Oh ya. kalo mau bikin spanduk kurang biaya, minta sponsorship dari operator kompetitor TELKOMSEL. pasti disetujui. Bikin ribuan yach. he..he..he..
--- On Wed, 2/17/10, Eko Budi Santoso <[email protected]> wrote: From: Eko Budi Santoso <[email protected]> Subject: Re: [pulsa] Apa yang harus kita lakukan menghadapi Regionalisasi Telkomsel To: [email protected] Date: Wednesday, February 17, 2010, 8:28 PM Wah, spanduknya provokatif. Saya pikir itu bisa dibikin secara massal, sebagai bentuk protes terhadap telkomsel. Biar konsumen juga tahu permasalahannya. kayaknya kalo ada ribuan spanduk seperti itu, Telkomsel akan berubah pikiran. --- On Wed, 2/17/10, zaki_quantum <zaki_quantum@ yahoo.co. id> wrote: From: zaki_quantum <zaki_quantum@ yahoo.co. id> Subject: [pulsa] Apa yang harus kita lakukan menghadapi Regionalisasi Telkomsel To: pu...@yahoogroups. com Date: Wednesday, February 17, 2010, 7:13 PM Lawan kebijakan ini atau Ikuti? Ini pertanyaan yang banyak keluar dari temen-temen server. Jika kita mengikuti arogansi masing-masing tentu kita ingin melawan tapi apa bisa? Jawaban yang bijaksana tentu mau ga mau kita harus mengikuti kebijakan ini. 1. Agar chip Anda tidak terkena blokir stop penjualan lintas Anda, sekarang! sebagian temen-teman server sudah melakukannya dengan cara menggagalkan setiap transaksi lintas. 2. Stop penjualan retail ke nomor-nomor luar regional, ada satu spanduk yang unik dan menggelitik di sebuah kios dengan kata-kata, "Mohon maaf!!! Khusus Telkomsel kami tidak melayani pengisian nomor luar regional" http://zakilukmanha kim.files. wordpress. com/2010/ 02/spanduk- telkomsel1. jpg?w=300& h=225 Setidaknya inilah cara yang bisa dilakukan untuk bertahan agar mkios kita tidak terblokir, mudah-mudahan akan ada peninjauan ulang terhadap kebijakan ini.
