Direktur jenderal ini bukannya membukti ketidakbenaran tentang kolestorol 
supaya rakyat mengerti dan yakin ketidakbenaran apa yang dipropagandakan , 
tetapi malah berlagak seperti tukang pukul atau “hitman” yang berkedudukan 
sebagai direktur jenderal di kementrian pertanian. 


http://www.mediaindonesia.com/read/2011/09/27/263070/89/14/Ayo-Lawan-Kampanye-Negatif-Sawit


Ayo Lawan Kampanye Negatif Sawit 
Selasa, 27 September 2011 03:26 WIB JAKARTA--MICOM: Kementerian Pertanian terus 
menggalakkan Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia 
(IndonesianSustainable Palm Oil/ISPO) untuk menghalau kampanye negatif terhadap 
industri perkebunan kelapa sawit nasional. 

"Kita terus memakai strategi ini (ISPO) tidak untuk meminta mereka (pengampanye 
negatif) menyetujui," kata Direktur Tanaman Tahunan Direktorat Jenderal 
Perkebunan Kementerian Pertanian, Rismansyah Danasaputra, di Jakarta, Senin 
(26/9). 

Dia mengatakan perusahaan kelapa sawit dan pemerintah berbuat lebih dulu dengan 
prosedur ISPO, sebelum melawan kampanye negatif terhadap industri sawit 
nasional. 

"Setelah berjalan satu atau dua tahun kita undang mereka untuk datang dan 
melihat perkembangannya. Kalau mereka masih berkampanye negatif, kita hantam 
(dalam pertemuan) WTO," kata Rismansyah. 

Rismansyah mencontohkan Australia telah mengeluarkan aturan terkait Rancangan 
Undang-Undang Standar Pangan pada 2010 tentang pelabelan setiap kemasan yang 
mengandung minyak sawit. 

"(Aturan) itu kan diskriminatif. Dasarnya Apa? Kalau bicara kolesterol, kita 
harus buktikan dulu," katanya. 

Proses sertifikasi ISPO, menurut Rismansyah, harus selesai pada 2015 dan sampai 
Desember 2011 ditargetkan 10 perusahaan telah memperoleh sertifikat. 

Pemerintah Indonesia telah melakukan kampanye mengenai perkebunan kelapa sawit 
berkelanjutan di beberapa negara seperti Finlandia, Italia, Belanda, dan China 
pada 2010. Sedangkan pada 2011, kampanye dilakukan di Spanyol, Perancis, dan 
Amerika Serikat. 

Prosedur ISPO bertujuan untuk memantapkan sikap Indonesia untuk memproduksi 
minyak kelapa sawit berkelanjutan sesuai tuntutan masyarakat global sekaligus 
mendukung komitmen dalam pelestarian sumber daya alam dan fungsi lingkungan 
hidup. 

Berdasarkan ISPO, perusahaan perkebunan kelapa sawit harus memenuhi tujuh 
prinsip, 41 kriteria, dan 28 indikator sebelum memperoleh sertifikasi ISPO. 
(Ant/OL-2) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke