huehueheue.......... hmmmm... bisa juga seh, cuma sekarang yang perlu di
perhatikan juga , tingkat ekonomi kemampuan daya beli masyarakat tiap daerah
itu sangat berbeda2 boss..... contoh nya aja, Masyarakat daerah jakarta untuk
beli Voucher S20 = 23.000.- mungkin ga terlalu di permasalahan, tapi bgmn
untuk masyarakat Jogjakarta, di suruh beli S20 = 23.000 bisa2 bangrut mah itu
yang jual ga sampe sebulan aja dagangnya..karena ga ada yang beli..
huehuehe...... yah, user mah mao nya makan harga 20.500.-
perak.......................... baru bisa dagang mahhh.......
maka dari itu juga bosss... Harga Pokok Voucher tiap regional juga berbeda2 di
tentukan oleh masing2 operator, salah satu nya melihat tingkat ekonomi
kemampuan daya beli masyarakat.
sekarang yang juga bisa di pertanyakan, mao di kasih Standart harga berapa??
kalo mengingat Tingkat ekonomi dan daya beli masyarakat tiap daerah
berbeda2???;)) huehuehue..... orang Jogja Jualan S20 = 20.500, masih bisa hidup
mah sebulan dgn pendapatan bersih minimal 500.000 sebulan dari jualan Pulsa,
kalo orang jakarta. 500.000 sebulan.... ?? ga kuku bosss..... huehheheee....
katanya, "mending gaji nya pengamen dech di jakarta......" hueueheheheee.......
mohon, maaf jika ada salahkata, dan di koreksi kalo ada kesalahan bossss
Salam,
Artista
iman_oche <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Untuk
menjaga stabilisasi harga retail pulsa elektronik dipasaran
agar tidak menimbulkan kesenjangan harga antar regional dan
persaingan yg tidak sehat, maka menurut pendapat pribadi saya sudah
selayaknya masing2 dari pemilik server membuat semacam kesepakatan
harga untuk ambang batas minimal, ambang rata-rata dan ambang batas
maksimalnya, meskipun tidak bersifat formal namun kesepakatannya bisa
bersifat informal sehingga tercipta suatu harmonisasi bisnis pulsa
elektronik yang kondusif.
Antara server skala lokal/regional bisa mendukung server skala
nasional dan sebaliknya sehingga bisa tumbuh kembang bersama dan
tidak saling menghancurkan pasar.
Untuk standarisasi semacam ini tentu tidaklah mudah apalagi belum ada
wadah yg cukup solid untuk menerapkan sanksi terhadap pelanggar
kesepakatan...namun dengan tetap optimis bagi kita yg sudah tergabung
dalam komunitas pulsa apa salahnya untuk mencoba ....why not ??
meskipun persaingan yg sehat harus tetep jalan ?
Gimana....rekan2...silahkan masing2 mengeluarkan argumen dan rumus2
ramuannya mulai dari suplai stok sampai keluar harga patokan
penjualan (HPP)...
Klo merasa top secret ramuannya...bs disampaikan garis besarnya
saja ...peace and bravo komunitas pulsa...
;))
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.