Sdr Wawan,
Kita tidak bisa tahu dengan pasti, apa yang akan terjadi setelah kita meninggal dunia. Tubuh manusia yang meninggal dunia jelas akan membususk, jadi makanan cacing atau binatang lain. Tetapi soal ada atau tidak ada roh kita tidak bisa tahu dengan pasti. Ada beberapa kemungkinan : 1. Agama Kristen yang benar. Roh akan ke-hades, atau tempat penantian. Agama Yahudi, Islam dan Achmadiyah kira-kira sama. 2. Agama Buddha yang benar. Manusia akan dilahirkan kembali berulang-ulang sampai ia hidup seperti Buddha. Hindu kira-kira sama. 3. Ateis yang benar. Tidak ada Roh. Manusia habis begitu saja. 1. A. Orang yang beragama Kristen ,Yahudi, Islam, Achmadiyah dll orang yang percaya alternatif pertama. Kalau ternyata alternatif yang kedua atau ketiga yang benar, apa ruginya? Selama hidup ia jalani dengan penuh harapan bahwa Rohnya diselamatkan. 2. A. Kalau Buddha yang benar, ia akan dilahirkan kembali. Kalau ternyata alternatif pertama yang benar, apa ruginya? Kalau alternatif 3 yang benar, apa ruginya? 3. A. Ateis hidup seenaknya. Kalau alternatif ketiga yang benar, ia tidak bisa berbangga. Kalau alternatif pertama atau kedua yang benar, ia dapat kesulitan besar. Salam. Stanley. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of wawan Sent: Wednesday, November 02, 2011 9:28 AM To: [email protected] Subject: [proletar] hawking dan wawan...ttg brain and komputer... ini pernyataan saya yg saya rilis di milis proletar dan group atheis internasional tgl 18 april 2011 t: kemanakah kita setelah mati? j: Pertanyaan kemanakah kita setelah mati khas merupakan pertanyaan para pecandu takhyul yang mengkonsepsikan tentang ruh. Mereka menganggap ruh itu ada, dan juga merupakan entitas yang terpisah dari tubuh fisik. Materialisme dengan terang benderang menjelaskan bahwa pikiran tak mungkin ada tanpa adanya fisikal organik yang bernama otak, dalam artian apabila fisikal organik otak telah berhenti berfungsi, maka pikiran/software tentu juga akan berhenti bekerja, atau dalam analogi yg lain, apabila hardware komputer rusak, maka tidak memungkinkan softwarenya untuk bekerja. Dalam penjelasan ini,maka pertanyaan 'kemanakah kita setelah mati?', maka kita kaum materialis akan mudah menjawabnya, bahwa apabila kita mati, maka pikiran kita ikut mati, dan tidak ada sama sekali 'ruh' yg akan wisata ke surga atau neraka atau alam ghaib, yang ada adalah material fisikal karbon tubuh kita akan masih tetap hidup dan berinteraksi dengan tanah dan berubah wujud apabila dikubur, atau mungkin dimakan cacing, atau mungkin menjadi saripati tanaman, atau apabila dibakar maka menjadi material bentuk yang lain, yang jelas didalam hukum material maka yang terjadi adalah perubahan wujud saja, namun sifat hakekatnya (energi) adalah kekal. ----- Ini statemen hawking yg dirilis bulan may Hawking mengatakan, kematian terjadi ketika otak berhenti bekerja. "Saya menganggap otak seperti komputer yang akan berhenti bekerja ketika komponennya rusak. Tidak ada kehidupan setelah mati ataupun surga bagi komputer rusak itu. Semua itu cuma dongeng bagi orang-orang yang takut akan kegelapan," urai Hawking. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
