http://www.mediaindo.co.id/cetak/berita.asp?id=2004021902014701

NUSANTARA

--------------------------------------------------------------------------------

Kerugian Gempa di Sumbar Capai Rp15,6 Miliar

PADANG (Media): Kerugian akibat gempa tektonik berkekuatan 5,6 pada Skala Richter (SR) yang mengguncang sejumlah daerah di Sumatra Barat (Sumbar), Senin (15/2) lalu, diperkirakan mencapai Rp15,6 miliar. Hal ini dikatakan Bupati Kabupaten Tanah Datar Masriadi Martunus kepada wartawan, kemarin.

Menurut dia, kerusakan di empat kecamatan di Kabupaten Tanah Datar yang dihimpun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar hingga kemarin adalah 1.158 rumah rusak, 74 buah bangunan sekolah, 47 buah rumah ibadah, 3 saluran irigasi, dan 1 buah jembatan.

Rinciannya, kerusakan di Kecamatan Batipuh meliputi 455 rumah penduduk, 19 bangunan sekolah, 17 rumah ibadah, dan tiga saluran irigasi.

Di Kecamatan Batipuh Selatan rumah penduduk yang rusak 11 buah, bangunan sekolah 4 buah, rumah ibadah 2 buah, dan satu jembatan.

Di Kecamatan X Koto kerugian meliputi 77 buah rumah rusak, 6 bangunan sekolah rusak, dan 3 rumah ibadah.

Sedangkan Kecamatan Pariangan mengalami kerusakan terparah. Jumlah rumah yang rusak mencapai 615 buah, bangunan sekolah 45 buah, dan rumah ibadah 25 buah.

Hingga hari ini sedikitnya 400 jiwa warga Nagari Gunung Rajo, Kecamatan Batipuh, masih mengungsi di tenda darurat. Mereka umumnya mengaku trauma dengan getaran gempa tektonik berkekuatan 5,6 SR. Akibat gempa itu, empat orang tewas dan belasan orang luka-luka.

Sementara itu, sebagian warga di Nagari Gunung Rajo dan Nagari Pitalah, Kabupaten Tanah Datar, kemarin, mulai menerima bantuan.

Sedangkan belasan korban yang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina dan RS Yarsi Padang Panjang mendapat bantuan uang dari Bupati Tanah Datar masing masing Rp250.000.

Namun, sejumlah korban lainnya yang ditemui Media di Nagari Gunung Rajo dan Nagari Pitalah menyatakan, aparat Pemkab Tanah Datar yang turun ke lapangan lebih sibuk menghitung bangunan yang rusak daripada membantu warga yang kesusahan.

"Saya sampai hari ini belum menerima bantuan apa pun. Memang ada orang yang datang ke sini Selasa (17/2) lalu, tapi yang ditanyakan berapa nilai rumah saya dan apa apa saja yang rusak," kata Ny Tinur, warga Pitalah dengan memelas. Saharuddin, 60, warga Gunung Rajo lainnya mengatakan, hingga kemarin belum mendapatkan bantuan bahan makanan dari Pemkab Tanah Datar.

Bupati Tanah Datar yang dikonfirmasi hal itu, membantah keterangan tersebut. "Tidak benar bantuan makanan tidak sampai kepada korban gempa. Stok beras atau makanan lainnya untuk sementara ini cukup tersedia," katanya kemarin.

Menurut Masriadi, pihaknya memberikan satu ton beras, ditambah dua ton yang merupakan sumbangan Gubernur Sumbar. Jika kurang di posko, akan ditambah lagi.







Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/

======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================

_________________________________________________________________
Watch high-quality video with fast playback at MSN Video. Free! http://click.atdmt.com/AVE/go/onm00200365ave/direct/01/


____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke