Kembali pada kebijakan kontra populer TSEL tentang
regionalisasi. Merupakan bukti bahwa tidak ada
semangat persatuan dan kesatuan di tubuh telkomsel.

Saat seharusnya kita memupuk semangat nasionalisme.
Mungkin orang2 TSEL perlu lagi ikut "penataran P4" yg
didalamnya ada penjelasan tentang Wawasan Nusantara,
yaitu cara pandang bangsa Indonesia berdasarkan
Pancasila dan UUD 1945 tentang diri dan lingkungannya
dalam eksistensinya yang serba nusantara dan beraneka
ragam. Unsur-unsur dasar wasantara itu ialah: wadah,
isi, dan tata laku. Dari wadah dan isi wasantara itu,
ada bidang-bidang usaha untuk mencapai kesatuan yaitu:

**** Satu kesatuan wilayah ****
- disini TSEL sudah keluar dari koridor wasantara,
dimana telah serta merta memecah belah distribusi
pulsa dengan regionalisasi.

**** Satu kesatuan bangsa *****
- Mungkin karena bukan lagi 100% milik NEGARA
INDONESIA, jd tidak perduli dg kesatuan kebangsaan.
 
**** Satu kesatuan budaya *****
- Kalau yang ini mungkin TSEL beranggapan bahwa "saya
mewadai kesatuan budaya, karena saya sudah (berhasil)
menjadikan budaya ponsel itu ya harus TSEL, yg lain
kan follower"

**** Satu kesatuan ekonomi *****
- Sudah pasti TSEL sangat setuju dg yang ini, apalagi
kalau bukan MONOPOLI, pulsa itu cuma tsel. (gitu kali)

**** Satu kesatuan hankam *****
- (No comment).... Mari bung REBUT KEMBALI.... (hak
kita untuk mendapatkan stok dan kebebasan menjual
kemanapun tanpa regionalisasi)


MERDEKA !!
DEMI DAPUR ANAK DAN ISTRI KITA!!!!



Waris Wijayanto Hari W
--------------------------  
Suzuki Vitara'92|AD7045CA|
SJI-Jogja & Suzuki 4Xplore
--------------------------
YD 2 FID
--------------------------     
www.gundulmu.com


       
____________________________________________________________________________________
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search 
that gives answers, not web links. 
http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC

Kirim email ke