Benar, Yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin

By: Mufli

Kawan, 

Suatu hari saya pernah mendapat prestasi dari suatu bisnis, 
maksud saya hari itu saya mendapatkan bonus, saya cek 
ada beberapa dollar masuk ke account e-gold saya. 

Wah senang sekali rasanya, kemudian langsung saja saya 
pasang iklan lebih kencang dari biasanya, calon pelanggan 
saya follow-up lebih personal, besoknya dapat lagi dollar 
ke e-gold. Wah tambah semangat lagi :) Rasanya SENANG.

Sepertinya sebuah prestasi itu menimbulkan energy extra, 
sepertinya rasa capek hari-hari yang lalu hilang begitu saja, 
berganti semangat dan energy yang bagai akan meletup :)

Ada juga bisnis saya yang slow, 
bukan karena tak saya kerjakan tetapi mungkin kurang rajin,
atau bisa jadi memang peminatnya sedang kurang. 
Rasanya semakin jarang saya promosikan, dan hasilnya 
dapat ditebak, semakin sepi saja, akhirnya mati, entah lah 
nanti mungkin bisa bangkit lagi. Rasanya KECEWA.

Ya, rasanya benar. Ketika kita sedang berhasil, maka 
kecenderungan untuk semakin berhasil itu makin besar. 
Dan sebaliknya :) Mungkin dari sinilah ada istilah 
yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin.

Saya pikir-pikir lagi, untuk  MERASA SENANG atau 
MERASA KECEWA itu memerlukan energy, waktu dan biaya 
yang SAMA. 

Dan keduanya memiliki potensi yang sama juga untuk MENDORONG 
ke dua sisi yang berbeda, yaitu MAJU atau MUNDUR. Mungkin 
mirip juga untuk tertawa atau menangis, untuk bertengkar 
atau bercumbu, untuk naik kelas atau tidak,  
keduanya memerlukan energy yang sama pula.

Kabar baiknya, RASA itu GRATIS, dan sepenuhnya dapat 
kita pilih secara personal. Tentu diperlukan latihan untuk 
HANYA MEMILIH RASA yang kita INGINKAN dan yang akan membawa 
pada kondisi yang membuat kita lebih berdaya :)

Saya telah mencobanya berkali-kali, walaupun dalam keadaan 
kurang beruntung sekalipun saya memilih rasa seolah-olah sedang 
dalam KEBERUNTUNGAN yang besar. Itu sudah sanggup untuk 
menciptakan ENERGY yang sama seperti saya sedang dalam keadaan 
SUKSES betulan, dan efeknya sebagian besar memang terbukti 
membuat lebih sukses lagi. Dalam istilah Agama saya menyebutnya 
sebagai BERSYUKUR. Rasanya memang benar, jauh lebih baik. 

Sehingga istilah tadi, 
yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin tak barlaku 
bagi orang-orang yang pandai bersyukur.

Dan, kekayaan dapat berupa persahabatan, ketentraman, uang, 
kesehatan, dan ribuan bentuk lainnya.

Semoga Menginspirasi banyak orang...


Best Regards
MUFLI
HP: 081.5533.2121.6

Iklan Bisnis:
http://plazapulsa.com/?id=top
Kita jalankan dalam posisi SENANG saja.




Kirim email ke