***Islam misalnya. Selain memuat nilai-nilai moral, akhlak, maupun nilai-nilai 
universalitas, Islam juga memiliki kekayaan atau seperangkat ajaran yang detail 
seperti ibadah, akidah, muamalah, hingga bagaimana etika masuk kamar mandi.Dan 
yang lebih penting lagi, guru mampu memberi pemahaman pada anak didik bagaimana 
agama turut andil dalam membangun bangsa,keadilan,persamaan, dan keharmonisan 
dalam kehidupan. 

 
***Nilai Islam dijadikan satu prinsip nasionalisme ?
 
 
SUARA MAHASISWA, Guru dan Nasionalisme      
Tuesday, 04 October 2011 
  
Damai di bumi Indonesia tengah terancam. Ledakan bom yang terjadi sejak 
belakangan ini merupakan isyarat betapa rapuhnya Indonesia dalam keamanan. Bila 
boleh disebut,sebabnya adalah krisis ideologi sehingga perlu ada upaya 
merevitalisasi ideologi dalam diri bangsa ini. 


Salah satunya berangkat dari peran guru. Guru musti diberi pemahaman maknamakna 
baru hakikat nasionalisme bangsa yang berpijak di atas dasar negara, yakni 
Pancasila. Sebuah ideologi yang pro terhadap kedamaian, kemanusiaan, dan 
keadilan. Guru harus mampu mendefinisikan kembali arti nasionalisme serta 
menyinergiskannya dengan gagasan-gagasan keagamaan,ideologi,dan cita-cita 
kemanusiaan. 

Kemunculan gejala “kebangkitan” terorisme dan potret radikalisasi di Indonesia 
tidak lepas dari masalah kebangsaan, keagamaan,dan kemanusiaanP.Terorisme hadir 
hendak menonjolkan ideologinya untuk ditandingkan dengan konsep-konsep 
nasionalisme,dasar negara dan ideologi bangsa.

Terorisme mengusung semangat dan gagasan-gagasan ideologis lain yang kemudian 
bermaksud menggantikan ideologi Pancasila yang telah dimiliki bangsa ini 
sebagai pandangan hidup dalam berbangsa dan bernegara. 

Sebut saja, ideologi yang diusung kelompok teroris adalah ideologi yang 
mengatasnamakan Islam dengan penafsiran dan pemahaman yang tidak ramah terhadap 
identitas bangsa serta keberagaman yang dimiliki. Di sinilah konsepsi guru 
tentang nasionalisme mendesak untuk dimantapkan. 

Sekolah adalah palang penjaga dan tembok penghalang munculnya radikalisme dan 
terorisme. Di sekolahlah sebenarnya fundamen penanaman pada diri anak bangsa 
untuk cinta pada nasionalisme,agama damai,dan cinta kemanusiaan. Selain 
itu,wawasan yang luas tentang agama dan keagamaan. 

Guru dituntut untuk terus belajar dan memahami agama secara komprehensif dan 
holistik. Terkhusus dimensi agama tentang moral, akhlak, serta ajaran-ajaran 
universalitas yang berpihak pada 
kemanusiaan,kedamaian,toleransi,keterbukaan,dan pluralitas. Pemahaman agama 
yang sepenggal-sepenggal dan tidak utuh dapat mengantarkan pada pemahaman yang 
salah. 

Guru adalah tempat kembali segala pertanyaan dan “hasrat”mengetahui anak didik, 
termasuk tempat kembali dalam persoalan-persoalan agama.Guru adalah tempat 
bertanya anak didik. Guru adalah sumber pengetahuan dan pemahaman anak didik 
dalam menjawab segala pernak-pernik agama. 

Islam misalnya. Selain memuat nilai-nilai moral, akhlak, maupun nilai-nilai 
universalitas, Islam juga memiliki kekayaan atau seperangkat ajaran yang detail 
seperti ibadah, akidah, muamalah, hingga bagaimana etika masuk kamar mandi.Dan 
yang lebih penting lagi, guru mampu memberi pemahaman pada anak didik bagaimana 
agama turut andil dalam membangun bangsa,keadilan,persamaan, dan keharmonisan 
dalam kehidupan. 

Di samping itu mampu berdampingan dengan agama-agama lainnya dalam payung 
kebangsaan NKRI yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.● ISTI QORIYAH Mahasiswi 
Universitas Terbuka Purwokerto, Pendidik 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke