http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0312/16/daerah/745196.htm


Longsor di Lembah Anai, Jalan Padang-Bukittinggi Putus 21 Jam


Bukittinggi, Kompas - Hubungan Padang-Bukittinggi (92 km) melalui lintas tengah Sumatera putus selama 21 jam setelah terjadi longsoran besar tebing bukit curam di KM 66 utara Padang atau di kawasan Lembah Anai.


Ini adalah longsoran yang ketiga kalinya selama sepekan terakhir, dan yang terjadi Minggu (14/12) malam sekitar pukul 19.00 adalah yang terbesar dan menyebabkan hubungan terputus total sampai Senin petang. Ratusan kendaraan sepanjang 5-6 km dari arah Padang dan 5 km dari arah Bukittinggi harus mengantre karena badan jalan yang bisa dibuka baru memungkinkan kendaraan lewat satu per satu.

Pengamatan Kompas di lokasi kejadian Senin dini hari, ratusan kendaraan terjebak macet karena tidak bisa memutar arah akibat kondisi jalan yang relatif sempit, mendaki, dan atau menurun disertai belokan tajam.

Panjang antrean mencapai 5 km, bahkan sampai Senin petang kemarin kendaraan yang terjebak macet itu baru bisa lewat satu per satu. Ada enam alat berat yang kini bekerja untuk menyingkirkan material longsoran berupa tanah, bebatuan, dan pohon.

Wakil Kepala Dinas Prasarana Jalan Provinsi Sumatera Barat Ir H Dody Ruswandi MSCE saat ditemui di lokasi longsor mengatakan, material longsoran yang diperkirakan sekitar 15.000 meter kubik menutup badan jalan sepanjang lebih kurang 100 meter. "Longsoran terjadi di tempat yang sebelumnya pernah longsor juga. Tapi yang terjadi Minggu malam longsoran besar sehingga menutup badan jalan sepanjang 100 meter," katanya.

Ratusan kendaraan yang terjebak dari arah Bukittinggi dan arah Padang tak bisa berputar arah. Setelah dipasang rambu pemberitahuan ada longsor, kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang disarankan melewati jalur berputar ke Solok (150 km), dan dari Padang ke Bukittinggi disarankan melalui jalur alternatif melewati Maninjau (sekitar 150 km).

Menurut Dody, saat ini masih ada batu besar yang menggantung, yang sewaktu-waktu bisa menggelinding dan dikhawatirkan membahayakan pemakai jalan. Alat berat yang dikerahkan juga sulit bekerja cepat karena saat bagian bawah disingkirkan, meluncur lagi material longsoran dari atas. "Ada badan jalan yang terban selebar satu meter sepanjang 2-3 meter. Pengguna jalan sudah kami ingatkan untuk hati-hati karena di samping alat berat masih bekerja, ancaman longsoran susulan bisa terjadi sekejap mata," ujarnya.

Petugas sudah bekerja sejak Minggu pukul 22.00, tetapi karena material belasan ribu meter kubik, sampai Senin petang baru bisa disingkirkan sebatas untuk bisa dilewati kendaraan satu per satu




Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/


======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================

_________________________________________________________________
Browse styles for all ages, from the latest looks to cozy weekend wear at MSN Shopping. And check out the beauty products! http://shopping.msn.com


_______________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/listinfo/rantau-net
_______________________________________________

Kirim email ke