http://www.cenderawasihpos.com/index.php?mib=berita.detail&id=3907
Kamis, 06 Oktober 2011 , 17:15:00


Anggaran Pertahanan Naik 35 Persen

Di HUT TNI, Hyun Bin Dikawal Marinir

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) genap berusia 66 tahun, kemarin 
(5/10). Upacara peringatan hari ulang tahun tersebut dihelat di Plaza Markas 
Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Selain sejumlah atraksi, acara tersebut 
juga dihadiri aktor yang menjadi Duta Industri Pertahanan Korea untuk Indonesia 
Hyun Bin. Aktor film Korea Secret Garden itu tampak duduk di tenda tamu 
undangan yang sudah disiapkan panitia. Hyun Bin mengenakan seragam militer 
warna coklat muda. Tak lupa topi warna hijau menutupi potongan rambut cepaknya.

Usai upacara, Hyun Bin yang didampingi seorang perwira tampak bergegas 
meninggalkan lokasi acara. Tiga orang pengamanan dari kesatuan mariner 
memberikan pengawalan ketat Hyun Bin yang langsung diburu jurnalis. Pria yang 
lahir dengan nama Kim Tae Pyung lantas meninggalkan Mabes TNI dengan menumpang 
mobil dari kedubes Korea No Pol CD 75 01. Kedatangan Hyun Bin tersebut tidak 
lepas dari kerjasama Indonesia dan Korea Selatan dalam bidang pertahanan. Salah 
satunya, pengembangan pesawat tempur Korean-Indonesia Fighter Xperiment 
(KIF-X). Selain itu ada rencana jual beli pesawat latih T-50 Golden Eagle dan 
pesawat angkut CN-235.

Hyun Bin yang membintangi serial drama The World That They Live In itu memang 
tengah mengikuti wajib militer. Dia ditempatkan di divisi infanteri tempur 
Korps Marinir di Pulau Baeknyeong. Hari ini, Hyun Bin direncanakan menjalani 
serangkaian kegiatan di Markas Komando Brigif-2 Marinir Cilandak. Sementara 
itu, dalam amanatnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang bertindak sebagai 
inspektur upacara, juga menyinggung masalah modernisasi alutsista (alat utama 
sistem persenjataan). Pemerintah telah menamba porsi anggaran untuk kebutuhan 
pertahanan itu.

Anggaran pertahanan yang sebelumnya Rp 47,5 triliun pada 2011 dinaikkan menjadi 
menjadi Rp 64,4 triliun untuk tahun 2012 atau naik sekitar 35 persen. “Dengan 
dukungan anggaran yang makin besar itu, kita lanjutkan peremajaan, modernisasi, 
serta kualitas pemeliharaan dan kesiapan alutsista TNI AD, TNI AL, dan TNI AU,” 
papar SBY. Menurut presiden, selain modernisasi alutsista, tambahan anggaran 
itu juga ditujukan pada peningkatan kesejahteraan prajurit dan PNS TNI beserta 
keluarganya. “Itulah bagian dari komitmen pemerintah, untuk membangun TNI yang 
makin profesional, modern dan kapabel, serta makin meningkat kesejahteraannya,” 
katanya. SBY juga menyinggung gangguan keamanan dalam negeri yang belakangan 
terjadi. Misalnya aksi terorisme, kekerasan horisontal, maupun kegiatan 
kelompok separatis. Meski masalah keamanan dan ketertiban menjadi tanggung 
jawab kepolisian, SBY meminta TNI ikut serta membantu mencegah timbulnya aksi 
terorisme dan gerakan separatis. “Tidak boleh ada sekelompok orang atau 
sekelompok masa yang dibiarkan mengancam kedaulatan dan keselamatan negara. 
Tidak boleh pula kita membiarkan rakyat tidak berdosa menjadi korban ancaman 
terorisme,” urai SBY.

Presiden menginstruksikan aparat keamanan melakukan langkah pencegahan dan 
penindakan yang efektif. Selain itu, aparat intelijen melakukan aksi deteksi 
dini. “Ingin saya tegaskan sekali lagi, bahwa negara tidak boleh kalah, dan 
harus menang melawan terorisme,” tegasnya. Peringatan HUT TNI ke-66 dimeriahkan 
aksi fly pass pesawat tempur TNI AU dan Sukhoi. Selain itu juga ada free fall 
dari sejumlah prajurit TNI ada beladiri militer Yong Moodo. Sejumlah alutsista 
juga dipajang. Antara lain peluru kendali PORRAD Detasemen Artileri Pertahanan 
Udara, Kendaraan Taktis (Rantis) ANOA Batalyon Infanteri, dan roket multi laras 
70 Grade Marinir. (fal) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke