Ada lelucon yang diceritakan oleh teman saya orang Portugis yang saya kenal ketika kami sama-sama aktif mendukung gerakan Timor Leste dulu..
Orang Belanda yang kaya dan perlu rumah besar akan membangun rumah yang lebih besar dari rumah yang biasanya kecil-kecil di negeri Belanda. Tapi didepan rumah itu biasanya ditanam pepohonan agar TIDAK kelihatan bahwa rumahnya lebih besar dari rumah-rumah yang lain.. Orang Portugis, katanya pula, kalau dia ada uang akan membangun rumah besar maka rumahitu akan dibangunnya diatas bukit agar tiap orang bisa melihatnya... Kembali ke politisi Belanda, seperti anggota Parlemen. Banyak diantara mereka yang datang ke Den Haag dengan kereta api dan dari stasiun Den Haag Centraal mereka jalan kaki ke gedung Tweede Kamer yang memang cuma kira-kira satu km jaraknya. Dan betul, disamping itu orang Belanda biasanya juga amat irit. Hingga sekarang, dizaman segala-galanya main buang ini, masih banyak orang Belanda yang menulis daftar barang yang akan dibelinya di supermarket dibelakang amlop bank yang tiap sekali atau dua kali sebulan mengirim bank statementnya. Dan dibanyak kota juga tetap saja ada toko pakaian bekas, sepeda bekas dll. Kembali ke fasilitas anggota Parlemen. Saya juga masih ingat, ketika saya giat dulu mendukung gerekan demokrasi diu Indonesia, Poncke Prinsen dan saya antara lain berkunjung ke Finlandia dan menemui beberapa menteri dan anggota Parlemen di Helsinki. Digedung Parlemen kami antara lain diterima oleh seorang anggota Parlemen perempuan yang membawa bayinya yang belum berumur satu tahun ke kantor. Yang namanya babu buat jaga anak nggak ada disana. Saya tambahkan: ada yang susah bisa dibayangkan orang di Indonesia, yaitu perasaan nyaman dan aman rata-rata penduduk Belanda (dan negeri Skandinavia serta beberapa negeri Eropa lain) dengan penghasilan yang mencukupi (di negeri Belanda boleh dibilang tidak ada orang yang berpenghasilan dibawah 1,200 euro perbulan kecuali gelandangan yang menerima 700 euro ditambah berbagai subsidi dan beberapa kasus yang lolos dari safety net sosial) dan jaminan kesehatan yang begitu bagus dan berkwalitas tinggi... Keperluan untuk pamer kekayaan juga nggak ada, karena semua orang juga berkecukupan... --- In [email protected], "kim" <kimhook@...> wrote: > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > Bagi yang bisa berbahasa Belanda: > > Demissionair minister Donner krijgt nieuwe fiets > > Menteri demisioner Donnner dapat sepeda baru... > > http://nos.nl/video/139208-demissionair- > > Menteri dinegara Belanda atau scandinavia mah beda alam > pikirannya. Hidup lebih sederhana. Dapat gaji perbulan > sudah lebih dari cukup, juga dari selera hidup tidak begitu > berlebihan. > > Mau apa coba... > Makan berlebihan tidak bagus untuk kesehatan, kanker lah, > strok lah dsb. Mereka pikir utk apa pengen punya mobil yg > harganya mahal sedangkan polusi semakin membludak ? Lalu > untuk apa nilep uang negara sedangkan sisa uang perbulan > pun masih banyak sisanya... > > Mengendarai mobil mewah agar ditaksir oleh lirikan orang > pun samasekali tidak ada artinya, malahan sebaliknya, me- > ngakibatkan orang nyinyir. Lingkungan hidup dan cara ber- > pikir jauh lebih sehat dibandngkan dengan di kita yang > masih feodal. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
