Assalamualaikum WW

Mungkin warga rantaunet ado nan ka ikuik, ambo forwardkan
email dibawah ka palanta RN-ko.

Wassalamualaikum WW
Darul  50, Jkt

----------Forwarded message ----------
To: [EMAIL PROTECTED]
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Wed, 18 Feb 2004 02:44:23 GMT
Subject: [Jayakan SMA 1 lagi] Ribuan Warga Tidur di Tempat
Terbuka


Assalamualaikum WW

Rekan, sanak alumni SMA 1 nan terhormat, jikok ringan samo
dijinjiang, barek samo dipikua. Jikok dapek awak iyo samo
marasokan apo nan dirasokan dek sanak awak nan sadang
ditimpa musibah. "Sesungguhnyanya muslim itu bersaudara,
bagaikan satu anggota badan, bila salah satu anggota merasa
sakit maka anggota badan yang lain ikut merasakannya (al
Hadis)"

Sadapekno iyo awak dapek manyumbangkan sebagian ransaki nan
awak dapek, untuak dunsanak kita nan tatimpo musibah gampo
bumi di Pitalah dan tompaik lainnyo ko.

Untuak itu bialah ambo nan jadi volunteer, dek alun ado
sanak nan lain nan namuah manunjuakkan tangannyo. Bialah
ambo tampuang buek samantaro, nanti awak sampaikan ka nan
berhak ka nan tatimpo musibah nantun. Kalau dapek iyo dalam
saminggu atau duo mingguko alah takumpua jumlah nan
mamadai, nan manunjuakkan bahaso awak alumni SMA 1 lai samo
ikuik marasokan penderitaan sanak awak nan kanai musibah
gampo ko.

Untuak itu bialah ambo bukak dompet baliak di: 

BCA KCU Jkt Sudirman Rek. No. 0350154469 a/n Darul Makmur
dan 
Mandiri KCP Jkt RS Jakarta Rek No. 1220093036567 a/n Darul
Makmur.

Tolong angko terakhir dari jumlah nan di transfer adolah 
476(GPO). Misanyo transfer Rp. 100,476.- atau Rp. 200,476
dst. Supayo mudah manidentifikasinyo.

Kalau alah ditransfere tolong bisiakkan ka ambo.

Wassalamualaikum WW
Darul



jun aidi writes:

> Assalamu'alaikum wr. wb.
>  
> Alumni Yth
>  
> Apokah paralu kito bukak dompet amal untuak korban gampo di nagari awak
>  
> wassalam
>  
> Junaidi
> 
> Elthaf <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> FYI
> 
> -----Original Message-----
> From: Z Chaniago [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Wednesday, February 18, 2004 7:26 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Ribuan Warga Tidur di Tempat Terbuka 
> 
> 
> 
> http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0402/18/utama/865061.htm
> 
> 
> Ribuan Warga Tidur di Tempat Terbuka
> 
> 
> Padang, Kompas - Ribuan warga pada empat kecamatan di Kabupaten Tanah Datar,
> 
> Sumatera Barat, yang dilanda gempa berkekuatan 5,6 pada skala Richter, masih
> 
> bertahan di tempat-tempat terbuka dalam kondisi yang memprihatinkan. Rumah 
> mereka tak memungkinkan lagi ditempati karena dalam kondisi rusak dan 
> membahayakan keselamatan.
> 
> Sampai Selasa (17/2) petang masih banyak keluarga yang berpuasa karena 
> ketiadaan bahan makanan. "Pemerintah hanya mementingkan menghitung jumlah 
> rumah yang rusak ketimbang memperhatikan nasib kami yang tak sempat lagi 
> memikirkan makan. Rumah hancur sehingga kami tak bisa berbuat apa-apa. 
> Lihatlah, anak- anak menangis karena perutnya kosong," kata sejumlah warga 
> di lokasi gempa di Batipuah Baruah dan Gunung Raja, Kecamatan Batipuah, 
> Tanah Datar.
> 
> Gempa awal terjadi Senin pukul 21.44 dengan pusat gempa sekitar Padang 
> Panjang dan Gunung Tandikat (2.439 meter di atas permukaan laut), atau pada 
> koordinat 00,55 derajat Lintang Selatan dan 103,3 derajat Bujur Timur, 
> dengan kedalaman normal (24-30 kilometer di bawah permukaan Bumi). Gempa 
> tersebut terjadi selama empat detik, kemudian diikuti gempa susulan sampai 
> 118 kali hingga Selasa kemarin pukul 07.00. Namun, yang sempat dirasakan 
> manusia hanya 24 kali gempa susulan dengan kekuatan 2-3 pada skala Richter.
> 
> Gempa tersebut, menurut Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Padang 
> Panjang Soemarso, dirasakan hampir di seluruh kota dan kabupaten di Sumatera
> 
> Barat (Sumbar). Namun, yang menderita kerusakan parah hanya di empat 
> kecamatan di Kabupaten Tanah Datar, yaitu Kecamatan Batipuah, Batipuah 
> Selatan, Pariangan, dan Kecamatan X Koto.
> 
> Kepala Subdirektorat Mitigasi Bencana Geologi Direktorat Vulkanologi dan 
> Mitigasi Bencana Geologi Surono yang dihubungi di Bandung, Jawa Barat, 
> menjelaskan, gempa tektonik berkekuatan 5,6 pada skala Richter di Sumbar 
> disebabkan aktivitas struktur patahan aktif sesar Semangko di daratan 
> Sumatera. Potensi bahaya menjadi tinggi karena struktur patahan memanjang 
> dan melintasi berbagai kawasan perkotaan, mulai dari kawasan utara hingga 
> selatan Sumatera.
> 
> "Struktur patahan membujur mulai dari Tarutung di Sumatera Utara, Padang, 
> Lampung, hingga Bengkulu. Kota-kota ini cukup banyak penduduknya," kata 
> Surono.
> 
> Tenda darurat
> 
> Akibat belum ada lokasi penampungan, masyarakat membuat tenda darurat di 
> halaman rumah dan di pinggir jalan. Mereka umumnya mengaku trauma dan belum 
> berani tidur di dalam rumah meski rumahnya masih dinyatakan layak untuk 
> ditempati.
> 
> "Untuk sementara, kami masih bertahan tidur di luar. Kami masih khawatir, 
> jangan-jangan terjadi lagi gempa susulan yang lebih dahsyat dari kejadian 
> semalam," kata Marjana Upik (53), warga Batipuah Baruah. Sejumlah warga yang
> 
> ditemui secara terpisah juga mengemukakan hal senada.
> 
> Kemarin Gubernur Sumbar Zainal Bakar mengunjungi korban di Nagari Gunung 
> Raja, Kecamatan Batipuah. Bantuan yang diberikan adalah 2,5 ton beras dan 
> uang duka bagi masing-masing keluarga yang meninggal sebesar Rp 250.000. 
> "Mereka yang kini mendapat perawatan karena luka-luka seluruh biayanya 
> ditanggung pemerintah," kata Zainal Bakar.
> 
> Sampai Selasa malam data sementara menyebutkan, empat korban meninggal 
> adalah Upiak Hilang (70), warga Gunung Raja Utara; Cinto (51), warga 
> Ganting; Rossi (35), warga Bungo Tanjung Pitalah; dan Annisa (2), warga 
> Bungo Tanjung Pitalah. Korban luka yang sempat dirawat inap di Rumah Sakit 
> Umum (RSU) Padang Panjang adalah 11 orang. Tiga korban luka di antaranya 
> sudah menjalani rawat jalan. Sedikitnya 259 rumah dan bangunan fasilitas 
> umum seperti sekolah, masjid, dan mushala rusak.
> 
> Longsor dan jalan putus
> 
> Gempa tidak hanya meluluhlantakkan rumah dan menelan korban jiwa, tetapi 
> juga mengakibatkan tebing bukit di Nagari Gunung Rajo longsor dan menutupi 
> badan jalan sepanjang lebih kurang 100 meter.
> 
> Badan jalan pecah dan menganga selebar 10-30 sentimeter. Jalan selebar empat
> 
> meter tersebut, selain menurun tajam, berkelok-kelok, juga di bagian kanan 
> terdapat jurang sedalam 100-200 meter. Hanya kendaraan jenis sepeda motor 
> yang masih bisa lewat, itu pun dengan risiko bisa tergelincir ke badan 
> jurang.
> 
> Wakil Kepala Dinas Prasarana Jalan Sumbar H Dody Ruswandi di Padang 
> mengatakan akan menurunkan petugas ke sana secepatnya.
> 
> Wali Nagari Gunung Rajo Muchtar Datuk Lubuk berharap pemerintah segera 
> membantu masyarakat korban gempa. "Di Nagari Gunung Rajo, sedikitnya 
> terdapat 160 rumah yang rusak atau hancur, dua korban meninggal, dan 10 
> orang luka-luka. Kini, ada 2.249 warga yang tak berani tidur di dalam 
> rumah," katanya.
> 
> Masyarakat yang bermukim di daerah-daerah di luar Kabupaten Tanah Datar, 
> seperti di Padang, Padang Panjang, Solok, Payakumbuh, dan Kota Sawahlunto 
> mengakui masih trauma dengan gempa.
> 
> Wali Kota Padang Panjang Suir Syam ketika dihubungi mengatakan, meski 
> getaran gempa dirasakan kuat di Padang Panjang, sebegitu jauh belum 
> diperoleh laporan adanya korban dan bangunan yang rusak parah. "Cuma, warga 
> hampir semuanya tidur di luar rumah pascagempa," katanya.
> 
> Secara terpisah, Wakil Wali Kota Sawahlunto Fauzi Hasan mengatakan, pihaknya
> 
> malam itu langsung turun ke lapangan untuk mengecek ke lapangan. "Kota 
> Sawahlunto banyak terowongan di perut Bumi karena tambang dalam, sehingga 
> gempa dikhawatirkan akan menelan korban. Namun, ketika dicek ke lapangan, 
> alhamdulillah tak ada korban," katanya. (NAL/SF)
> 
 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
---------------------~-->
Buy Ink Cartridges or Refill Kits for your HP, Epson, Canon
or Lexmark
Printer at MyInks.com. Free s/h on orders $50 or more to
the US & Canada.
http://www.c1tracking.com/l.asp?cid=5511
http://us.click.yahoo.com/mOAaAA/3exGAA/qnsNAA/4tWolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

Sukseskan Reuni Akbar SMA 1 [45 th] dengan memberikan
masukkan untuk diskusi "Mencari Solusi Untuk Mengembalikan
SMA 1 Menjadi Terbaik Lagi" dan " Kerja Sama Antar Alumni:
Membangun Sinerji Biz"

Ka sato maota disiko, kirim email kosoang ka:
[EMAIL PROTECTED] ...

Maleh di palantako kirim email kosoang ka:
[EMAIL PROTECTED]


 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/palantaSMA1Bkt/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke