Saya tidak sedang bahas perang Bosnia dll. Saya juga tidak sedang bahas penghancuran gedung WTC, bom Natal dll. Yang saya sedang bahas adalah perang salib antara pasukan Kristen dan pasukan Islam. A.l. antara pasukan Richard the Lionhearted dengan pasukan Saladin yang saya baru lihat videonya di-internet.
Salam. Stanley. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of johny_indon Sent: Thursday, September 29, 2011 7:58 AM To: [email protected] Subject: [proletar] Re: Perang Salib. --- In [email protected] <mailto:proletar%40yahoogroups.com> , "ajeg" <ajegilelu@...> wrote: > Kemenangan Urbanus di Eropa juga pasti karena dukungan orang-orang > yang bersedia jadi sukarelawan seperti Anda. > si stanley ini emang lagi pura2 buta (atau memang dia kagak ngarti bahasa inggris samasekali), karena dlm sejarahnya perang salib bukan cuman lawan muslim aja, tapi juga melawan kresten orthodox, pagan slavs, pagan balts, mongol dan kresten2 yg dianggap "bid'ah" (heretic). tapi dia keukeuh cuman mau percaya bahwa penyebab perang salib adalah pembunuhan 3000 jamaah kresten di jerusalem. pengetahuan dia sangat menyedihkan bukan? nah, kalimat si stanley yg ini: "Kalau saya waktu itu orang Kristen, masih muda dan pandai main pedang dan panah dan busur, kemungkinan besar saya pun jadi sukarelawan." menunjukkan kalo dia ini adalah fanatik kresten sejati. orang2 macem dia ini sebenernya bahaya. akalnya dibutakan oleh fanatisme agama. sekarang coba bandingkan. ngga usah jauh2 ke jaman perang salib. yg masih anget nih, ratusan ribu muslim bosnia dibantai kresten serbia, apa negara2 muslim langsung mencanangkan perang dengan kresten? ya kagak lah. nah stanley o'on jangan pura2 kagak tau siapa itu radovan karadzic ya. http://dunia.vivanews.com/news/read/133008-radovan_karadzic__perang_bosnia__ perang_suci_ VIVAnews - Mantan pemimpin Serbia-Bosnia, Radovan Karadzic, menyebut bahwa Perang Bosnia pada 1990-an berlangsung "adil dan suci". Ini merupakan pernyataan pertama Karadzic di hadapan Tribunal Pidana Internasional (ICT) di Den Haag, Belanda, Senin 1 Maret 2010, yang mengakhiri boikot persidangan oleh "Tukang Jagal dari Balkan" itu selama berbulan-bulan. Karadzic mengatakan, warga Serbia-Bosnia membela diri sendiri dalam melawan kelompok fundamentalis Islam yang mengobarkan perang di Bosnia dan menyalahkan negara. "Saya membela negara saya. Tujuan mereka adil dan suci. Kami memiliki bukti yang sangat baik," kata Karadzic seperti dikutip dari laman stasiun televisi Al Jazeera. Karadzic, berpakaian gelap dan mengenakan dasi, mengungkapkan asal mula perang 1992-1995. Menurutnya, perang berkobar karena pemimpin muslim Bosnia menolak proposal pembagian kekuasaan. Dia menegaskan bahwa konflik yang muncul akibat bubarnya Yugoslavia merupakan konsekuensi alami dalam perebutan wilayah. Karadzic dituduh berkolusi dengan mendiang pemimpin Yugoslavia, Slobodan Milosevic, dengan tujuan menciptakan Serbia dengan wilayah lebih luas dengan memasukkan 60 persen teritori Bosnia. Karadzic dikenai dakwaan sebagai otak di balik pemusnahan etnis Kroasia dan umat muslim dalam Perang Bosnia yang menewaskan 100 ribu orang dan 2,2 juta orang terlantar. Total, dia menghadapi 11 dakwaan terkait genosida, kejahatan perang, dan kejahatan kemanusiaan. Karadzic menolak hadir dalam sidang pembukaan Oktober tahun lalu dengan alasan memerlukan waktu untuk menyiapkan kasus ini, sehingga membuat proses persidangan ditunda selama empat bulan. Pada persidangan November lalu, hakim memutuskan untuk menghadirkan pengacara bagi Karadzic, yang selama ini memilih membela diri sendiri. . VIVAnews _____ No virus found in this message. Checked by AVG - www.avg.com Version: 10.0.1410 / Virus Database: 1520/3924 - Release Date: 09/28/11 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
