Mantaapp...

Bung Moderator, boleh ya milis ini dipakai diskusi semacam ini.

Saya setuju pada beberapa tanggapan dari Pak Andri. Hanya saja, 
seleksi alam yang saya maksud mungkin lebih mengarah pada dinamika 
yang ada pada bisnis ini secara umum, bahwa sebagian dari para 
pemain voucher, akan mengalami berbagai kemungkinan. Mulai dari 
perkembangan transaksi yang mulai melambat, atau volume transaksi 
yang mulai stagnan, bahkan lebih buruk lagi, menurun, dan akhirnya 
bisa berhenti total.

Jika kita memandang masalah ini dari sudut penyebaran pemain server 
secara geografis, Pak Andri benar. Masih banyak area yang "kosong", 
dalam arti peluang pasar masih terbuka namun masih belum banyak 
pemain yang terjun ke area tersebut. Buat saya, ini identik dengan 
prinsip eksplorasi dan eksploitasi. Mungkin layak untuk eksplorasi, 
tapi belum layak untuk melakukan eksploitasi.

Kebijakan operator untuk melakukan regionalisasi (mungkin) juga 
bermaksud untuk meniadakan kemungkinan monopoli stok di tangan 
beberapa pemain saja. Mereka ingin agar distribusi benar2 merata dan 
memudahkan user mendapatkan voucher dengan harga yang wajar. Sudah 
barang tentu para jaringan distribusi pun sudah memperoleh profit 
yang wajar.

Jika kita bicara potensi, katakanlah membandingkan data transaksi 
dari masing-masing pemain voucher elektrik (baca : pemilik server), 
saya rasa angkanya masih jauh dari potensi maksimal yang ada. Namun 
saya rasa titik maksimal itu tidak akan bisa dicapai, mengingat 
sebagian market masih setia dengan voucher fisik. Adalah benar bahwa 
jika dilihat dari sudut pandang ini, potensi masih sangat besar.

Saya sendiri sudah relatif lama terjun dan mengamati pola distribusi 
voucher elektrik sejak beberapa tahun yang lalu. Dan bisnis ini  
memiliki dinamika yang sangat luar biasa. Dibutuhkan feeling yang 
bagus untuk bisa menetapkan strategi yang paling jitu untuk 
menanggapi dinamika ini. Salah pilih jurus, bisa mengakibatkan efek 
negatif.

Para merchant menyediakan akses pengisian pulsa adalah trend yang 
memang menjamur. Tapi saya rasa konsumennya sangat spesifik. Kalo 
ada riset yang melakukan penelitian, mungkin bisa menunjukkan bahwa 
prosentase user yang memanfaatkan jasa mereka sangat kecil, jauh 
lebih kecil dibanding user yang memanfaatkan jalur 
penjualan "tradisional". Bahkan yang saya bisa ketahui, sebagai 
contoh, Alfamart tidak langsung menggaet operator. Mereka 
bekerjasama dengan salah satu pemiliki server juga.

Jadi, jika ingin jadi pemain kuat, ya harus bekerja keras.
- Bina hubungan baik dengan distributor/partner agar suplai stok 
bisa lancar, sukur2 dapatkan harga yang bagus
- Analisa kinerja perangkat apakah sudah bisa memberikan service 
yang bagus
- Mendidik jajaran fronliner (CS) untuk dapat menyelesaikan masalah 
customer dengan baik
- Menganalisa kondisi pasar, karakter produk spt apa yang diinginkan 
oleh customer.

Any comments, please....


Yudi - pengamat



--- In [email protected], "andri_priambada_sjam" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> He...he...trima kasih kepada bpk yudi yang memberikan pengamatan 
dan
> pak masbin yang rajin sekali menganalisa..trxnya...
> 
> memang benar dan saya setuju dgn bapak yudi , bahwa faktor 2 
dibawah
> ini : 
> - suplai stok termasuk manajemen stoknya
> - kualitas perangkat yang dipakai, termasuk nantinya menentukan
> tingkat layanan
> - layanan after sales (handle komplain, dll)
> - marketing force (termasuk eduksi pasar).
> - positioning produk (termasuk posisi dalam distribusi secara 
makro)
> - pengembangan produk (bundling, customisasi, dll)
> 
> harus dijaga.. tepat sekali, saya rasa semua pihak pun 
menmperhatikan
> hal2 tersebut diatas pak..tapi kalo masalah seleksi alam, 
sepertinya
> kurang setuju pak...karena begini boss....komposisi pemain server 
pada
> saat ini masih terbilang kecil... dan tidak merata....di daerah2
> seperti luar jawa mungkin bisa diitung jari..sedangkan pengguna 
ponsel
> semakin besar...jadi seleksi alam masih terlalu dini pak....mohon 
maaf
> bukan terlalu optimis..tapi memang kenyataan yang ada..masalah
> persaingan ya wajar saja dalam usaha tetep masih dalam koridor 
haraga
> yang normal...dan perlu diingat pak...setiap server saya yakin 
punya
> batasan maksimal TRX ...tidak mungkin melampaui PROVIDER ( TSEL = 
1.5
> jt trx / dtk ) katanya...artinya pasar masih tetep
> terbuka..lebar...lebar...
> 
> dan untuk pak  masbin....saya pikir para provider mendekati pasar 
non
> traditional adalah salah satu BIZ dev mereka pak..ataupun 
sebaliknya
> atas kemauan dari pasar non traditional tsb misal...atas permintaan
> carefour / indomaret untuk menyediakan voc elektrik di
> kasir2nya..sebagai salah satu variable income buat mereka ...
> dan maaf nh pak..bukan jadi takabur...boss..kalo kita ngomong 4 
tahun
> kedepan pak...sekarang aja boss dah nyampe 1000 trx ...apalagi 4 
tahun
> kedepan pak...kalo boss masih di 1000 artinya nggak ada kemajuan 
donk
> boss...4 tahun bukan waktu yang sebentar untuk sebuah proses pulsa
> yang begitu cepat dan luar marketnya ...dan saya yakin mungkin boss
> sudah sangat2 besar dan berkembang / memiliki cabang dimana2
> bukan...he,..he... amin ya boss....trus maju pak jgn pesimis dgn
> persaingan ..justru persaingan itu yang membuat kita memiliki
> tantanngan dalam berusaha,.....
> 
> 
> itu saja pendapat dari saya...ya kalo ada kekurangan dan kritik2
> silahkan dilanjut kahn pak...trims
> 
> andri
> www.javakios.com.
> 


Kirim email ke