Rekans, ada artikel menarik:
 
   "REFLECTION", MENGINGATKAN MAKNA BERCERMIN DIRI

    Setiap orang harus rajin bercermin, melihat apa dan bagaimana 
dirinya sendiri dulu, sebelum berbicara tentang orang lain. Dengan 
selalu bercermin juga introspeksi diri, kehidupan yang harmonis, 
indah, dan damai, akan mewarnai perjalanan hidup manusia.
    Pesan-pesan itulah yang terangkum lewat 11 lukisan beraliran 
abstrak figuratif karya pelukis Buniyal Abroru, dalam Pameran 
Lukisan Reflection, di Ministry of Coffee, Prawirotaman, Yogyakarta, 
22 April-22 Mei.
    Dalam salah satu lukisan berjudul Perjalanan, pelukis yang akrab 
dipanggil Ibun ini menggambarkan sejumlah orang dalam goresan kuas 
warna hitamnya, bersama meniti "jalan". 
    Mereka menuju ke arah sosok putih yang mirip malaikat, dengan 
sebuah timbangan kecil di tangan dan sebentuk gambar jantung hati 
berwarna putih di dadanya. Iring-iringan mereka disaksikan beberapa 
bentuk wajah, dan di belakang langkah mereka tercetak jejak-jejak 
tapak kaki. 
    "Itulah kehidupan seorang manusia, berjalan melintasi jalan 
sebelum menuju ke kematian. Di ujung jalan hidup itu, manusia akan 
mempertanggungjawabkan apa saja yang pernah dilakukannya," ucapnya. 
Godaan, karya Ibun yang lain menegaskan makna itu. Di sini, Ibun 
ingin menempelkan mimpi sebagai salah satu godaan manusia.
    Sementara, Aku Tak berdaya menggambarkan seseorang yang sudah 
mati dikelilingi beberapa wajah putih. Wajah itu ada yang bersedih, 
ada yang sedikit tersenyum, tetapi ada juga yang menampakkan kesan 
sinis. 
    Seseorang yang sudah terbujur mati itu, dilukis Ibun 
mengeluarkan sejumlah bentuk "hati" (aura) dari tubuhnya. Bagi Ibun, 
meskipun sudah mati, jika meninggalkan kesan baik, maka auranya akan 
tetap memancar dan dikenang.
    Ibun juga memotret realitas sosial dan psikologis dalam 
Perhatianmu. Di sini, dia coba menggambarkan sebentuk wajah manusia 
sedang melihat seorang wanita. Dalam karya ini, Ibun mencoba melukis 
tentang perhatian yang di zaman kini mulai menipis. 
    "Tuntutan kerja untuk mencukupi kebutuhan hidup memaksa orang 
mengurangi waktu untuk memerhatikan orang lain, entah itu orang tua, 
anak, saudara, teman, atau yang lain. Akibatnya, interaksi sosial 
pun terganggu," ujar pelukis autodidak lulusan Akademi Komunikasi 
Yogyakarta, Jurusan Periklanan, ini.
                                  ***

    Sedikit rumit memang, untuk mengurai pesan yang ingin 
disampaikan Ibun dalam 11 karya tersebut. Sapuan kuas pelukis 
kelahiran Purbalingga ini dalam menciptakan bentuk-bentuk obsesif 
dan unik, Ibun menyebut, begitulah visualisasi karya-karyanya. 
Termotivasi secara spontan, mengalir alami, terilhami dari 
kegelisahan, harapan, persoalan, dan konflik sehari-hari.
    Mungkin, sedikit jelas ketika mencermati Siapa Yang Maling. Di 
sana, Ibun melukis seorang maling di sudut kanvasnya sedang dilihat 
seseorang dengan mata yang melotot keluar. "Sekarang, orang senang 
teriak maling, menyalahkan orang lain. Yang diteriaki itu mungkin 
memang maling, namun yang meneriaki, mungkin juga maling," tuturnya. 
    Tambah Ibun, orang tidak pernah ingin berkaca, dan cenderung 
melihat apa kelemahan orang dan kejelekannya. Kuman di seberang 
lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak, begitu Istilah 
Ibun menyebut sifat manusia.
 
-------------------------------------
Ingin jadi jutawan?
klik www.usahacerdas.com
----------------------------------------

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

posting : psikologi_net@yahoogroups.com
berhenti menerima email : [EMAIL PROTECTED]
ingin menerima email kembali : [EMAIL PROTECTED]
keluar dari milis : [EMAIL PROTECTED]
----------------------------------------
sharing artikel - kamus - web links-downloads, silakan bergabung di 
http://psikologi.net
---------------------------------------- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/psikologi_net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke