Terus komentar lu apa ?
-----Original Message-----
From: "Roman Proteus" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 15 Oct 2011 02:45:23 
To: Proletar<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [proletar] Gagal Jaga Kedaulatan Wilayah, Jenderal Tyasno Sebut 
SBY Kambing

Komentar elo juga gak ada hebatnya om





-----Original Message-----
From: "widura" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 15 Oct 2011 01:10:54 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [proletar] Gagal Jaga Kedaulatan Wilayah, Jenderal Tyasno Sebut 
SBY Kambing

Pemimpin seperti macan model kadafi mau ?...apa hebatnya kepemimpinan sukarno 
?..kelaparan dimana mana... 

-----Original Message-----

From: "Sunny" <[email protected]>

Sender: [email protected]

Date: Sat, 15 Oct 2011 19:24:17 

To: <Undisclosed-Recipient>

Reply-To: [email protected]

Subject: [proletar] Gagal Jaga Kedaulatan Wilayah, Jenderal Tyasno Sebut SBY 
Kambing



Bravo bravo!



http://www.seruu.com/utama/nasional/artikel/gagal-jaga-kedaulatan-wilayah-jenderal-tyasno-sebut-sby-kambing

Gagal Jaga Kedaulatan Wilayah, Jenderal Tyasno Sebut SBY Kambing

Jumat, 14 Oktober 2011 16:10 ยท Topik: turunkan-sby



 

Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto

Kalau pemimpin itu seperti macan maka akan di takuti dan di segani, namun kalau 
pemimpin seperti kambing maka Indonesia tidak akan punya harga diri seperti 
sekarang ini," kata Tyasno.

Jakarta, Seruu.com - Jend (Purn) Tyasno Sudarto marah atas lemahnya sikap 
presiden SBY dan membiarkan pemindahan tapal batas yang dilakukan oleh 
malaysia. "Kedaulatan dan harga diri itu tergantung pada pemimpinnya," kata 
Jend (Purn) Tyasno, dalam diskusi publik kegagalan SBY dalam melindungi tumpah 
darah Indonesia di Galeri Cafe, Jakarta, (14/10).





Lebih lanjut Tyasno membandingkan kepimpinan SBY sangat lemah dibandingkan 
kepemimpinan pada era Soekarno yang sangat disegani oleh dunia. "Kalau pemimpin 
itu seperti macan maka akan di takuti dan di segani, namun kalau pemimpin 
seperti kambing maka Indonesia tidak akan punya harga diri seperti sekarang 
ini," kata Tyasno.



Tyasno juga menambahkan bahwa kelemahan pemerintahan SBY selama ini adalah 
tidak memiliki perencanaan pembangunan pada batas wilayah, hingga pada akhirnya 
banyak wilayah yang direbut oleh Malaysia, disebabkan oleh hukum Internasional 
yaitu menganut pemenang adalah yang terkuat dan telah mengelola wilayah 
tersebut.



Dalam diskusi tersebut Tyasno membacakan Pembukaan UUD 1945 alinea keempat dan 
Ia menyimpulkan bahwa pemerintah SBY telah melanggar konstitusi negara dan 
sudah seharusnya Presiden SBY di impeachment. "Pemindahan patok adalah suatu 
perampokan bukan hanya tanah, namun juga kekayaan alam di kandungnya. karena 
hal itu maka pemimpin yang sudah tidak mampu menjaga NKRI, harus di ganti,"kata 
Tyasno.



Dalam diskusi tersebut turut dihadiri oleh Brigjend (Purn) Monang Siburian, 
Mayjend (Purn) Moewanto, Mayjend (Purn) Mulyo Wibisono, Jend (Purn) Tyasno 
Sudarto dan tokoh muda seperti Adian Napitupulu dan Mustar Bona Ventura. [vense]





[Non-text portions of this message have been removed]







[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke