http://www.harianterbit.com/artikel/info/artikel.php?aid=137165
Ada 40 Ribu Masjid Tersebar Di China
Tanggal : 10 Nov 2011
Sumber : Harian Terbit
JAKARTA-Di Negeri Tirai Bambu China, yang dipimpin Partai Komunis, memiliki
lebih 40.000 masjid pada tahun 2010, lebih banyak daripada jumlah setahun
sebelumnya yang mencapai 35.000 masjid, kata Wakil Ketua Asosiasi Islam China,
Guo Chengzhen."Kami perkirakan ada lebih 40.000 masjid di China," kata Guo yang
didampingi Mustafa Yang Zhibo, wakil ketua asosiasi itu, saat menerima
kunjungan para wartawan Indonesia dan Malaysia, di Beijing.
Dari data statistik terbaru masih dalam proses tapi tahun 2009 saja sebanyak
35.000 masjid telah dibangun, katanya.
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi, terutama di propinsi yang mayoritas Muslim
seperti di Xinjiang dan Ningxia, serta propinsi yang ada penduduk Muslimnya,
jumlah masjid di China terus bertambah.
"Pembangunan masjid dibiayai oleh masyarakat tapi pemerintahan komunis China
memberikan subsidi atau bantuan dana," kata Guo.
Pemerintah China mulai meningkatkan pembangunan ekonomi di propinsi bagian
barat negara itu, tempat mayoritas penduduk Muslim tinggal. Mereka merasa iri
dengan propinsi di Timur yang mengalami pembangunan dan pertumbuhan pesat,
tambah Mustafa.
Selain itu, pemerintahan komunis China, juga mendorong warga Muslim yang
tinggal di bagian barat untuk pindah ke propinsi-propinsi yang pembangunanya
pesat di bagian timur.
"Berbagai kemudahan untuk bekerja atau membuka usaha dan restoran diberikan,"
ujar Mustafa.
Sebagai contoh, di propinsi Shenzen, bagian timur China, ada 6.000-7.000
Muslim. Di kota Yiwu, propinsi Zhe Jiang, juga sudah ada masjid yang besar.
Jumlah masjid itu dan 45.000 imam di China dapat memenuhi kebutuhan ibadah kaum
Muslim di China yang berjumlah sekitar 23 juta orang, dan terus bertambah.
"Kami tidak mau pembangunan masjid bertambah di atas kebutuhan umat Islam di
sini," kata Guo.
Di China juga terdapat 10 institut pendidikan Islam, di antaranya institut
Islam di Xinjiang, di Zhenzou, di Ningxia dan beberapa kota serta propinsi
lainnya.
Pemerintah China sangat menghormati warganya yang beragama. Sebagai contoh,
propinsi yang mayoritas beragama Islam seperti di Xinjiang dan Ningxia
diberikan hak otonomi sejak tahun 1958.
Bahkan pada Idul Adha pun, propinsi Xinjiang meliburkan kantor pemerintahan
selama tiga hari dan propinsi Ningxia empat hari.(tbt)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/