Oke.. siipp inilah yang saya harapkan.. milis ini selalu responsif...
untuk membuka suara... dengan suara kita yang bernada pedas akhirnya
bisa ditemukan Ilmu baru dan Teknik baru untuk menjawab suatu masalah.. 

Dengan kata2 saya ternyata ada unsur pembelaan yang rasional dan bisa
ditunjukkan dengan landasan yang memperkuat Argumen..

terus terang saya hanya mencoba mengungkap misteri dibalik signature
yang mengandung link perusahaan dan juga email menggunakan alamat web
perusahaan yang dimiliki..

saya sama sekali tidak bermaksud memprofokasi atau mengajak orang
mempercayai kata - kata saya, tetapi hanya mencoba mencari titik
terang dari sebuah permasalahan yang memang perlu di ungkapkan..

dari Perbincangan itu akhirnya bisa dijadikan pelajaran yang sangat
berguna yaitu ILMU Signature yang menyertakan Link Perusahaan dan juga
menggunakan email nama perusahaan yang kita miliki.. ternyata tidak
melanggar aturan milis dan Ternyata Hal itu malah Sangat dianjurkan
oleh dunia netter dan hal ini juga termasuk cara yang paling aman
untuk memperkenalkan usaha kita..ke halayak ramai.


Trimakasih atas semua masukannya.. sanggahan2 dari temen2 bisa saya
jadikan patokan jika suatu saat saya ada pertanyaan serupa.. sanggahan
itulah yang jadi bahan dasar untuk pemecahan masalahnya.

dalam suatu perbincangan memang harus ada pancingan kata2 yg
merangsang pola pikir.. orang yang biasanya diam saja.. akhirnya mau
mengangkat suara, kadang2 suatu forum diskusi harus dibuat agak
panas.. kalau tiap hari dingin dingin saja dan nggak ada masalah yang
rumit.. ya forumnya terasa kaku..

yang jelas tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.. asal
diskusi itu berjalan sesuai yang di inginkan.. pastilah ada titik temu
yang bisa dimanfaatkan oleh semua anggota diskusi.

Salam pulsa,
maju terus..!!!

 





--- In [email protected], "Dayaprima" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> bang gito,
> saya terimakasih pada anda, dengan membuka thread diskusi yang cukup
greget
> di milis ini :-)
> hanya saya saya sarankan kepada anda, dalam sebuah diskusi hendaknya
anda
> menggunakan kata2 yang argumentatif dan bijak (wa jaadilum billati hiyaa
> ahsan)
> jadi, pada saat anda mulai menerima argumen orang lain, anda tidak
terbebani
> oleh kata2 propokatif yang sudah terlanjur anda lepaskan.
> 
> kepada bang ilham,
> terimakasih juga atas pencerahannya, jadinya kita punya referensi
nee :-?
> thq banget ya bang
> 
> shopian/dayaprima


Kirim email ke