Rilis PUSJUKI.
Proaktif Terhadap Situasi Politik dan Ekonomi Global Era Presiden
Barack Hussein Obama.
Oleh: DR Hc Anni Iwasaki.
Presiden Pusat Studi Jepang Untuk Kemajuan Indonesia

Tentang pidato program ekonomi pembangunan infrastruktur AS pada tgl 8
Jan 2009 oleh elected Presiden AS Barack Obama, Paul Krugman pemenang
hadiah Nobel Economy thn 2008, Profesor Ekonomi dan International
Study dari Princestone University mengatakan, "Whatever the
explanation, the Obama plan just doesn't look adequate to the
economy's need. To be sure, a third of loaf is better than none. But
right now we seem to be facing two major economic gaps: the gap
between the economy's potential and its likely performance, and the
gap between Mr Obama's stern economic rhetoric and his somewhat
disappointing economic plan" kepada koran The New York Times, 9 Jan
2009.-Apapun penjelasannya rencana Obama tidak sepadan dengan yang
dibutuhkan oleh ekonomi. Tentu saja, masih lebih baik dp tidak sama
sekali. Kedepan kita akan menghadapi dua jurang pemisah ekonomi: gap
tentang kebutuhan ekonomi yang segera muncul dan ketidak serasian
antara tingginya retorika ekonomi yang disuarakan oleh Tn Obama dengan
rencana ekonominya yang mengecewakan-. 

Kontek dan konten economic plan mengecewakan Paul Krugman, tetap saja
jutaan manusia di seluruh dunia, juga di Jepang, menunggu acara
inagurasi biaya tinggi Presiden AS ke 44 Barrack Hussein Obama tgl 20
Jan lalu, too much entertaining namun sangat cerdas dalam upaya
menanamkan kesan dan pesan yang teramat rethoric-patriotic-romantic
kepada bawah sadar muda-mudi di seluruh dunia ; "..and why a man whose
father less than 60 years ago might not have been served at local
restaurant can now stand before you to take a most sacred oath" –dan
bagaimana seorang pria yang ayahnya enam puluh tahun-an lalu boleh
jadi tidak boleh bekerja di restoran lokal sekalipun sekarang dapat
berdiri di depan kalian untuk mengambil sumpah yang teramat mulia- 

Pesan politiknya, siapa saja yang mampu, dapat menjadi Presiden di
manapun dia berada. Di AS, Indonesia, Jepang, Saudi Arabia dst. Dan
kepada barang siapa(Putra Daerah) yang tidak becus mengurus negerinya,
'orang lain' akan datang mengurusnya. Itulah makna terpenting
era-globalisasi politik yang diluncurkan oleh Presiden Bill Clinton,
kini, First Ladynya; Hillary menjabat Menlu AS dalam kabinet Presiden
Barrack Hussein Obama.

"...you cannot outlast us, and we will defeat you "-kamu tidak akan
bisa hidup lebih lama, kami akan mengalahkanmu-. Ledakan semangat dari
sosok penulis naskah pidato dikabarkan berusia 27 tahun yang
digaungkan oleh Obama itu, mekanisme kerjanya oleh Hillary Clinton
telah diluncurkan dalam dengar pendapat pada tanggal 13 Jan. Memakai
kata kunci "smart power" untuk strategi, diplomasi Timur Tengah dan
memulihkan kepemimpinan AS. Smart power disebut oleh Hillary sebanyak
sebelas kali. Melalui tanya-jawab selanjutnya dapat diterjemahkan
begini; demi kepentingan dunia, kepada yang membangkang, (pemerintahan
Obama) tidak segan-segan bertindak tegas! (seperti embargo ekonomi,
dikucilkan atau by force/militer/penulis). 

Nuansa seperti itu terus mengalir dalam tanya jawab, ditanya tentang
sikapnya dalam negosiasi climate change yang akan diadakan di
Copenhagen, Hillary menjawab menyelesaikan kekerasan di wilayah Gaza
akan mendominasi hari-hari pertamanya sebagai Menlu AS. Dan ditegaskan
lagi tentang penolakannya berbicara langsung dengan Hamas kecuali jika
Hamas bersedia menghentikan kekerasan dan mengakui kedaulatan
Israel(NY Times 14 Jan 09). Setelah tgl 20 Jan sikap ini sudah
dinyatakan. 

Bahkan sebelum pengambilan sumpah kepresidenan, protes dan kritik
berlontaran kearah Obama ketika mulai banyak yang tahu bahwa "change"
yang dijanjikan tidak beranjak dari bisnis militer kepada proses
global pembangunan ekonomi-sipil membangun masyarakat dunia sadar
eco-sistem sain, teknologi dan industri andalan GREEN-TECH Life
Style(GTLS). Yang merupakan jalan keluar dari krisis mortgage
sekaligus instrumen berkesinambungan dalam meningkatkan taraf hidup
warga dunia menjadi stimulan ekonomi-sipil internasional. 

GTLS ádalah (proses)memperbaiki ancaman terhadap pemanasan global.
Berarti menghindarkan planet bumi dari kekeringan dan lenyapnya air
bersih. Sekaligus mencegah terjadinya krisis pangan dunia diakhir
tahun 2100 diprediksi menjadi sangat parah dan melanda negara-negara
tropis dan subtropis dengan perhitungan jumlah penduduk diwilayah itu
justru meningkat dua kali lipat dari jumlah saat ini 3 milyaran
jiwa.(Prof David Battisti, a University of Washington Atmospheric
Sciences/AFP 9 Jan 09).

Oliver Roy Direktur Peneliti French National Center for Scientific
Research, penulis buku "Globalized Islam:The Search for a New Ummah?"
dan "The Failure of Political Islam? Mengingatkan "Thus, if the Obama
administration truly seeks to change the equation in the Middle East
and Afghanistan, it must recognize the real motives and aspirations,
not imagined ones, that actually drive groups like Hamas and the
Taliban". (Daily Yomiuri 18 Jan 2009)- Jadi, jika pemerintahan Obama
memang benar-benar mencari perubahan kekuasaan di Timur Tengah dan
Afganistan, harus memperhatikan motif dan aspirasi sebenarnya, bukan
mengawang, yang nantinya bisa melahirkan kelompok-kelompok seperti
Hamas dan Taliban-. 

Isao Kubota President of Fukuoka -based- Nishi-Nippon City Bank
menuliskan surat terbuka kepada teman lamanya yang terpilih menjadi
Menteri Keuangan AS Timothy Geitner dalam kabinet Obama. "US can learn
from Japan's experience, we should pay much more attention to whether
the system as a whole is best serving society", "I am afraid that the
increase role the government would play in the operation of welfare
economics is something that would not sit easily most Americans,
partly because of your historical background(in the end, your
ancestors left Europe because they disliked goverment control) and
partly because of your business-first culture"-AS bisa belajar dari
pengalaman Jepang, kita harus memberikan perhatian lebih kepada sistim
yang sedang berlaku harus benar-benar memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat, saya khawatir meningkatnya peranan pemerintah
kepada ekonomi kesejahteraan adalah sesuatu yang enggan dikerjakan
oleh umumnya warga Amerika, sebagian karena latar belakang
sejarah(pada akhirnya, leluhurmu meninggalkan Eropa karena tidak mau
ditata oleh pemerintah) yang sebagian lagi karena budayamu yang hanya
mengutamakan bisnis saja.-(hanya berpikir profit saja, tidak berpikir
memperoleh benefit, profit dan saving /penulis). 

Bagi rakyat Jepang pasca PD II (literature) kegiatan ekonomi adalah
produksi(konsumsi), distribusi dan penggunaan kekayaan negara.
Militerisme adalah bukan konsumsi, jadi mengembangkan industri militer
bukan aktivitas ekonomi. Akibat tidak berdiri di atas tanah tumpah
darah sendiri, umumnya para pemimpin AS setelah masuk kedalam
pemerintahan, seperti baru menyadari bahwa, tanpa adidaya militer,
pemerintahan AS tidak ubahnya pemerintahan Israel yang bisa
dikejar-kejar oleh ketidak pastian. Suka atau tidak suka militerisme
mesti menjadi prioritas utama. Kecuali apabila bangsa-bangsa diseluruh
dunia berkarakter seperti rakyat Jepang, walaupun pernah dijatuhi bom
nuklir oleh AS, tidak boleh membangun militer kenyataan hidupnya kini
lebih mapan ketimbang kehidupan rakyat AS bahkan bisa menjadi 'dompet'
Amerika. 

Meskipun laporan resmi ekonomi Gedung Putih sangat optimis pertumbuhan
5 persen dapat dicapai mulai tahun 2010, Joseph Stiglitz pemenang
hadiah Nobel Ekonomi thn 2001 Profesor di Univ Columbia juga panelis
reformasi sistem finansial di PBB pesimis " It is more likely that we
will go into a weak recovery; that it will take many years before we
have strong economy again. But we aren't sure on how effective we are
in addressing some of the global issues, not just the American issues"
(Daily Yomiuri Jan 18,09)- Sepertinya kami akan melalui perjalanan
ekonomi yang tidak mudah; bisa memakan waktu bertahun-tahun sebelum
berhasil. Yang jelas kami meragukan efektifitas kami dalam
menyelesaikan beberapa masalah global, bukan hanya persoalan di
Amerika saja-. 

AS memiliki 37 orang pemenang hadiah Nobel Ekonomi dari jumlah
seluruhnya 58 orang. Sementara belum satupun ekonom dari negara super
economic power Jepang yang pernah memperolehnya. 

Perspektif Japan dalam Pemerintahan Obama.

Dalam kondisi krisis-global, nilai mata uang yen sejak bulan Oktober
'08 hingga hari ini naik hampir 10 poin (1 US$=Yen 105-110, kini pada
kisaran Yen 88 ). Negara tersejahtera di dunia dan memiliki harapan
hidup terlama thn 2000-2008 berturut-turut ini, memiliki saving sangat
besar sebanyak US$1.5quadrillion belum termasuk aset negara dalam
jumlah sangat besar pula(sumber media Jepang). Dengan kekayaan yang
begitu besar pertumbuhan penduduk sangat terkendali ditahun 2050
diprediksi jumlah penduduk Jepang tinggal separoh dari jumlah saat ini
127.77 juta jiwa(FPC, 2008) 

"Jepang saja krisis apalagi kita?" nrimo'yang dikondisikan seperti ini
sangat berbahaya. Sebetulnya Jepang tidak perlu dilihat sebagai negara
yang sedang kembang- kempis menghadapi krisis financial global yang
berasal dari AS. Justru kemapanan Jepang harus menjadi semangat bahwa
bangsa sejahtera itu, ada, nyata dan bukan wacana sekalipun
krisis-mortgage sedang melanda. Prediksi pertumbuhan
ekonomi(intelektual) rendah atau nol untuk Jepang tidak sama artinya
dengan pertumbuhan 6-10 persen ekonomi(otot) Cina, India, Brazil atau
Indonesia. Definisi ekonomi di negara-negara maju dan definisi
'ekonomi' di negara-negara berkembang jelas berbeda. Benefit;
politik-ekonomi- sosial dan budaya, profit, saving dan investasi
internasional dari negara-negara maju sudah menggunung sebelum krisis
mortgage berlangsung. Cadangan emas AS adalah tertinggi dunia 261.50
juta ons dari total dunia 3.414.759 juta ons, diikuti Jerman 110.04,
Prancis, Italy, Swiss, Jepang 24.60 juta ons (2006/Japan 2008 an
International Comparison/Keizai Koho Centre) 

Yang dikerjakan oleh ekonom khususnya para ekonom Jepang, adalah
merumuskan mekanisme meningkatkan taraf hidup rakyat dan outputnya
secara akademik-universal, berdasar kepada keputusan politik oleh
pemerintah yang mengacu kepada konstitusi. Bukan merumuskan pembukaan
lapangan pekerjaan berdasar kepada stimulus dana(seadanya) yang
digelontorkan dan menghitung masa bisa menggerakan pasar. 

Dolar AS tetap menjadi mata uang dunia, naiknya mata uang yen terhadap
dolar memurahkan impor bahan baku dan pangan (60% pangan Jepang adalah
impor), ditambah turunnya harga minyak. Jepang dapat meraup dolar AS
sebanyak-banyaknya dengan memperkerjakan 'siang-malam' ratusan ribu
pabrik-pabrik bertenaga robot untuk menggenjot ekspornya. Namun Toyota
lebih memilih meliburkan pabrik-pabriknya selama sebelas hari dan
melakukan restrukturisasi. 

Disini bisa dibaca layaknya hidup bernegara sama dengan hidup
bertetanggaan harus mengikuti etika, jika yang lain berteriak
krisis(betul-betul krisis) Jepang harus menyajikan yang sama. Teori
kubus mengatakan jika ada yang 'kempes' pasti banyak pula yang sedang
menggelembung. Sehingga timbul pertanyaan, krisis mortgage, naiknya
Obama menjadi Presiden AS padahal dia baru tahun 2004 duduk di Senat.
Itu real atau hanya settingan politik untuk memudahkan 'mendisiplin'
bangsa-bangsa yang membangkang terhadap AS dengan dipimpin oleh sosok
berwarna kulit non white?

Masuk di pusat-pusat perbelanjaan di Jepang, harga barang-barang lebih
murah ketimbang sebelum bulan September atau bahkan ditahun 1974
ketika saya baru tiba di Tokyo( 1US$=Yen 250; 1US$=Rp350). Harga
beras, lauk-pauk, sayuran, buah, dan makanan yang sedang musim bisa
turun dibawah Y100, tingkat inflasi Jepang 0.3% pertahun.
Makanan-minuman kemasan dengan label baru dan lebih indah harganya
lebih murah dari label-label lama yang masih dijajakan. Tarif jalan
tol jarak jauh turun lebih 50% dihari-hari libur bahkan partai oposisi
minta semua jalan tol digratiskan. Tempat tinggal (sewa, beli-kredit,
milik, social-housing) untuk rakyat sudah terpenuhi oleh pemerintah
Jepang sejak tahun 1961 sampai over produksi. "Masalah pengangguran
sudah disediakan dana kesejahteraannya oleh pemerintah" jawab SekJen
LDP Hiroyuki Hosoda dalam wawancara dengan tv Jepang awal Januari
2009. Dua trilyun yen otosidama-angpao/hadiah tahun baru- sedang
dihitung untuk disebarkan kepada seluruh rakyat Jepang.

Iklan-iklan produk rumah tangga rendah emisi seperti rumah, apartemen,
mansion dan isinya kulkas, ac, tv, microwave, kompor, mobil dll
didominasi warna hijau-GREEN-marak dimana-mana. 

Liburan akhir tahun 2008 dan tahun baru wisdom Jepang berduyun-duyun
melancong ke luar negeri dan biro-biro perjalanan meluncurkan
paket-paket wisata lebih murah. Pasangan muda Jepang mulai membeli
'rumah kedua' berupa condominium-condominium mewah di luar Jepang
seperti di pusat kota Kuala Lumpur di Malaysia. 

"Now is also the time for Japanese politics to open a fresh page.
Given that the status of the United States has taken a knock due to
the financial crisis, Japan will have more of an opportunity to speak
out and take action from a wider perspective. The damage suffered by
Japan and Cina is said to be small. Japan also boasts personal
financial assets on an enermous scale. Japanese political and business
leaders should consider how Japan should get through the global
financial crisis by making use of these kinds of advantages. Now is
the time for them to take action" .-Kini tibalah saatnya politik
Jepang membuka halaman lebih segar. Ketika AS dalam kondisi terpukul
oleh krisis keuangan, Jepang memperoleh kesempatan berbicara dalam
perspektif yang lebih luas. Bisa dibilang Jepang dan Cina hanya
terkena sedikit saja (dampak krisis global ini). Jepang dapat
berbangga memiliki aset keuangan dalam jumlah luar biasa. Politik
Jepang dan para pemimpin bisnis harus segera mempertimbangkan
cara-cara dapat mengambil manfaat dari terjadinya krisis keuangan
global ini. Kini saatnya untuk mereka berlaga- kata Yasuhiro Nakasone
(90th) PM Jepang tahun 1982-1987 kini Ketua Institute for
International Policy Studies kepada Daily Yomiuri Jan 19, 2009. 

