Sebenarnya mesin Isi pulsa ini bukan yang pertama kali. Karena sebelumnya sudah di perkenalkan pertama kali oleh PT Data**** dengan mengusung nama Mesin ATM Pulsa. Dan PT Data**** ini bukanlah Dealer melainkan server.
Saya pernah melihat bentuk fisik mesinnya di pameran Komputer JACC tahun lalu. Sekilas memang mirip ATM tapi sistimnya sedikit berbeda. Kalau yang dimiliki oleh PT Data**** cara kerjanya, pelanggan memasukkan sejumlah uang sesuai dengan harga pulsa yang diinginkan, setelah itu mereka harus memasukkan kode voucher dan nomor tujuannya. Setelah itu akan keluar struk yang menyatakan status pengisian sukses disertai dengan kode Transaksi dari PT Data****. Jika ada komplain, sama seperti halnya server, mereka harus menghubungi call center yang tertera di struk tersebut. Dan kabarnya, mesin tersebut sudah di ekspor ke luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan Brunai Darusalam. Kelemahan mesin ATM ini, bisa digondol maling, karena tidak ditempatkan seperti ATM. Dan informasi lain yang (kurang bisa dipercaya) saya terima, kegagalan mesin untuk pengisian pulsa mencapai 30%.
