Lewat serial Easyshare, Kodak bukan cuma punya the smallest 
ultra wide & zoom digicam, tapi sekaligus jadi pelopor kamera 
berlensa ganda (ultra wide & zoom) di satu body. 

Ini beda dengan kamera lensa kembar (twin lens reflex, TLR) yang 
kadang masih kita temui di studio foto kecil spesialis pasfoto - 
merk yang tersohor di Indonesia antara lain, Rolleiflex. 

Bedanya, kamera TLR satu lensanya cuma buat ngintip obyek, dan 
satunya lagi baru betul-betul buat ambil gambar / ngebakar film. 
Sedangkan kamera dual lens, kedua lensanya memang untuk merekam 
obyek. 

Kodak terkenal sebagai brand "kamera untuk semua". Siapapun 
gampang mengoperasikannya sehingga kutukupret sekaliber uplik pun 
jadi bisa keranjingan motret. Sebuah visi beracun yang ampuh untuk 
mencapai misi perusahaan: laba :) 

Lewat serial easyshare ini Kodak malah seperti mau "memanusiakan" 
kamera dengan memasang 2 lensa. Dengan satu lensa lebar (fixed 23mm) 
dan satu lensa zoom (35-100mm), maka kedua lensa itu ibarat mata 
manusia yang bisa meraup obyek dalam bentangan 180 derajat maupun 
nglose-up sampai katakanlah seukuran 1:1. 

Itu sebabnya pemegang Easyshare V705 gak perlu mundur-mundur terlalu 
jauh untuk motrek 40 orang sekaligus - tapi perlu agak maju sedikit 
untuk liat helai-helai rambut uplik yang jablay itu.. 

Bangkrutnya Kodak (kalo jadi) pasti dukacita besar buat dunia 
potret-memotret. Terutama teknologi kamera kemungkinan besar 
bakal mengalami pelambatan. Maklum, di banyak hal Kodak paling 
getol bikin inovasi & invensi. 

Mengenai Canon, mm... rada susah juga ngomongnya nih.. 

Tapi gini, ibarat komputer, Kodak itu spesialis PC. Personal 
tapi bisa dipake rame-rame. Sedangkan Canon seperti laptopnya.. 
lebih privacy, ehehh... 

--- "johny_indon" <johny_indon@...> wrote:

> sekitar 10 thn yg lalu, pertama kali beli camdig merk casio qv3500, 
> cuman 3.34megapixel tapi harganya US$ 800 (waktu itu US$ 1 masih 
> sekitar rp 12 rebuan). bisa pake batu batre AA biasa, tapi boros 
> banget.
> sekitar 2006 beli kodak V705, 7.1megapix, masih cukupan lah buat 
> digedein sampe segede kalender dinding mah.
> harga waktu itu sekitar 4jt-an, agak mahal untu ukuran pocket 
> camdig tapi sebanding dgn teknologinya.
> kamera ini sampe detik ini masih nemenin saya jalan2 ke mana mendi, 
> soalnya bentuknya ramping banget, batrenya awet, dan yg paling 
> mantap: punya dual lens dengan kemampuan optical zoom 5x dan 
> superwide angle (klaim kodak "the World's Smallest Ultra-Wide-Angle 
> Zoom Digital Camera". 
> http://www.kodak.com/US/en/corp/pressCenter/cpqV705.jhtml?pq-path=2509/8058/9510/9825
> dengan dual lens, proses zooming jadi tidak perlu lensa yg "nongol" 
> keluar body, dan ini mengurangi gerakan mekanis, sehingga hemat 
> batre dan bikin awet kamera.
> teknologi dual lens ini, setau saya, belum ada yg menandingi 
> (cmiiw).
> dan superwide angle nya, untuk kamera semungil ini, memang luar 
> biasa.
> motret objek yg ekstra lebar atau ekstra tinggi jadi sangat mudah, 
> fotografer ngga perlu mundur2 terlalu jauh.
> temen2 yg liat suka keheranan, "koq bisa ya motret objek selebar 
> itu dari jarak sedeket ini", sementara mereka kudu mundur agak 
> jauh supaya objek bisa ketangkep semua di layar.
> (maklum lagi musim reuni, sekali jepret 40 orang kudu masuk layar 
> semua :D).
> 
> baru2 ini punya canon juga sih, tipe ixy (di indonesia namanya 
> ixus), 12 megapix dgn harga dibawah 3 jeti, lumayan bagus tapi 
> tetep favorit saya masih si jadul kodak.
> jadi sayang juga kalo kodak ampe bangkrut.
> 
> belum tertarik beli dslr, selain saya bukan fotografer profesional, 
> bawanya juga ribet banget.
> 
> btw, dulu kata "kodak" sempet jadi kata generik untuk kamera loh, 
> seperti halnya kata "odol" untuk pasta gigi dan "petromax" untuk 
> lampu tekan berbahan bakar minyak tanah itu.
> 
> "dul, lu bawa kodak ngga?", kata si ableh sebelum mereka pergi 
> kemping.
> 
> --- "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> > Maka berlakulah pepatah Sunda.. we are not the first but the best 
> > bagi Canon. 
> > 
> > --- "suryana" <gsuryana@...> wrote:
> > 
> > > Ditahun 90 an ratusan ribu karyawan Kodak kena PHK, dan yg 
> > > sekarang sepertinya sudah tidak bisa ditahan lagi utk bangkrut.
> > > Sedih juga sih melihat nasib Kodak, pengalaman kerja ku berasal 
> > > dari Kodak, System Komputer yg dipakai dari Kodak, dan sangat 
> > > terpakai sekali untuk semua departement, jujur saja Canon 
> > > systemnya kalah jauh, sayangnya system tersebut akhirnya malah 
> > > keok sama Canon, dimana Canon sudah memakai data digital utk 
> > > penyimpanannya Kodak masih memakai microfilm, di sini lah awal 
> > > kejatuhan Kodak.
> > > 
> > > Camera Digital paling awal ditemukan oleh Kodak ditahun 80 
> > > sekian, sayang itu waktu bila di produksi biayanya tidak 
> > > sepadan, utk sebuah kamera memerlukan dana 100,000 US$, jadi 
> > > disimpan dahulu paten nya, dan baru dikeluarkan di tahun 90 an, 
> > > bekerja sama dengan Nikon, dan entah mengapa kena gebuk Minolta 
> > > ( termasuk Canon kena gebuk juga sampai sampai bagian risetnya 
> > > semua di mutasi, karena Minolta itu waktu tinggal bangkrutnya, 
> > > dan tertolong dengan produk auto fokus ( Magnum )) dan Canon 
> > > akhirnya mengeluarkan serie EOS ( Electronic Optical System, 
> > > nama dewa Yunani dan Eye of ....lupa aku )....dan Nikon keok 
> > > juga, akhirnya Nikon mau tidak mau merubah systemnya juga 
> > > dengan serie D, sedang Kodak malah bermain di kamera digital 
> > > kelas kicit, jelas kena gebuk product dari Cina.
> > > 
> > > Kodak tinggal bertahan di film bioskop, karena pemainnya tidak 
> > > banyak banyak amat, sedang divisi lainnya amburadul, mulai dari 
> > > mesin cuci cetak digital memakai produk Jepang dan diberi merk 
> > > Kodak, dibidang dokumentasi sudah keburu ditutup karena 
> > > terlambat masuk ke pasar, masih ngotot dengan micro film 
> > > padahal lainnya sudah pindah ke digital ( pasarnya Bank, 
> > > Pemerintahan, TNI sd Kepolisian ), sedang product rumah sakit (
> > > x Ray ) saingannya sudah masuk dengan harga yg lebih murah.
> > > 
> > > Heran juga kenapa Kodak tidak fokus di satu bidang, semisal 
> > > peralatan Rumah sakit, entah karena otak kapital sehingga semua 
> > > mau diborong habis.
> > > 
> > > sur.
> > > ----- Original Message ----- 
> > > From: "ajeg" <ajegilelu@...>
> > > 
> > > > --- "suryana" <gsuryana@...> wrote:
> > > > >
> > > > > Palingan Uda HB manyun mendengar Kodak di Amerika akan 
> > > > > ambruk, karena sudah keok dibanyak negara.
> > > >
> > > > 
> > > > Sejak kamera digital marak, Eastman Kodak memang megap-megap.
> > > > Untuk menahan laju kebangkrutan, mereka terpaksa menjual 
> > > > sejumlah patennya - ada yang bilang hasil penjualan itu bisa 
> > > > habis untuk bayar si Jones Day, konsultan yang mereka sewa 
> > > > untuk reorganisasi perusahaan.
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke