satu hal lagi bahwa tdk semua operator masuk ke pelosok2, saya sendiri di paling ujung nusantara hanya ada tsel, indosat dan flexi. coba tanya orang rantau hampir semua punya kartu tsel (untuk hub. keluarga di kampung). trx downline saya aja masih 65 sd 80% masih isi tsel
hari gini pakai fren, esia di papua mimpi kali ye tks ----- Original Message ----- From: Rofiul Hadi To: [email protected] Sent: Wednesday, February 20, 2008 7:22 PM Subject: Re: [pulsa] ANTI TELKOMSEL perlu diketahui juga, Karena Telkomsel itu operator awal jadinya pelanggannya significant sekali besarnya. Untuk mengganti nomer selular, ibaratnya pindah rumah (khusus pelanggan lama). Jadi mereka juga berpikir 2-3 kali kalau kita sarankan ganti nomer. Beda dengan konsumen yang sering ganti2 chip, masih bisa kita pengaruhi. Tapi kalau pelanggan lama? suseeeh.. Soalnya mereka harus ganti kartu nama, menghubungi semua relasi de el el.. kebayangkan kalau anda-anda pengen ganti nomer seluler? masalah campaign, ayo mulai sekarang saja. nggak ada masalah juga kok. konsumen berhak tahu dan berhak memilih. ya kan? sony_baladewa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Untuk Tidak berjualan produk telkomsel memang susah, karena laku dan banyak dicari. Gimana klo kita rame2 bikin blok yang berisi artikel ANTI TELKOMSEL, nanti asumsi publik mesti berubah. --------------------------------------------------------- ------------------------------------------------------------------------------ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
