Apak ko ado-ado samiang mah........, jadi apo kecek si Gus Dur...eh si Mad
Dur ka Apak sasudah itu ??
Sampeyan tenan kok, he..he...
Wassalam,
Erizal Syamsir
-----Original Message-----
From: Sjamsir Sjarif [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Monday, May 08, 2000 6:17 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Rantau-Net] Intermezo saketek
At 11:01 AM +0200 5/8/00, Dave SAIB wrote:
>
>
> Assalamu'alaikum wr. wb.,
>
> Biaso, dari lapau kanti;
>
>
> Alkisah seorang juragan garam terkaya di Madura ingin melihat
> ibukota Jakarta dimana Presiden "yang seorang Kyai" tinggal. Ia
> memutuskan untuk pergi ke Jakarta dengan menggunakan pesawat
> terbang. Setelah ticket berada ditangan dia langsung menuju ke
> pesawat dan langsung duduk di business class.
>
> Tidak lama berselang, seorang business man naik pesawat dan
> mendapati kursinya telah diduduki oleh penumpang lain, maka
> terjadilah peristiwa seperti berikut:
>
> Business man : Ma'af pak ini tempat duduk saya.
> Madura : Sampeyan siapa (tanya Madura kepada business man)
> Business man : Saya penumpang.
> Madura : Lho sesama penumpang kok ser-ngoser. itu kan masih
> banyak kursi yang lain. sampeyan dodok saja disana.
>
> Karena tidak ingin terjadi keributan maka si business man menemui
> pramugari dan mengadukan hal tersebut. Dan setelah mengecek
> ticket milik business man, si pramugari menghampiri si Madura.
>
> Pramugari : Ma'af pak, bapak tidak boleh duduk di sini.
> tempat bapak di bagian lain.
> Madura : Sampeyan siapa (tanya Madura kepada pramugari) >
> Pramugari : Saya Pramugari.
> Madura : Apa itu pramugari saya ndak tahu, apa kerjaan
> sampeyan...?! Pramugari : Saya bertugas melayani bapak.
> Madura : Lho sampeyan tugasnya melayani saya kok
> ser-ngoser. saya ndak mau (hardik si Madura)
>
> Karena kehabisan akal si pramugari menjumpai Kapten dan mohon
> bantuan atas perihal tersebut. Kapten pun mendatangi si Madura.
>
> Kapten : Ma'af pak, tempat duduk ini milik bapak yang itu,
> jadi bapak harus duduk di tempat yang lain.
> Madura : Sampeyan siapa (tanya si madura dengan kesal)
> Kapten : Saya pilot.
> Madura : Apa itu pilot, apa kerjaan sampeyan. Kapten :
> Saya yang nyopir pesawat ini.
> Madura : Saya naik bis ndak pernah di ser-oser sama sopir.
> pokoknya saya mau duduk disini.
>
> Akhirnya semua kehabisan akal dengan ulah si madura. tapi
> untunglah penumpang terakhir yang baru naik adalah mbok Bariyah.
> Langsung saja Pramugari menceritakan hal tersebut dan minta
> pertolongan kepada mbok Bariyah.
>
> Pramugari : ehh, mbok Bariyah, selamat siang. mbok tolong saya
> ya, ada penumpang yang bikin repot nih.
> mbok Bariyah : Penumpang yang mana.
>
> Pramugari : Itu, bapak yang dari madura itu, harusnya duduk di
> kelas ekonomi tapi dia terlanjur duduk di tempatnya bapak ini.
> mbok Bariyah : ooh, gampang itu, serahkan saja ambek saya,
> pokoknya ditanggung beres.
>
> Serta-merta mbok Bariyah menghampiri Bapak Madura. mbok Bariyah :
> He..He.. pak sampiyan mau kemana. Madura : Oh, saya mau ke
> Jakarta.
>
> mbok Bariyah : Lho...sampiyan salah pak, tempat duduk ini untuk
> tujuan Medan, kalau keJakarta tempatnya disana, disebelah
> belakang. itu tempat sampeyan masih kosong.
> Madura : Oh...iya.., ini untuk yang mau ke Medan ya....
> terema.....terema.... ya bik.....
>
>
> Wassalam,
>
>
> Lembang Alam
Nyit Sungut yang kebetulan duduk di sebelah tempat kosong itu sudah
mendengar omongan semua itu tadinya. Ketika penumpang baru itu (namanya
yang sebenarnya Mad Dur) datang dan duduk dekat Nyit Sungut, sambil
batuk-batuk kecil Nyit Sungut "maota-ota" dengan tetangga baru ini.
Nyit Sungut: Mau ke mana Mad Dur?
Mad Dur: Mau ke Jakarta Nyit.
Nyit Sungut: Sampeyan ini Siapa?
Mad Dur: Lho, kok Nyit Sungut lupa saya? Saya 'kan Juragan Garam.
Nyit Sungut: Oh ya, sekarang saya ingat. Kurang Asin Lu .... heh, he,
heh....
--Nyit Sungut
****************************************************************************
*
On a cold day in Jerusalem, a wife requests her husband, "Sweetheart,
please close the window; it's cold outside." The husband retorts, "What, if
I close the window, will it get warm outside?" Anonymous (Contributed by
Arnold Levine, Austria).
****************************************************************************
*�b
LAPAU RantauNet di http://lapau.rantaunet.web.id
Isi Database ke anggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda
Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================
LAPAU RantauNet di http://lapau.rantaunet.web.id
Isi Database ke anggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda
Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================