Beda si uplik dari orang Islam lainnya adalah, dia bertabiat nista, 
biadab, keji, bengis, menjijikkan, dan duh tololnya. 

Bayangkan, dia amat sangat bersemangat menyarankan, ulang: menyarankan, 
orang-orang tua di kampung halamannya untuk bangun surau. Edan yah itu sama aja 
menyuruh orang tua-tua untuk 
menggergaji, nyerut kayu, pasang tiap buat menunjang atap dll... 

Apakah si uplik kasih modal untuk beli material? 
Jelas kagak, lha hidupnya aja masih kudu ditunjang pemerintah 
Belanda (kok Belanda? bukannya dia warga Prancis??). 

Itu bagian biadab, keji, & bengisnya. 
Sedangkan bagian nistanya adalah, SARAN membangun surau itu dia 
barter dengan gelar adat yang disandangnya sejak pertengahan '70an, 
tapi sekarang malu dia pajang di setiap postingnya - bandingin 
dengan 10 tahunan lalu! 

Kenapa sekarang dia malu pamer gelar adatnya padahal semula bersemangat'45 
menggebu-gebu mengemisnya? 
Nah, itu bagian dari ketololannya. Beberapa gaplokan telah membuat 
dia ingat / harus malu. Banyak saksinya di milis ini. 

Lantas, ngapain dong dia repot-repot ngemis gelar adat? 

Tunggu lanjutannya setelah bantahan panik si uplik setelah ini. 

ciao... 





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke