Hello pulsa,

Mohon maaf jika email ini mengganggu.
Copy  paste  dari  salah  satu  sahabat  saya'  mudah2an terInspirasi,
selamat menyimak..


Bagi anda penyuka olah raga sejuata umat ini, sepakbola, nama Mourinho 
dipastikan tidak asing di telinga. Matt Dickinson, Chief Correspondent The 
Times, menyebutnya sebagai Egotistical, Cynical and Brilliant. Sementara itu, 
bos Inter Milan, klub di mana Mou (panggilan Mourinho) melatih 
menyebutnya sebagai Un Fenomeno. Arigo Sacchi, pelatih kenamaan Italia, juga 
tak segan menjulukinya dengan hal yang sama: Phenomenon. Di Indonesia, 
seorang blogger dengan inisial komunikasi-metro menulis lewat kompasiana.com 
dengan judul nyentrik: Mourinho dan Seni Pemasaran. Mou, menurut 
penulis tadi digambarkan sebagai ikon yang betul - betul memiliki magnet luar 
biasa. Bahkan melebihi kepopuleran pemain sekaliber Kaka, Ronaldo atau 
Lionel Mesi. Keberhasilannya mempersembahkan trofi Liga Champion 2004 kepada 
Porto, klub yang baru beberapa tahun dilatihnya, menjadikannya 
sorotan dunia, lalu melambung dengan "mengangkat" kasta Chelsea, menjadi klub 
besar yang sangat tangguh (setidaknya bersama Mou meraih 6 trofi dalam 
tiga tahun). Pendapat yang tampak tidak berlebihan. Hal ini didukung fakta 
bahwa konon, bursa transfer terpanas musim ini justru tidak diramaikan pemain 
mahal, tapi justru pelatih mahal. Siapakah dia? lagi - lagi: Jose Mourinho. 
Dengan gaji sekitar 13 juta euro per tahun (atau sekitar 162,5 milyar per 
tahun), 
pelatih yang sangat mahir melakukan psy war ini melampau pelatih - pelatih 
senior semacam Luiz Felippe Scolari yang pernah membawa Brazil menjuarai 
Piala Dunia.
 
Mourinho dan Total Leadership
 
Mourinho, sekali lagi adalah fenomena baru persepakbolaan abad baru ini. 
Gayanya yang meledak - meledak, tanpa takut, dan terkesan arogan, justru 
menjadi kebanggan para pemain yang dilatihnya. Mou konon merupakan pelatih 
modern football yang menggunakan statistik yang serba canggih. Ini tentu 
beda dengan gaya kepelatihan insting ala Marcelo Lippi atau Fabio Capello.
Apapaun itu, Mou tetaplah Mou. Menamakan dirinya The Special One, dia muncul 
menjadi dewa bagi para pemain yang dilatihnya. Mou tak segan pasang 
badan ketika timnya kalah lantaran dia salah strategi. Namun kali lain, Mou 
juga tidak segan melabrak anak didiknya, jika tidak menjalankan perintah sesuai 
arahannya, meski timnya menang. Sebuah nilai kepemimpinan yang menurut saya 
luar biasa. Mou juga memiliki prasyarat yang jelas bagaimana bekerja 
dalam tim. Di Chelsea dulu, ketika nama Andrey Shevcenko (kala itu bermain di 
AC Milan) berkibar, pemiliki Chelse Roman Abramovich pun langsung 
meminangnya dengan harga yang tidak murah: 30 juta poundsterling. Sebuah 
transfer termahal di liga primer kala itu. Berpengaruhkah untuk Mou? 
jawabannya : tidak. Ketika akhirnya perselisihan sang fenomena dan taipan 
pemilik klub ini meruncing, dengan santai Mou berujar
 
"Jika saya diminta mengurusi belasan perusahaannya, maka dalam satu bulan akan 
bangkrut. Tapi jika dia (Roman) harus mengurusi kesebelasan, maka 
musim depan kami terdegradasi". Mou akhirnya mengakhiri musimnya di Chelsea 
dengan cara yang amat disayangkan: dipecat. Meski sempat menganggur 
setahun sebelum menerima lamaran Inter Milan pada tahun 2008, pria portugal ini 
tetap pada keteguhan sikap yang menjadi khasnya. Di klub barunya ini, 
adalah Mario Baloteli, seorang pemain keturunan Ghana yang dinaturalisasi. Muda 
dan penuh bakat. Apa yang terjadi? apakah Mou mengistimewakannya? 
sama sekali tidak. Sebelumnya, bintang Brazil Adriano yang sering indisipliner 
pun akhirnya dipaksai "cerai" dengan ketegasan Mou.
 
Mental Juara dari kepemimpinan
 
Meski terkesan arogan, Mou memiliki pengagum yang tidak sedikit. Total 
leadership di dalam team, dipadukan dengan keluwesannya mendobrak tembok 
semangat pemain, menjadi point yang sangat penting. Di Inter Milan, Mou yang 
terlibat perselisihan beberapa kali dengan pemain kesayangan klub Baloteli, 
malah mengukir prestasi yang selama 30an tahun dinanti: Final Liga Champion.
Mou seperti membayar lunas pelbagai keputusan dan kontroversi sikapnya. 
Keteguhan dan kesungguhannya bekerja menuai hasil yang tidak main - main. 
Inter Milan, di tengah terpuruknya prestasi klub - klub Italia beberapa tahun 
paska skandal suap di negeri Pizza itu, berpeluang mengukir sejarah baru yaitu 
meraih Treble: Coppa Italia (sudah diraih), Serie A (menyisakan 2 laga) dan 
Liga Champion Eropa (22 Mei mendatang melawan Bayern Muenchen 
German). Secara pribaadi, Mou juga bisa mengukir prestasi mengagumkan: 
berpeluang menjadi pelatih yang membawa klubnya menjuarai Liga Champion 
di dua negara dan klub yang berbeda. Prestasi yang sampai saat ini baru bisa 
diraih dua orang pelatih. Mereka adalah pelatih asal Austria Ernst Happel dan 
pelatih asal Jerman Ottmar Hitzfeld.
Ernst Happel sukses menjuarai Liga Champions, yang saat itu masih bernama 
European Cup, pada 1970 bersama klub Belanda Feyenoord dan pada 1983 
ketika melatih Hamburg. Diajuga satu-satunya pelatih asal Austria yang bisa 
berprestasi di Liga Champions.
 
Hitzfeld mampu merebut juara ketika melatih Borussia Dort-mund pada 1997 dan 
Bayern Munchen pada 2001. Itu menjadi kali terakhir bagi Dortmund 
ataupun Baycm tampil sebagai juara di pentas Liga Champions hingga kini.
 
Namun, cerita tidak berhenti di sini saja. Dengan usia yang relatif muda, 47 
tahun, Mou konon berambisi melampaui rekor tadi yaitu dengan meraih 3 kali 
juara champion di 3 klub yang berbeda. Hal yang bukan mustahil sebab orang ini 
dikenal sangat serius dengan keinginan - keinginannya. Jalan pun terbuka 
lebar. Musim ini Inter Milan sudah berada di partai final, dan musim depan, 
kabarnya Mou siap terbang ke Markas Real Madrid untuk melanjutkan "cerita 
dan sensasinya'
 
Kita lihat saja .................
 
7 mei 2010
Lutfiel Hakim*
 
*) Penulis bukanlah pengamat sepakbola :-)
 

  

-- 
Eddy Aji Poerwanto
HP: 0818640400
YM: warungbarokah
Twitter : eddyazzy
PIN BB: 24B02EB6
-------------------------------
IT Solutions (Software Dev, Telco, Web & Multimedia) 
Corporate Branding, Visual Branding, Marketing Communications
Distro & Clothing Co, Barokah Chemical Industries.
http://spotpulsa.com | http://tokobarokah.com | http://semarsoftware.com |
http://warungbarokah.com | http://anak-kolong.com | http://weekanews.com |
http://www.facebook.com/warungbarokah
http://warungbarokah.blogdetik.com

Kirim email ke