Benar sekali mus; tepat sekali kata2 anda.
Memang PECUNDANG pasti banyak tertuju kearah agama terutama Islam ! Dan mereka 
bukan sekedar bicara tapi MENGHUJAT ! Tanpa berpikir akan solusi !
Solusi bahkan tak penting buat golongan mereka ! Mereka hanya TAHU bahwa semua 
manusia HARUS PECUNDANG seperti mereka !
Maka bergogongrialah mereka setiap hari.


--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Cara Berpikir Orang Yang Selalu Gagal !!!
>                                             
> Orang yang biasanya gagal selalu menunggu, menunggu keajaiban datangnya 
> sukses, menunggu badai berlalu.  Biasanya orang begini selalu berdoa minta 
> tolong kepada Allah yang tidak pernah bisa menolongnya.  Kita tidak perlu 
> menunggu datangnya badai, juga tidak perlu menunggu berlalunya badai, yang 
> penting hindarilah badai sehingga tidak pernah datang badai dan tak perlu 
> menunggu berlalunya badai.
> 
> Orang2 yang gagal selalu berkonsentrasi untuk minta tolong sebaliknya, orang2 
> sukses selalu berpikir caranya menolong bukan minta tolong.
> 
> inilah sumber permasalahan bangsa2 yang selalu gagal, mereka hanya 
> mempermasalahkan hal2 bukan masalah seperti agama, keimanan, keyakinan, 
> kebanggaan dan kitab sucinya.
> 
> > Erwin Arianto <erwinarianto@> wrote:
> > Badai Pasti Berlalu
> 
> Badai harus datang dulu sebelum bisa berlalu !!!  Tidak mungkin badai bisa 
> berlalu kalo tidak pernah datang.
> 
> > Semua orang pasti akan menyambut
> > datangnya sukses dengan tangan
> > terbuka.
> 
> Hanya tukang mimpi yang beriman saja yang menyambut datangnya sukses dengan 
> tangan terbuka.
> 
> Karena TIDAK AKAN PERNAH datang sukses untuk bisa disambut dengan tangan 
> terbuka.  SUKSES tidak pernah datang melainkan harus dikejar dan direbut 
> dengan perjuangan dengan mengalahkan kegagalan.
> 
> Sukses tidak pernah datang dengan berdoa, dengan bermimpi, dengan kekuatan 
> iman, karena sukses adalah hasil daripada perjuangan.
> 
> > Kenyataannya, sukses dan gagal
> > merupakan "satu paket" yang
> > tidak bisa dipisahkan.
> 
> SALAH, sukses dan gagal adalah dua paket yang berbeda, kita berjuang untuk 
> merebut paket sukses, hanya yang kalah yang dipaksa mengambil paket sisanya.
> 
> > Lalu, mengapa kita harus takut
> > pada kegagalan? Yang perlu kita
> > ketahui adalah apa yang harus
> > kita lakukan ketika kegagalan
> > datang.
> 
> BUKAN, kegagalan bukan suatu ketakutan juga bukan karena takut melainkan 
> suatu kegagalan dari mereka yang berhasil.  Sukses dan gagal tidak pernah 
> datang bersama tapi keduanya merupakan hasil dari pertarungan, hasil daripada 
> suatu perjuangan antara yang menang dan yang kalah.
> 
> Hanya yang menang mendapatkan paket yang berisi "sukses" dan si kalah dipaksa 
> menerima paket yang berisi "gagal".
> 
> > Jika kita sadar bahwa kegagalan
> > itu merupakan bagian dari
> > sukses dan kegagalan merupakan
> > guru yang terbaik, maka kita tidak
> > akan takut ketika kegagalan datang.
> 
> Ini orang goblok, kegagalan bukan bagian dari sukses, untuk bisa sukses tidak 
> perlu gagal dulu, atau untuk gagal tidak harus sukses dulu.
> 
> Jangan berguru kepada kegagalan karena anda tidak akan pernah bisa sukses.  
> Bergurulah kepada "sukses" sehingga anda akan tahu bagaimana caranya 
> menghindari kegagalan, mengalahkan kegagalan.  Kegagalan bukanlah pelajaran 
> tidak perlu dijadikan guru melainkan harus dijadikan musuh, harus dijauhi.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati,
> Pejuang sukses dalam mengalahkan kegagalan, meraih sukses bukan dengan berdoa 
> atau beriman melainkan dengan berpikir kritis sebelum berjuang, selama 
> berjuang dan setelah menang dalam perjuangan.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke