Kan belajar dr auloh tukang tipu yg doyan niupin angin sorga yg antara lain berupa ocehan gombal spt sambutan bidadari perawan abadi bagi para syuhada, hehehe....
>________________________________ >From: Sunny <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Friday, September 30, 2011 1:11 AM >Subject: [proletar] Janji Manis Menteri di Kamp Pengungsi > > > >Refleki Janji manis sangat merdu di dengar, tetapi apakah akan dilaksanakan >dengan sekejap dan segenap ataukah menteri pergi janjinya pun lenyap dan sunyi >senyap? >http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=53&id=34524 > >Janji Manis Menteri di Kamp Pengungsi > >Ambon,AE.- Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono >kemarin berkunjung ke Ambon. Tiba di Ambon, mantan Ketua DPR RI ini langsung >melakukan rapat tertutup dengan petinggi militer, polisi dan sipil di Maluku. >Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam ini membicarakan kondisi ke > >Agung tiba di Ambon sekira pukul 06.30 pagi menumpangi pesawat Garuda. Dari >Bandara, Agung langsung menuju Swissbel Hotel untuk beristirahat sebentar. >Usai istirahat, orang nomor satu dijajaran Kemenkokesra itu menuju lantai VI >kantor Gubernur Maluku untuk melakukan tatap muka dengan gubernur Maluku Karel >Alberth Ralahalu, Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD), Wali Kota Ambon >Richard Louhenpessy, tokoh agama dan tokoh masyarakat. > >Pertemuan berlangsung kurang lebih satu jam itu tertutup untuk umum. Bahkan >setiap peserta yang akan ikut dalam pertemuan, harus mendapat pemeriksaan >ketat dari aparat kepolisian yang bertugas melakukan penjagaan di lantai VI >kantor Gubernur. > >Usai melakukan pertemua, Agung Laksono bersama Gubernur dan Rombongan meninjau >sejumlah lokasi pengungsian di Kota Ambon. Gedung Sanggar Kegiatan Belajar >(SKB) yang berada di Belakang Soya Ambon yang menampung pengungsi dari Mardika >mendapat kunjungan awal dari Menteri. > >Tiba di gedung tersebut, Agung langsung berdialog dengan para pengungsi di >lokasi pengungsian. Para pengungsi meminta agar pemerintah dapat memperhatikan >nasib mereka di lokasi pengungsian. Dari SKB, rombongan menuju ke pemukiman >masyarakat di kawasan Waringin, Talake. > >Agung juga menyempatkan diri melihat dari dekat kondisi Kampus UKIM dan SMA >Muhamadiyah Ambon, dua lembaga pendidikan yang juga menjadi korban saat >bentrokan itu. Di Waringin dengan pengawalan ketat aparat keamanan, Agung dan >rombongan Gubernur melihat reruntuhan, dan puing-puing rumah milik warga yang >terbakar akibat bentrokan. Agung juga meninjau kondisi Mesjid di Kampung >Waringin Talake. > >Dalam kunjungan tersebut Menkokesra juga berkenan memberikan bantuan kepada >sembilan warga kota Ambon yang meninggal dunia akibat bentrokan tersebut. >Kesembilan orang yang meninggal dunia masing-masing mendapatkan uang tunai Rp >10 juta. > >Selain memberikan bantuan kepada para korban meninggal dunia, Agung Laksono >berjanji setelah kembali ke Jakarta akan mengirimkan bantuan kepada Pemerintah >Provinsi Maluku untuk merehabilitasi kembali pemukiman masyarakat yang rusak >akibat bentrok. > >Pemerintah pusat akan berupaya proses rehabilitasi pemukiman masyarakat segera >dilakukan sehingga masyarakat bisa kembali ke pemukiman mereka semula. “Jadi >setelah saya tiba di Jakarta, dana untuk membantu para pengungsi di Maluku >segera kami kirim melalui Gubernur untuk segera merehabilitasi pemukiman >masyarakat,” janjinya ketika memberikan keterangan pers di pelataran Gong >Perdamain Maluku. > >Agung mengaku akan memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang paling utama, >sehingga mereka bisa beraktifitas seperti hari-hari sebelumnya. Bahkan untuk >meningkatkan pendapatan masyarakat, pihaknya akan meluncurkan program-program >pemberdayaan kepada masyarakat guna meningkatkan pendapatan mereka. “Kita akan >tingkatkan pendapatan masyarakat melalui program PNPM Mandiri,”ujarnya. > >Terkait dengan perbaikan rumah-rumah milik masyarakat, pihaknya akan >memberikan bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan yang ada. “Kalau kerusakan >ringan akan mendapatkan uang sebesar Rp 5 juta, berat Rp 25 juta, dan rusak >total Rp59 juta,” kata Agung. > >Ia berharap, bentrokan yang terjadi antar warga beberapa waktu lalu, kedepan >tidak akan terulang lagi. “Saya berharap kepada masyarakat, apa yang terjadi >kemarin yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan harta benda, menjadikan >masyarakat hidup di lokasi-lokasi pengungsian tidak akan terulang lagi,” >pungkasnya. > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
