Iyup, setuju juga. Saya ralat email saya sebelumnya. Ternyata meniru itu
sah-sah saja. Artinya, kita belajar sebuah ilmu juga meniru ilmu sebelumnya.
Yang ini justru dianjurkan karena kita lebih cepat dalam mengembangkan produk.
Asalkan tidak melanggar etika dan hukum.
wassalam
Seger Hasani
iPul <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Cimahi,Saturday, March 01, 2008,11:35 AM
Dears, id_puls1,
Kalo niru dan lebih bagus yaa gpp pak..
Orang China aja lebih hebat koq...
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.