Tidak Akan Pernah Ada Palestine !!!
Tuntutan Abbas mau mendirikan negara Palestina tidak masuk akal karena rakyat
dari negara itu bukanlah bangsa Palestina tapi bangsa Arab aseli berbahasa
Arab, beragama Islam dan budayanya pun 100% Arab tidak sedikitpun menyisakan
budaya Palestina yang kaya dengan patung dewa-dewi Filistine.
Bagaimana mungkin bisa jadi negara, dana tidak punya, sumber alam tidak ada,
dan negaranya ada didalam negara orang lain. Hidup rakyatnya dari donasi
United Nation. Yang lebih menarik ternyata mereka juga tidak punya jiwa
nasionalisme, tidak punya jiwa kebangsaan, dan perang yang dikobarkannya hanya
berlandaskan sentimen agama dan Ras.
Untuk mengakhiri konflik tidak susah, cukup Amerika dan Israel menghentikan
semua bantuannya, karena gaji Abbas dan Hamas pun dibayar dari Israel. Jarang
yang tahu, bahwa jual beli di Gaza dan Westbank yang katanya wilayah Palestina
ternyata dengan mata uang shekel yaitu mata uang Israel.
Sandiwara minta pengakuan UN baru2 ini hanyalah sandiwara saja agar Abbas
mendapatkan simpati rakyatnya sehingga bisa memenangkan suara dari kelompok
Hamas. Nantinya kalo Abbas menang, barulah dibentuk wilayah Otonom Palestina
oleh Israel sama seperti negara Aceh Merdeka merupakan otonomi dibawah RI.
Kalo nantinya Abbas sudah jadi Gubernur Palestina, semua kegiatan ekonomi dan
pemerintahan berada dibawah pengawasan Israel. Enggak perlu harus orang Arab
Islam diseluruh dunia setuju, cukup Abbas sendiri saja yang setuju sudah cukup,
yang lainnya cuma mengikuti.
> Wal Suparmo <wal.suparmo@...> wrote:
> Bukankah Palestina dulu adalah
> bagian dari kerajaan Jordania?
Bukan, Jordania bersama Israel merupakan hasil pembagian oleh PBB atas
penyerahan mandat oleh Inggris setelah usai perang dunia kedua.
http://en.wikipedia.org/wiki/United_Nations_Partition_Plan_for_Palestine#British_Mandate_of_Palestine
Silahkan anda baca sejarahnya mengapa Inggris banyak menyebarkan janji2 yang
mengakibatkan timbulnya konflik2 sekarang yang se-olah2 tidak akan berakhir.
Tapi sebetulnya tidak susah mengakhirinya kalo missinya sudah selesai.
Konflik ini memang dipelihara untuk berbagai tujuan yang tidak diberitakan yang
antara lain tentu menyangkut keamanan dunia dalam kaitannya dengan supremasi
Amerika bersalam aliansinya dalam bersaing dengan communisme dalam perang
dingin yang lalu.
Pihak Barat harus membangun satu kelompok anti-Barat yang besar untuk me-mata2i
musuh2nya.
Demikianlah, kalo Hamas, Abbas dan kelompok2 anti-Barat ini dimusnahkan, maka
gimana lagi caranya me-mata2i musuh2 Barat ini???
Dulu dicurigai bahwa Hitler masih memiliki kekuatan pemukul yang akan muncul
nantinya, sekarang juga dicurigai kekuatan pemukul communist yang melarikan
banyak nuklir dari Russia yang sangat mungkin ke Timur Tengah yang kaya petro
dollarnya.
Jadi persoalan Palestina hanyalah persoalan kecil, tapi manfaatnya besar. Dan
mereka berperang bukan untuk Amerika atau barat melainkan untuk keyakinan agama
mereka meskipun Amerika dan Barat memanfaatkannya bukan berarti harus jadi
pihak yang disalahkan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/