Selain itu sebagai pemilik server pulsa kita perlu mewaspadai penipuan modus 
operandi baru. Sekitar 2 minggu yang lalu, server kami jadi korbannya.

Jadi begini ceritanya. Si penipu mendaftarkan sebagai anggota kami. Kemudian, 
dia aktivasi seperti biasa. Nah, untuk menambah deposit rupanya dia menipu 
korban (orang lain), dengan diiming - imingi hadiah.

Korban yg tergiur, disuruh melakukan transfer atas pajak hadiah yang 
dimenangkannya. Tapi konyolnya si penipu itu menyuruh korban   untuk transfer 
ke rekening kita (nominalnya sesuai id-nya dia, pakai angka unik). Setelah 
korban transfer, barulah si penipu ini konfirmasi ke kita bahwa dia telah 
melakukan deposit. Kita tambah saldonya sesuai deposit dia, secepat kilat 
langsung dihabiskan.

Si korban yang beberapa saat kemudian tersadar, langsung lapor polisi. Otomatis 
yang dilaporkan adalah kita sebagai pemilik rekening. Nah, walaupun dengan 
mudah dapat membela diri, kita tetap saja repot harus bolak balik ke kantor 
polisi. Apalagi klo sampe polisinya sampe periksa server sgala macem.. Haduh 
engga deh (untungnya kami cuma diambil keterangan utk BAP, serta memberikan 
barang bukti berupa print pesan yang dikirimkan server kita ke hp penipu).

Jadi buat teman2 semua waspadalah2. Penipu masih banyak berkeliaran, dan orang 
bodoh di negara ini (baca: yang mau ditipu) juga tak kalah banyak. Mudah2an 
kita semua tidak jadi korban kejahatan dan kebodohan mereka.

Jika ada kata yang kurang berkenan, mohon dimaafkan. 

Wassalam,


**Bobby
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Ilham Rizqi Sasmita <[email protected]>

Date: Sat, 20 Jun 2009 11:12:30 
To: <[email protected]>
Subject: [pulsa] Awas Penipuan


Awas Penipuan
http://blog.pulsa.web.id/2009/06/20/awas-penipuan.html

Barusan saya dapat telepon dari 0817744329. Menanyakan nama saya,
karena curiga dengan nada suaranya saya jawab saja: Andri! Kemudian
memberitahukan bahwa dia telah melakukan pengundian di 27 propinsi dan
melakukan pengecekan di 4444 dan nomor Xplor saya yang mendapatkan
undian.

Jelas ini penipuan. Coba pikir pakai logika.

    * Indonesia punya 33 propinsi, bukan 27 propinsi! Ini tahun 2009,
bukan tahun 98!
    * Nomor Xplor tidak diregistrasikan ke 4444, sebab 4444 itu khusus prabayar!
    * Saya ngga pernah ikut undian dengan menuliskan nomor hape.
    * Dan dia percaya bahwa nama saya Andri!

Langsung saja saya tutup teleponnya.Kemudian saya sms:

"Stop! Anda sudah diperingatkan! Nomor Anda sedang kami lacak!"

Hahahah... makanan empuk buat intel!

-- 
Software Pulsa Voucha3
Comitted to Excellence
http://voucha.net - http://www.youtube.com/vouchadeveloper

Kirim email ke