Namun demikian kekhawatiran para pemimpin Jepang kepada kinerja
pemerintahan Obama belum mendapatkan penawarnya. Meskipun Hillary
dalam seminarnya mengatakan Jepang adalah patner utama AS dalam
diplomasi ke Asia, popularitas PM Taro Aso dalam survei dibanyak media
merosot kepada kisaran dibawah 19%. Kedekatan Hillary dengan Cina
tampak meresahkan Jepang yang berkeinginan menggandeng Cina dalam
pengembangan masyarakat GTLS sekaligus menurunkan ambisi Cina
membangun militer. Sementara AS diduga akan menjadikan Cina sebagai
patner adi daya. 

Thn 2009-2014 Membangun Masyarakat Indonesia Era GREEN-Tech LIFE STYLE. 
Bukan hanya menunggu kemana selanjutnya stimulasi ekonomi-sipil global
oleh Obama diarahkan, ke daratan Cina , Brazil , India atau ke benua
Afrika? Tiba saatnya tidak lagi memandang kebelakang, selain sebagai
titik tolak perjalanan sejarah terpenting Republik ini ke depan; MAJU!
Berdiri Sama Tinggi dan Duduk Sejajar Dengan Negara-Negara Maju
Bersama Memajukan Negara-Negara Yang Masih Belum Maju. 

"Pertumbuhan Ekonomi Indonesia penting untuk perekonomian dunia. Kita
sangat beruntung jika Indonesia bisa menjadi solusi dan mitra ekonomi
global" tegas Menlu AS Hillary Rodham Clinton 'jari telunjuknya' sudah
mengarah ke Indonesia(Metro tv 21 Jan 09).

Kesempatan emas melesat kedalam tangan minta digenggam! 

Indonesia harus segera mendeklarasikan dan mengkampanyekan secara
akademik-universal Grand Design Pembangunan Nasional-Global Thn
2009-2014, berisi sinergisasi konsep Kearifan Lokal(Local Wisdom)
dengan Program Pembangunan PBB tentang climate change; Membangun
Masyarakat Indonesia GREEN-Tech LIFE STYLE(GTLS) mencapai Millineum
Dev Goal.

Bersama si penggagas, pemilik sain-teknologi dan industri, akan
menjadi 'pemilik' selanjutnya IMF dan menyediakan grant ( biaya studi)
GTLS; Jepang, Indonesia bukan hanya bisa tapi mantab menjadi solusi
dan mitra ekonomi global seperti yang selama ini kita idamkan.
Kebanggaan serta kerinduan masyarakat Indonesia kepada si murid sd
Menteng segera terobati. Presiden Obama, Menlu Hillary, SekJen PBB
Bang Ki Moon, Kaisar Heisei dan Ratu Michiko bersama PMnya pasti
segera berkunjung ke Indonesia. Nobel lauret ekonomi Paul Krugman dan
Joseph Stiglitz dapat diajak bergabung pula. 

Bukan lagi o yes we can, but, "O.. Yes, It's Coming True! Rakyat harus
memenangkan Partai Politik yang dapat menjalankan program ekonomi
holistik ini , dalam pemilu Legislatif dan Presiden-Wapres 2009-2014
di ajang Pemilu tahun ini. MERDEKA!dari segala bentuk kemiskinan #AI.
Ditulis di Tokyo dan diselesaikan di Jakarta. Jan 21, 2009. 

Terima kasih kepada yang turut mensosialisasikan tulisan ini. Related
artical GTLS; Jika Bom Meledak di Sektor Finansial AS search; pusjuki.org 


Narasumber : anni_iwas...@yahoo.com.sg & www.pusjuki.org

selamat membaca gan.....


Kirim email ke