Hasil penelitian BRTI memaparkan satu pesan atau SMS lintas operator
biaya produksinya hanya RP 75
Keuntungan Operator kian membesar
jika SMS itu dilakukan antar pelanggan sesama operator,
pasalnya pengiriman SMS sesama operator 100%
menggunakan jaringan milik operator itu sendiri,
biaya produksinya nyaris tidak ada,
lantas menjadi sebuah dilema yang mengusik
kala SMS dengan enteng dijual Rp 350,
hanya karena operator menilai konsumen asyik-asyik aja
dengan penerapan tarif tersebut.
Inilah yang harus digaris bawahi
KONSUMEN JELAS-JELAS DIRUGIKAN
karena marginya mencapai angka 400% diatas biaya produksi.

Padahal beberapa operator kecil yang merupakan pemain baru
justru berani langsung mengebrak dengan tarif SMS murah
begitu muncul di pasar. 

Kirim email ke