Menjadi Manusia Terpercaya

TIADA kehormatan dan kemuliaan kecuali datangnya dari
Allah Dzat Pemilik alam semesta. Ia mengangkat derajat
siapa pun yang dikehendaki-Nya dan menghinakan siapa
pun yang dikehendaki-Nya. 
Sahabat, apapun yang kita hadapi seharusnya bisa
menambah ilmu, wawasan, dan kematangan serta kearifan
diri kita. Maka, kapan saja kita mati, warisan
terbesar yang harus kita tinggalkan adalah kehormatan
pribadi, bukan harta kekayaan semata. Rindukanlah agar
saat kematian kita menjadi saat yang paling indah.
Harusnya saat malaikat maut menjemput, kita
benar-benar dalam keadaan siap; dalam keadaan khusnul
khatimah. Kita harus selalu membayangkan bahwa saat
meninggal, kita sedang berjuang di jalan Allah dengan
niat yang lurus dan hati yang bersih. 



Hidup di dunia hanya sekali dan sebentar. Kita harus
bersungguh-sungguh meniti karier menjadi orang yang
memiliki harga diri, terhormat dalam pandangan Allah
Swt dan terhormat dalam pandangan orang beriman. Kita
harus merindukan pula kematian kita menjadi
sebaik-baik kematian. Kita harus mampu mewariskan nama
baik dan kehormatan kita yang tanpa cela dan kehinaan
kepada anak cucu dan masyarakat sekitar. 

Saudaraku, salah satu langkah awal yang harus kita
bangun dalam karier kehidupan ini adalah tekad untuk
menjadi seorang Muslim yang sangat jujur dan tepercaya
sampai mati. Kita harus seperti Rasulullah Saw., yang
memulai karier kehidupannya dengan gelar kehormatan
Al-Amin (pribadi yang sangat terpercaya). 

Satu hal yang harus kita bangun adalah kepercayaan
dari orang lain. Nabi Muhammad Saw., berhasil menuai
sukses, dalam sisi apa pun, setelah beliau berhasil
membangun kepercayaan orang lain. Memang, komitmen dan
kesuksesan hanya akan datang kalau kita memiliki
kredibilitas dan kepercayaan. Masyarakat, keluarga,
karyawan akan berkomitmen kepada kita, kalau kita
memiliki kredibilitas. 

Ada beberapa rumus sederhana yang dapat kita
aplikasikan dalam hidup agar kita bisa menjadi orang
yang kredibel, dipercaya, dan disegani. Pertama, kita
harus memiliki kejujuran yang terbukti dan teruji.
Tanpa kejujuran, kita tidak akan bernilai di hadapan
orang lain. Kedua, kita harus menjadi orang yang cakap
dan memuaskan. Walaupun jujur tetapi banyak
mengecewakan, kredibilitas kita pun akan jatuh.
Ketiga, kita harus kreatif dan inovatif. Mengapa?
Siapa pun tentu akan selalu menyukai hal yang baru.
Sekarang kita dihormati, besok belum tentu. Nah,
andaikata kita tidak memiliki gagasan yang lebih
orisinil dan lebih memberi solusi untuk setiap waktu,
jangan kaget bila orang tidak lagi memperhitungkan
kemampuan kita. 

Oleh karena itu, kita harus berjuang mati-matian untuk
memelihara diri kita agar menjadi seorang muslim yang
tepercaya. Dengan demikian, tidak ada keraguan sama
sekali bagi siapa pun yang bergaul dengan kita, baik
Muslim maupun non-Muslim, baik kawan maupun lawan,
tidak boleh ada keraguan terhadap ucapan, janji maupun
amanah yang kita pikul.
* * * 

LALU, langkah praktis seperti apa yang harus kita
lakukan agar dapat menjadi seorang yang tepercaya?
Selain hal di atas, ada beberapa hal lagi yang
senantiasa harus kita jaga. Pertama, jangan pernah
berbohong dalam hal apa pun, sekecil dan sesederhana
apa pun, walau terhadap anak kecil atau dalam senda
gurau. Kita harus berusaha sekuat tenaga untuk
benar-benar bersih dan meyakinkan, tidak ada dusta.
Pastikan tidak pernah ada dusta! Lebih baik kita
disisihkan karena kita tampil apa adanya, daripada
kita diterima karena berdusta. Sungguh tidak akan
pernah bahagia dan terhormat menjadi seorang pendusta.
Tentu saja dalam hal ini bukan berarti harus
membeberkan aib diri atau aib orang lain yang telah
ditutupi Allah. 

Kedua, jaga lisan. Jangan pernah menambah-nambah,
mendramatisasi berita dan informasi. Atau sebaliknya,
meniadakan apa yang harus disampaikan. Sampaikanlah
berita atau informasi yang mesti disampaikan seakurat
mungkin sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Terkadang kita ingin menambah-nambah sesuatu atau
bahkan merekayasa kata-kata atau cerita. Jangan
lakukan! Sama sekali tidak akan menolong kita. Sebab
kalau orang tahu informasi yang sebenarnya, maka akan
runtuhlah kepercayaan mereka kepada kita. 

Ketiga, jangan sok tahu atau sok pintar. Jangan
menjawab setiap pertanyaan bila tidak memahami
ilmunya. Orang yang selalu menjawab setiap pertanyaan
tanpa ilmu, maka kebodohannya sedikit demi sedikit
akan terbuka. Yakinlah bahwa sok tahu tanpa ilmu
adalah tanda kebodohan kita. Kita harus berani
mengatakan "tidak tahu" kalau memang kita tidak
mengetahuinya atau jauh lebih baik disebut bodoh
karena jujur apa adanya, daripada kita berdusta dalam
pandangan Allah. 

Keempat, pandai-pandailah menjaga amanat. Jangan
pernah membocorkan rahasia atau amanat, terlebih lagi
membeberkan aib orang lain. Jangan sekali-kali
melakukannya! Ingat, setiap kali kita ngobrol dengan
orang lain, maka obrolan itu menjadi amanah buat kita.
Orang yang suka membocorkan rahasia akan sangat mudah
jatuh harga dirinya. Seharusnya, kita harus menjadi
kuburan bagi rahasia dan aib orang lain. Tentu, yang
namanya kuburan tidak usah digali-gali lagi, kecuali
ada pembeberan yang sah menurut syariat yang membawa
kebaikan bagi semua pihak. Bila ada seseorang datang
dengan menceritakan aib dan kejelekan orang lain
kepada kita, jangan pernah memercayai dia. Karena
ketika berpisah dengan kita, dia pun akan menceritakan
aib dan kejelekan kita kepada yang lain lagi. 

Kelima, tepati janji. Jangan pernah mengingkari janji
dan jangan mudah mengobral janji. Pastikan setiap
janji tercatat dengan baik dan selalu ada saksi untuk
mengingatkan dan berjuanglah sekuat tenaga dan
semaksimal mungkin untuk menepatinya, walaupun dengan
pengorbanan lahir batin yang berat. Ingat! Semua
pengorbanan menjadi kecil dibandingkan kehilangan
harga diri sebagai seorang pengingkar janji, seorang
munafik, na'udzubillah. Tidak ada artinya. Semua
pengorbanan itu kecil dibandingkan dengan julukan "si
pengingkar janji". 

Saudaraku, marilah kita berlindung kepada Allah Swt.
agar dijauhkan dari segala perbuatan yang akan
menistakan diri. Wallahu a'lam.*** 

http://www.surau.org/modules.php?name=News&file=article&sid=337
Catatan: Oleh : Abdullah Gymnastiar
Thanks to Rahmi for this artcle 

________________________________________________________________________
Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" 
your friends today! Download Messenger Now 
http://uk.messenger.yahoo.com/download/index.html
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke