Bagaimana Sumbar?

-------- Original Message --------
Subject: [desentralisasi] Riau Rancang Penerbitan Obligasi Daerah
Date: Tue, 27 Jan 2004 01:37:52 +0700
From: Rully Syumanda <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: <[EMAIL PROTECTED]>, "mailist Desentralisasi" <[EMAIL PROTECTED]>




Riau Rancang Penerbitan Obligasi Daerah

Pekanbaru, Kompas - Pemerintah Provinsi Riau melalui salah satu perusahaan daerahnya, yakni PT Pengembangan Investasi Riau, tengah merancang penjualan surat utang berharga (obligasi) khusus daerah yang dipasarkan pada awal Januari 2004. Obligasi senilai Rp 1 triliun tersebut diharapkan dapat menjadi sumber permodalan tiga proyek pembangunan infrastruktur utama di Provinsi Riau tanpa mengganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah provinsi ini.

Direktur PT Pengembangan Investasi Riau (PIR) Rida K Liamsi mengungkapkan hal tersebut saat ditemui di Pekanbaru, Senin (8/12).
Rida menyebutkan, pihaknya telah bekerja sama dengan sebuah perusahaan swasta lainnya, yakni PT Bakti Tama Invesment, untuk menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun itu kepada masyarakat mulai Januari 2004. Nilai obligasi tersebut merupakan penawaran pertama yang diperkirakan akan terus meningkat, mengingat daya beli masyarakat Riau yang tergolong tinggi.


"Rencananya, obligasi ini akan kami namakan Riau Big Fund. Melihat obligasi-obligasi lain yang telah diterbitkan di daerah lain, kami optimis tidak akan menemukan kesulitan dalam memasarkannya," katanya.
Penjaminan pemprov


Rida menjelaskan, pihaknya masih membicarakan tentang kemungkinan adanya penjaminan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam obligasi daerah itu.

Ia menambahkan, rencana penerbitan obligasi daerah itu akan tetap berlanjut meskipun tidak ada jaminan langsung dari Pemerintah Provinsi Riau. Sebab, PT PIR sendiri merupakan perusahaan yang kepemilikan sahamnya didominasi oleh pemerintah provinsi.
"Jika jaminan pemerintah provinsi jadi digunakan, DPRD Riau harus dimintai persetujuannya. Namun, prinsipnya pemerintah provinsi sudah menyetujui rencana penerbitan obligasi ini. Jadi, tidak ada masalah," ujarnya.


Ia menyatakan optimistis bagi pengembangan obligasi daerah di Provinsi Riau, mengingat besarnya potensi keuangan setempat. Sebagai gambaran, jumlah dana pihak ketiga yang tersimpan di perbankan Riau saat ini mencapai Rp 18 triliun.

Diharapkan, penjualan obligasi daerah dapat menjadi sumber permodalan bagi berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang sebelumnya sudah dirancang terlebih dahulu di Provinsi Riau. (oin)
live is journey not destination
Rully Syumanda, Ir
Executive Director WALHI Riau
Jln Amal No. 31 Pekanbaru
RIAU - INDONESIA
emailto: [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] tel:
fax:
mobile: +62 761 33716
+62 761 46676
+62 812 7609 116 Powered by Plaxo Want a signature like this?
Add me to your address book...



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links

* To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/desentralisasi/
* To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<mailto:[EMAIL PROTECTED]>
* Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service <http://docs.yahoo.com/info/terms/>.





____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke