> "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote: > Orang Islam Indonesia itu termasuk > manusia paling dungu dimuka bumi
Tentu saja bukan karena dungu sendirinya tapi menjadi dungu akibat dipaksa brainwash dengan ajaran Islam. Tapi korban2 kedunguan ini bukan cuma umat Islamnya saja, juga yang bukan Islampun ikut jadi korban kedunguan ini meskipun gradasi kedunguannya bisa ber-beda2 enggak perlu sama. Tapi inipun bukan kebetulan melainkan disengaja dan direncanakan agar negara2 yang mayoritas Islam ini nantinya dungu semua sehingga hidupnya tergantung negara2 besar seperti Amerika. Kaum kapitalis berpikir ratusan tahun kedepan bahkan ribuan tahun kedepan, yaitu kebutuhan tenaga kerja yang murah, sangat murah sehingga dengan uang negaranya yang tidak ada harganya, maka kaum kapitalist akan menikmati tenaga kerja yang murah lebih murah dari budak2 negro dizaman dulu. Bayangin, budak2 negro di Amerika dizaman masih adanya perbudakan enggaklah murah karena si pemilik budak2 itu harus merawat kesehatan budak2nya agar bisa bekerja dengan baik. Memberi budak dengan makanan yang baik, pakaian yang baik, perumahan yang baik, karena kalo budak2nya mendadak mati semua maka pemilik budak2 inilah yang dirugikan. Jadi jangan mengira perbudakan itu murah biayanya. Dilepaskan perbudakan ini oleh para kapitalis pun dulunya bukan karena kasihan, melainkan biayanya terlalu mahal, lebih baik system gaji, ada kerja digaji tidak ada kerja tidak digaji. Beda dalam perbudakan, ada kerja atau tidak ada kerja tetap para budak2 itu makan kenyang. Demikianlah, ajaran Islam sangat bermanfaat untuk menciptakan penyediaan budak2 dimasa depan. Kalo nantinya semua negara2 Arab, semua negara2 yang mayoritas Islam itu bisa dikacaukan oleh Islam sendiri yang tidak punya pekerjaan, maka tingkat pengangguran boleh dikata 100%, saling bunuh bukan cuma karena sama2 Islam, tapi juga karena rebutan makanan. Saat inilah bantuan negara2 besar seperti Amerika cuma membuka lapangan kerja yang bergaji sangat murah. Anda bandingkan saja, dulu waktu Amerika masih memerangi Cina, gaji buruh di Indonesia beberapa kali lipat lebih tinggi dari gaji buruh di Cina. Tapi sekarang, beberapa belas tahun saja setelah Amerika menikmati buruh bergaji murah di Cina, situasi secara bertahap berubah, gaji2 buruh Cina sekarang beberapa kali lipat lebih mahal dari buruh di Indonesia. Akibatnya, banyak pabrik2 Cina yang mau buka investasi di Indonesia karena gajinya murah. Demikianlah, kalo Amerika invest di Cina, maka oleh Cina investasinya dikirim lagi ke Indonesia sehingga Cina berfungsi sebagai calo saja sudah untung besar. Demikianlah, dengan berjalannya waktu, gaji2 buruh yang tadinya murah makin lama jadi makin mahal. Dulu juga gaji buruh di Jepang sangat murah, tapi sekarang sangat mahal bahkan lebih mahal dari di Amerika. Tidak bisa tidak, tapi harus, kaum pengusaha pemilik modal harus memiliki visi perburuhan masa depan, harus mempersiapkannya dari sekarang, tidak bisa melakukan penjajahan dizaman dulu. Oleh karena itu kalo ada kerjaan2 biadab yang tidak manusiawi, akan diserahkan kepada Islam, kepada muslimin untuk melakukannya agar timbul kerusuhan dinegaranya sendiri semua investor kabur, gaji buruh hancur lebur, kerja tanpa gaji asal diberi makanpun sudah sangat syukur. Demikianlah, semua ini membutuhkan agama Islam untuk pengembangannya kearah penyediaan tenaga buruh dimasa depan. Ny. Muslim binti Muskitawati. > Bayangin, penduduk Indonesia itu boleh dibilang semuanya tahu bahwa gunung > itu, > dan bukan hanya gunung Krakatau, bila meletus bisa menimblulkan gempa yang > menggoyang daerah sekelilingnya. > > Tapi orang Islam Indonesia yang berotak anjing itu tetap saja bersedia melahap > omong kosong dan kibulan orang Arab primitif yang bilang gunung itu pasak > bumi. > > Inilah ayatnya: > > Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang > bersama > kamu (QS-16:15). > > Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang > bersama > kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat > petunjuk. (An Nahl, 16:15) > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
