Memang bener, pengisian paling jitu yang langsung terhubung ke server pusat
adalah lewat Voucher Fisik, tapi kan nggak semua operator ada voucher fisiknya,
juga nominalnya bisa juga tidak sama dengan yang ingin di beli konsumen..
penjualan pulsa paling gede biasanya hanya di nominal di bawah 20rb..
kadang - kadang orang malah nggak ngerti cara menggunakan voucher fisik.. dan
ini bisa bahaya..
dulu saya ada kendala dengan konsumen yang beli voucher fisik.. setelah
menggosok dan call ke pusat isi pulsa terus memasukkan Seri Vouchernya..
ternyata orangnya mencet salah terus dan ini terjadi berkali - kali sampek 10x
salah memasukkan Nomer Serinya.. Al Hasil nomor yang mau di isi pulsa tersebut
malah Hangus alias tidak bisa di isi pulsa lagi..Tamat deh..
saya jadi nyesel banget karena telah menjual Voucher fisik kepada orang yang
nggak bisa masukin.. akhirnya orangnya malah marah2 karena nomernya itu katanya
sudah terseber dari sabang sampek merauke, bahkan ada juga yang di luar negeri
yang selalu menghubungi nomer itu..
berdasar pengalaman itu.. saya jadi ngeri kalau dengar voucher fisik.. takut
kejadiannya terulang kembali.. weeehh seremmm..
kalau saya pake elektrik saja.. nggak ada matinya.. nggak ada batas waktunya..
asal kartunya yang buat ngisi masih hidup dan Stok atau Depositnya tersedia
pasti masuk.. ya walaupun kadang2 lambat dikit nggak apa2 ketimbang membunuh
nomor orang.. bisa kuwalat... he he he...
Trims.
Rofiul Hadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: week end
sama hari libur paling sering trouble. Antisipasi saja.
Biasanya saya tanya dulu , keburu dipakai nggak? kalau keburu kasih aja fisik.
Kalau nggak terlalu keburu dipakai, kasih elektrik.
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers