Bi ismi Allah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih, yang Maha Penyayang. Segala puji adalah milik Allah, Tuhan yang mencipta dan memelihara seluruh alam dengan kasih dan sayang. Dia pulalah kelak yang memberikan penilaian baik dan buruk terhadap seluruh alam itu. Kita manusia adalah termasuk salah satu dari alam-alam itu. Hanya kepada Allah-lah kita mengabdi dan kepada-Nya pula kita meminta pertolongan. ------- Para Sahabat yang berbahagia, hiruk pikuk perdebatan di milis ini terasa mulai menyesakkan. Tukar menukar surat elektronik diharapkan bisa menjadi sarana diskusi yang membangun pengertian dan keperdulian bersama. Ternyata sangat berpotensi menjadi ajang perdebatan. Adakah perdebatan yang di dalamnya digunakan sarana akal dan ilmu ketinggian budi ? Ternyata tidak, atau kalaupun ada sangat jarang sekali ditemui. Perdebatan selalu diiringi oleh emosi, keinginan untuk mengalahkan dan tentu saja ujung-ujungnya adalah kesombongan. Kesombongan sekecil apa pun adalah dosa di dalam ajaran agama Islam. Iblis, golongan makhluk yang dulunya taat pada Allah, dilaknat Allah hanya karena sombong juga. Kesombongan menjadi tuhan karena diselimuti oleh apa yang disebut demokrasi, yang konon adalah perwujudan "kedaulatan kekuasaan rakyat", yang kini diubah namanya menjadi HAM (Hak Asasi Manusia), suatu mantera yang bisa memagari manusia untuk tidak diganggu dan berkuasa sendiri. HAM menjadi sebuah tabir dan benteng bagi manusia, "siapa pun tidak boleh menggangu saya!". Karenanya, HAM menjadi diagung-agungkan oleh hampir setiap manusia masa kini. Hampir semua orang takut pada HAM. Hukum dan peraturan pun takut kepada HAM. HAM ditakuti. Siapakah yang ditakuti jika bukan Tuhan ? Ya Tuhan ! Maka HAM benar-benar menjadi tuhan. 'Semua harus mengabdi kepada HAM !'. Husssh ! Para Sahabat yang kusayangi Janganlah kita menuhankan sesuatu selain Allah. Siapa pun dia dan apa pun dia. Hamba ingin mengingatkan bahwa ada sebuah firman Allah pada surat Al-Hajj ayat 73, yang dikutip dari WinQuran terjemahan Departemen Agama RI, sebagai berikut : **************awal kutipan*********************** Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru (baca: agungkan. pen) selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. *****************akhir kutipan****************** Ayat ini mengingatkan kita semua, HAM-kah yang kita agung-agungkan, atau manusia atau apapun selain Allah, maka dia tidak akan mampu menciptakan seekor lalat. Dengan lalat yang kini ada pun, jika berebut sesuatu, pastilah tuhan-tuhan itu (HAM, manusia, dan apa pun lainnya) tidak akan mampu merebut kembali sesuatu yang telah direbut oleh lalat itu. Kita pun tidak akan mampu merebutnya. Jadi antara kita sebagai "penyembah" dan tuhan-tuhan itu sebagai yang disembah, sama saja lemahnya. Kita kalah dengan seekor lalat ! Sungguh begitu lemahnya kita manusia ini, masih lebih lemah dari hanya seekor lalat. Adakah yang bisa kita banggakan dan sombongkan. Kita semua sama lemahnya. Kita bersatu pun tidak mampu manandingi seekor lalat, apa lagi bagi kita hanya yang merasa "kuasa" diri sendiri. Marilah kita saling kasih mengasihi dan sayang menyayangi seperti halnya Allah selalu mengasihi dan menyayangi kita hingga saat ini. Hanya Allah-lah yang petunjuk-Nya patut kita ikuti karena seluruh petunjuk-Nya untuk kita adalah semata-mata karena kasih dan sayangnya Allah kepada kita. Siapa yang mengasih akan dikasihi Allah dan dikasihi makhluk-Nya. Siapa yang menyayangi akan disayangi Allah dan juga disayangi makhluk-Nya. Siapa yang menabur budi akan menuai kesetiaan. Semoga Allah tidak akan mengadu kita dengan seekor lalat ! Assalamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Syaifuddin Ma'rifatullah. http://lapau.rantaunet.web.id ================================================= WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id ================================================= Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email Ke / To: [EMAIL PROTECTED] Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda ================================================= WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA =================================================
[Rantau-Net] Kalah Dengan Seekor Lalat
Syaifuddin Ma'rifatullah, Aceh. Mon, 24 Apr 2000 09:46:07 -0700
- Re: [Rantau-Net] Kalah Dengan Seekor Lalat Syaifuddin Ma'rifatullah, Aceh.
- Re: [Rantau-Net] Kalah Dengan Seekor ... hambo
- Re: [Rantau-Net] Kalah Dengan See... Syaifuddin Ma'rifatullah

