> "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > PKI-nya DN Aidit lebih tepat sbg > bonekanya soekarno di PBB Soekarno > pernah mengenalkan Pancasila, > lalu bilang, tanyakan kepada tuan > Aidit, apakah tuan Aidit menolak > Pancasila??? dimana-mana partai > Komunis itu atheis, soekarno aja > yg main retoris dan satu-satunya > partai komunis yg mengakui > ketuhanan ya cuman PKI.
Masalahnya, Aidit sendiri bukan aseli komunis bahkan partai komunis Indonesia pun bukan Aidit pendirinya. Tapi memang politik Sukarno dalam merebut massa dan kekuasaan, PKI dijerumuskan jadi pemberontakan Madiun untuk kemudian dengan menggunakan tangan2 TNI memusnahkannya pimpinan politbironya untuk kemudian menggantikan semua yang telah dibunuh itu dengan Aidit dan kaki tangannya yang semuanya orang2 Sukarno. PKI itu khan hanya rakyat jelata yang tidak bersenjata, kalo diadu sama tentara ya bonyok-lah, enggak susah untuk memusnahkannya, hanya perlu menjaga agar Sukarno jangan dianggap sebagai designernya peristiwa ini. Padahal kalo memang betul PKI itu memberontak dalam peristiwa Madiun, bubarkan saja habis kenapa harus dipertahankan kemudian diangkat ketua baru dan akhirnya dijadikan partai yang paling mendominasi politik di Indonesia mengalahkan PNI sendiri yang didirikan Sukarno. Juga kalo memang TNI secara organisasi memang memusuhi PKI, kenapa setelah dibangun lagi oleh Sukarno tidak ditumpas saja lagi malah dilindungi oleh jendral2nya Sukarno. Iya... semua itu cuma jebakan politik, dan anehnya, Aidit itu berteman akrab dengan P.Jones yang menjadi duta besar Amerika, tapi hubungan akrab ini dirahasiakan media dizaman Bung Karno. Sukarno itu diangkat jadi agen CIA yang bertugas menyusupi orang2 komunis dari Indonesia ke partai komunis Cina yang memang musuh utama Amerika waktu itu. Tapi karena usia Sukarno makin lanjut dan juga dia sakit2an, Amerika tidak mau resiko bahwa jaringan mata2nya hancur ditangan Sukarno, oleh karena itu Amerika meminta Sukarno mengundurkan diri dan mendidik pengganti2nya sehingga terjadi peralihan generasi secara mulus. Tapi Sukarno sudah ketagihan enaknya jadi presiden, dia marah atas anjuran itu, karena dia merasa kuat, dia melawan dengan mencari backing Cina dan Russia. Semua itu berakhir fatal untuk Sukarno seperti nasibnya Sadam Hussein, Khadafi dll. Jadi semuanya bukanlah masalah ideology, Amerika tidak membenci atau melarang ajaran Komunis, juga tidak membenci atau melarang ajaran Islam, tapi kalo ajaran2 itu diajarkan untuk memusuhi dan mengganggu semua kepentingan Amerika diseluruh dunia, wajar kalo dibalas, wajar kalo dimusnahkan karena mengancam existensi Amerika itu sendiri. Amerika menjadi kekuatan dunia bukan karena ambisi, bukan karena serakah, juga bukan karena mau jadi penguasa tunggal atau jadi penjajah seluruh dunia. Amerika muncul menjadi kekuatan dunia untuk menegakkan pemerataan hak2 semua negara dan bangsa2 setara dengan usaha masing2 bukan dengan jalan merampas atau merampok ala penjajahan. Hal ini bisa dibuktikan dengan didirikannya UN atau perserikatan bangsa2 yang mengatur semua negara2 didunia berdasarkan HAM dan Demokrasi. Jadi dizaman sekarang tidak ada perang yang bertujuan memperebutkan atau merampas sumber alam suatu negara. Karena biarpun negara itu kalah perang, mau mendapatkan sumber alam pun tidak bisa cara2 merampas melainkan tetap pakai cara2 jual beli yang ada aturan mainnya didunia perdagangan Internasional agar harga2 jangan jatuh, ataupun jangan dinaikkan seenaknya atas dasar monopoli. Amerika tidak memonopoli kekuatan, juga bukan menguasai segalanya, malah semuanya itu diatur dalam sharing system, hingga kedudukan dalam security council diUN pun bukan lah Amerika secara tunggal yang memegang hak veto. Inggris dan Perancis yang kalah perangpun diberi kedudukan yang sama dengan kedudukan Amerika yang menang dalam perang dunia kedua sebagai pemegang hak veto. Bahkan Jepang dan Jerman yang merupakan negara biangkeladi perang, tetap dihormati dan dibujuk bukan dipaksa untuk membayar pampasan perang. Biarpun Jerman dan Jepang beralah, tidak perlu dihukum selama mau membayar kesalahannya kepada negara2 yang jadi korban2nya. Tapi kemudian muncul kerikil2 yang serakah mau merusak semua pengaturan bersama yang dilakukan Amerika demi kepentingan seluruh negara2 didunia. Mereka itu ada yang menamakan dirinya Komunis, Sosialis, Islam dlsb... Wajar kalo kemudian dihancurkan Amerika bersama aliansinya. Ny. Muslim binti Muskitawati. > > --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote: > > > > > > > "wawan" <selarasmilis@> wrote: > > > ini kata2 yg pernah diucapkan DN Aidit > > > terjemahan bebas "Kami, Partai Komunis > > > Indonesia, tidak ingin menggangu siapa- > > > siapa, tapi apabila kami diganggu, > > > maka kami tidak akan segan untuk > > > membalasnya' > > > > Tapi kenapa PKI itu ikut mendukung Sukarno mengganggu Malaysia, Singapore, > > dan Serawak ???? > > > > Malaysia, Singapore dan Serawak diganggu RI jelasnya mereka melawan, dan > > hasil perlawanan mereka bisa diwakili oleh Suharto dalam penumpasan G30S > > PKI. > > > > Siapapun yang main api akhirnya terbakar sendiri, mau mengganyang akhirnya > > terganyang begitulah nasib PKI dan kata2 Aidit ibaratnya "senjata makan > > tuan". > > > > Meskipun kita tidak suka, harusnya rela hidup bersama dengan berbagi > > rezeki, jangan mengganggu apalagi mengganyang orang yang kita tidak sukai. > > Hidup dengan berbagi lebih baik daripada musnah sendirian. Begitulah nasib > > PKI, hidup serakah ingin mengganyang negara lain akhirnya diri sendiri yang > > terganyang musnah oleh negara lain. > > > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
