http://www.hidayatullah.com/read/20130/08/12/2011/buku-lee-dinyatakan-haram-di-malaysia-.html
Buku Lee Dinyatakan Haram di Malaysia 


      
     
     
     
Kamis, 08 Desember 2011 


Hidayatullah.com—Para pemimpin Islam Federal Malaysia telah menyatakan haram 
buku tentang pendiri Singapura Lee Kuan Yew yang isinya mendesak Muslim di 
Singapura agar "tidak ketat pada kegiatan ibadah Islam-nya."

Buku berjudul Lee Kuan Yew: Hard Truths to Keep Singapore Going, yang merupakan 
hasil wawancara dan diterbitkan pada Januari lalu, termasuk dalam daftar 15 
buku yang dinyatakan haram oleh Departemen Pengembangan Islam Malaysia (Jakim).

Divisi Penelitan dan Perencanaan Jakim penelitian menegaskan, keputusan itu 
dibuat ketika komite melakukan sensor terhadap penerbitan yang bersinggungan 
unsur-unsur Islam pada bulan Oktober.

Namun, Direktur Divisi dan Direktur Umum Jakim Datuk Othman Mustapha tidak 
menanggapi pertanyaan, mengapa keputusan itu baru dibuat sembilan bulan setelah 
buku tersebut bertengger di rak-rak di Malaysia. Demikian tulis The Insider 
Malaysia, Kamis (8/12/2011).

Menurut prosedur, daftar buku yang dinyatakan haram akan dikirim ke Kementerian 
Dalam Negeri untuk tindakan lebih lanjut. Tetapi belum jelas apakah Kementerian 
Ddalam Negeri akan mengikuti dan melarang buku tersebut.

Pejabat Jakim sebelumnya, Datuk Wan Mohamad Sheikh Abdul Aziz mengatakan pada 
Februari bahwa Lee tidak berhasil mengembangkan pola pikir masyarakat Singapura 
karena ia "masih dipengaruhi oleh lanskap tahun 1960-an yang penuh dengan 
prasangka dan praduga terhadap umat Islam."

Lee, yang pernah menjadi PM Singapura, menteri senior, dan penasihat menteri 
selama 52 tahun sebelum pensiun pada Mei, mengatakan dalam buku ini bahwa umat 
Islam di Singapura secara sosial "berbeda dan terpisah", untuk itu harus "tidak 
ketat pada pelaksanaan peribadatan Islam-nya" untuk membantu integrasi dan 
proses penyatuan pada “negara kota” tersebut.

Komentarnya ini menyebabkan perdebatan bagi kelompok-kelompok Muslim Melayu, 
dan mantan PM Malaysia Dr Mahathir Mohamad menuduh Lee tidak memiliki rasa 
hormat terhadap agama.

Lee kemudian menarik pernyataannya Maret lalu menjelang pemilihan umum di pulau 
yang memiliki 15 persen penduduk Melayu-Muslim.

Putranya Lee Hsien Loong yang memimpin Partai Aksi Rakyat (People’s Action 
Party) yang berkuasa, mengalami keterpurukan dalam pemilihan umum tahun ini. 
Hanya mendapatkan 60 persen dukungan rakyat.

Lee, 88, bulan lalu mengaku menderita penyakit syaraf selama dua tahun terakhir 
yang menyebab tidak mampu berjalan tegap.

Buku-buku lain dalam daftar haram termasuk “Sebongkah Batu Di Kuala Berang” 
oleh Faisal Tehrani, “Mengenal Diri: Ilmu Peninggalan Tok Kenali” oleh Mohd 
Yusof Che Wook, dan “Ajaran Al-Qur'an” oleh HU Weitbrecht Stanton.*

Rep: CR2
Red: Syaiful Irwan


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke