Assalamualaikum ww.
Kadang-kadang kita keliru memakai kata-kata kesederhana, masih banyak kok
orang yang tidak korupsi tetapi pakai mobil pribadi pergi kekantor,
sederhana bukan berarti harus jalan kaki, naik bus umum, makan sambel terasi
ama sayur oncom, pakai baju lusuh jika perlu ngak disterika, ........ bukan
demikian yang dicontohkan Rasul kita untuk sederhana.
Kalau kito kana petuah urang tuo-tuo kito adolah :

Makan sabalun litak, 
Baranti sabalun kanyang,
Kok ado usah dimakan,
Indak ado baru dimakan.

Artinya disini pandai berhemat, sesuaikan situasi dengan kondisi, dan jaan
maajan tuah sansai badan beko.

Kita boleh saja rendah hati, tapi jaan menjadi rendah diri, sehinggo manjadi
cimeeh bagi urang lain dan dek karano itu juo manyababkan urang manjadi
badoso dek inyo.
Jadi kito nan wajar-wajar sajolah bak kato pepatah :

Malabihi ancak-ancak,
Mangurangi sio-sio.

Kalau ado aleg nan naiak bus umum pai karajo, mungkin itu karano bukan inyo
indak ado pitih untuak mambali oto, cuma mungkin indak pandai manyopir, atau
maleh kanai macet, atau lai ado oto tapi dipakai anak kakampuang, kasikola,
kapasa dll, atau memang inyo bana nan hobi naiak bus umum (kalaulah bicaro
hobi indak ado ukurannyo laidoh masiang-masiang punyo alasan tersendiri
tentang hobi),   

Jadi disini ukuran orang korupsi atau tidak, tidak bisa diukur dengan apa
dia pergi kekantor, apakah kita bisa jamin orang yang penampilannya
sederhana tidak korupsi ??? belum tahu.
Realistis dalam keseharian mungkin itu lebih baik yaaa biasa-biasa saja dan
berjalan sewajarnya asalkan tidak melanggar aturan agama dan negara, ......
yaaa cukuplah.
 
Salam/
IMRB
 
-----Original Message-----
From: Z Chaniago [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, March 25, 2004 8:14 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Re: Konsistensi (was Re: kampanye cyber - Mak
Z)


Assalamu'alaikum WW

hhhmmmm..... okay dech.... sekali lai mungkin hanya karena babedo 
posisi.......

contoh-contoh aleg tsb toh bukan hanya dari satu partai saja,...masih ada 
aleg dari partai lain yang seperti itu.... semua itu cuma kesan...
dan misalnya contoh soal kesederhanaan pak Mashadi bukan mencerminkan 
totalitas beliau di parlemen.... ambo justru prihatin jika seorang anggota 
parlemen telah difasilitasi sarana transportasi untuk mempertinggi mobilitas

tidak memaksimalkannya..

Di lain kondisi, sejak di salah satu harian ibukota tiok ari mamuek profil 
dari partai peserta pemilu 2004 dan beberapa caleg 'potensial jadi caleg 
jadi'  dan kebetulan hari rabu kapatang adolah profil PKS , juga sama aja 
dengan partai-partai yang lain....... hanya beda slogan aja.....

Dan di salah satu acara di TV dimana para caleg berhadapan dengan panelis 
dan floor dari rakyat tentang masalah pendidikan.....jawaban dari caleg 
caleg PKS juga masih terlalu politis dan bombastis...(IMHO) ...   malah ambo

terpesona dengan jawaban dari caleg partainya yang terkesan preman dengan 
yang intinya bahwa peran serta pendidikan itu sudah dimulai oleh masyarakat 
secara swadaya dan tinggal di maksimalkan dengan bantuan dana 
APBN/D...jawaban yang realistis .....tapi ini juga kesan kok...si Z yang 
terkesan dengan jawaban yang membumi........dan itupun belum membuat 
tertarik untuk memilih partai tsb hanya memberi nilai plus buat caleg tsb 
dibanding jawaban dari caleg partai lain

yaa sekali lagi ini cuma masalah 'kesan' dan posisi ....toh akhirnya jikalau

seorang caleg jadi aleg , idealnya dia bukan hanya mengurus 
pemilihnya........., sehingga selagi bisa membandingkan caleg dengan caleg 
lain... dan partai dan partai lain , di maksimalkan saja.......

Wassalam...

Salam juo dari rang rumah,... Susi kenal kan?

Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/

======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================





>From: "Susi Noviza" <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Waalaikum salam wr. wb
>
>Syukurlah kalau Andi baik2 sajo. Alhamdulillah kami sekeluarga baitu juo.
>
>Memang batua apo yang telah dilakukan PKS itu hal yang biaso sajo. Monolong

>orang kesusahan memang kewajiban kita sebagai manusia. Tapi berita2 tesebut

>akan menjadi luar biasa bagi kita jika kita melihat bagaimana perilaku yang

>ditunjukkan partai lain.
>
>Kalau kita melihat kesederhanaan Pak Mashadi (Anggota DPR dari PK) yang 
>kemana2 naik bus kota, dibandingkan dengan anggota DPR/MPR pada umumnya 
>kemana2 naik mobil mewah mungkin kita akan mengucapkan salut kepada beliau.

>Kalau Usi pada posisi Pak Mashadi belum tentu Usi bisa naik bus kota 
>seperti beliau. Apalagi bus kota di Jakarta, kita harus berjejal, 
>keringatan. Belum lagi resiko copet. 
>http://www.republika.co.id/berita/koran/2002/11/15/103827.shtm
>

_________________________________________________________________
Check out MSN PC Safety & Security to help ensure your PC is protected and 
safe. http://specials.msn.com/msn/security.asp

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke