Disebuah kisah jaman dahulu diceritakan, ada seorang yang ahli ibadah hendak 
digoda oleh syetan. Dan syetan tersebut menyamar sebagai manusia. Didepan ahli 
ibadah tersebut, sang syetan berdoa dengan sangat khusyu hingga menangis.
Si ahli ibadah tersebut sangat mengagumi kekhusyu'an sang syetan tersebut dan 
menghampirinya.
Dia bertanya pada syetan tersebut; Wahai kawan, do'a mu sangatlah khusyu. Aku 
kagum akan kekhusyu'an mu. Bagaimana caranya agar bisa khusyu' seperti dirimu?
Sang Syetan menjawab; Dengan mengingat dosa besar, saya bisa khusyu' seperti 
ini.
Ahli Ibadah; Tapi saya belum pernah berbuat dosa besar sebelumnya. Bagaimana 
saya bisa khusyu seperti anda?
Sang Syetan; Cobalah berbuat Dosa besar satu kali saja.Ahli Ibadah; Apa 
itu?SangSsyetan; Membunuh!Ahli Ibadah; Tidak, aku tidak mau melakukan hal 
tersebut karena menghilangkan nyawa orang lain sehingga bisa merugikan keluarga 
yang ditinggalkannya.Sang Syetan; Kalau gitu, memperkosa wanita.Ahli Ibadah; 
Tidak! Itu juga merugikan orang lain.Sang Syetan; Bagaimana kalau minum minuman 
keras? Itu tidak merugikan orang lain.Ahli Ibadah; Betul juga.
Akhirnya Ahli Ibadah tersebut minum minuman keras hingga ia mabuk dan tidak 
bisa mengendalikan dirinya. Pada saat ia melihat wanita, timbul hasratnya untuk 
memperkosa wanita tersebut. Hingga ia melakukan perkosaan terhadap wanita yang 
ia lihat. Namun saat ia melakukan perbuatan tersebut, ada seorang anak kecil 
yang melihat perbuatannya dan berteriak.
Ahli ibadah itupun panik hingga akhirnya membunuh anak kecil itu.



Get The Point?

--- Pada Sel, 25/5/10, Hariyanto Phoa <[email protected]> menulis:

Dari: Hariyanto Phoa <[email protected]>
Judul: [pulsa] Re: Gara-gara pulsa ga masuk. Nyawa melayang
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 25 Mei, 2010, 10:16 AM















 
 



  


    
      
      
      
http://www.posmetro batam.com/ cover-story/ 1529-gara- gara-pulsa- ceban-usus- 
penjual-pulsa- terburai


nah salah siapa. ini karena salah nomer. kalao lambat masuk dari operator yang 
biasa terjadi. pake apa nuntut operatornya? Konter saya dulu pecah kaca pake 
kartu operator langsung. salah siapa? kita hanya pedagang kulakan



      

    
     

    
    


 



  










Kirim email ke