu, PKP Indonesia mengusung Sutiyoso sebagai figur, termasuk untuk dicalonkan untuk menjadi presiden. Dia yakin pengalamannya sebagai gubernur DKI Jaya bisa digunakan untuk memperbaiki negara ini. Namun, Sutiyoso menegaskan, menjadi capres bukanlah target utama. Dia lebih berambisi untuk membesarkan partai daripada menjadi capres. Dia merasa lebih bangga bila berhasil menempatkan kader-kader partainya sebagai anggota legislatif atau kepala daerah. "Yang penting partai ini besar dulu. Saya malu diusung sebagai capres kalau partai ini gagal dalam pemilu," ujarnya. Sutiyoso, yang akrab disapa Bang Yos, mengatakan, menurut undang-undang, partai politik harus memiliki dewan pengurus di seluruh provinsi, 75 persen kabupaten/kota di masing-masing provinsi, dan 50 persen kecamatan di masing-masing kabupaten/kota. "Saya yakin itu bisa tercapai. Bahkan saya menargetkan memiliki dewan pengurus 100 persen hingga kecamatan," katanya. Aturan mengenai partai politik, kata Sutiyoso, tampak sekali dibuat untuk mengganjal partai-partai kecil. Namun, dia mengaku siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk apabila parliament treshold (PT) ditetapkan sebesar 5 persen. "Aturan itu memang dibuat untuk mengganjal partai-partai kecil. Padahal, partai-partai kecil itu sebenarnya banyak yang memiliki potensi," ucapnya. Mantan Pangdam Jaya itu mengatakan, bila partai-partai nonparlemen yang kalah dalam Pemilu 2004 lalu bergabung, sebenarnya mereka memiliki suara hingga 18 persen. Itu berarti mereka menjadi runner up, melebihi suara Partai Golkar dan PDI Perjuangan. "Namun, mereka lebih memilih untuk berkoalisi dengan salah satu partai pemenang pemilu. Hasilnya, mereka hanya dimanfaatkan, tidak dapat apa-apa," tuturnya. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
