Mano Rang Lapau nan Basamo,

Dalam email sabalunnyo ambo sampaikan barito-barito sumber informasi Gapo
http://quake.usgs.gov/cgi-bin/quake/gldfs.cr.usgs.gov/  , AP, Reuter, dlll,
di bawahko ambo salinkan barito dri Kompas Online kasadoalahe tanpa izin
Kompas demi untuak barito sadiah basamo.

Salam,
-- Nyiak Sunguik


Selasa, 6 Juni 2000

Bengkulu Porak-poranda
* Sudah 58 Orang Tewas Akibat Gempa

Bandarlampung, Kompas


Setidaknya 58 orang tewas dan 461 lainnya luka-luka akibat gempa tektonik

berkekuatan 7,3 pada skala Richter yang mengguncang Bengkulu, Minggu (4/6)

malam, sekitar pukul 23.28 waktu setempat. Jumlah korban diperkirakan akan
terus

bertambah di propinsi yang praktis porak-poranda itu, karena masih banyak
korban

belum ditemukan di bawah reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa itu.

Selain Bengkulu, gempa yang berpusat di Samudra Indonesia atau sekitar 110

kilometer barat daya Bengkulu ini juga dirasakan pada hampir seluruh wilayah

Sumatera, Jakarta, Bandung, bahkan Singapura. Episenter gempa berada pada

posisi 4,734 derajat Lintang Selatan dan 102,047 derajat Bujur Timur dengan

kedalaman lima kilometer.


Kondisi Kota Bengkulu sendiri porak-poranda. Yang paling parah adalah
wilayah

sekitar Kecamatan Gading Cempaka, seperti kawasan Lempuing, Padangharapan,

dan sekitar pantai Panjang. Di pusat kota seperti wilayah Kecamatan Teluk
Segara,

yakni sekitar Kelurahan Anggut, Pasar Kampung, dan Pasar Minggu, kondisinya
juga

mengenaskan. Rumah-rumah penduduk, pertokoan, dan bangunan bertingkat rusak

berat.


Hubungan transportasi udara dari dan ke Bengkulu juga dipastikan terputus
hingga 8

Juni mendatang. Ini akibat landasan pacu dan perangkat navigasi di Bandar
Udara

Padangkemiling rusak.


Sejumlah jaringan jalan, seperti ruas jalan nasional lintas barat ke arah
Bengkulu

Selatan, Lampung, maupun ke Muko-Muko (Bengkulu Utara) arah batas Sumatera

Barat, di beberapa tempat dilaporkan retak. Akibatnya, lalu lintas darat
melalui ruas

itu terganggu.


Jaringan jalan di Kota Bengkulu juga mengalami hal serupa. Jalan utama yang

menghubungkan pusat kota ke kawasan pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu,
misalnya,

amblas dengan menyisakan sebuah celah selebar hampir satu meter. "Kawasan

pelabuhan samudera Pulau Baai Bengkulu kini terisolasi karena ruas jalan ke
sana

putus total sejak Minggu tengah malam," kata Edi Waluyo, Kepala Sub-Dinas
Bina

Marga, Bengkulu.


Kerusakan parah juga terjadi di Pulau Enggano. Menurut Wakil Gubernur
Bengkulu

Iskandar Ramis yang dihubungi Kompas, sekitar 90 persen dari 300 rumah di
pulau

itu hancur. Namun, Iskandar belum mendapat informasi tentang korban jiwa
akibat

musibah itu.


Menurut Dr Ir Suparka APU, Wakil Ketua LIPI yang juga ahli geologi, gempa
yang

terjadi di Bengkulu ini merupakan yang terbesar dalam 20 tahun terakhir.
Gempa itu

terjadi di daerah zona subduksi atau hunjaman lempeng Benua Australia
terhadap

lempengan Eurasia.


Gempa dahsyat di Bengkulu pernah terjadi pada 15 Desember 1978 dengan

kekuatan 6,0 pada Skala Richter di daerah Das Getah, Kecamatan Kepahiang,

Kabupaten Rejang Lebong. Korban tewas ketika itu satu orang dan yang
luka-luka

ratusan orang.


Sulit ditampung


Laporan sementara dari Satuan Koordinasi Pelaksana (Satkorlak)
Penanggulangan

Bencana Alam (PBA) Bengkulu, jumlah korban tewas yang telah teridentifikasi

sampai pukul 12.30 kemarin tercatat 58 orang dan 461 lainnya luka-luka, 255
orang

di antaranya mengalami luka berat.


Para korban yang luka-luka tidak bisa ditampung di rumah sakit yang ada,
sehingga

harus ditempatkan di koridor rumah sakit dan di halaman parkir. Karena
banyaknya

jumlah korban yang terluka, koridor tiga rumah sakit yang menampung para
korban

tampak penuh darah.


Sementara itu, karena persediaan obat dan terbatasnya tenaga medis, banyak

korban luka yang dioperasi ringan atau dijahit tanpa obat anestesi menjerit
ketika

ditangani secara medis.


Menurut dr Herman Mitra dari RS Raflesia Bengkulu, para korban meninggal

kebanyakan tertimpa bangunan pada bagian kepala dan dada. Akibat banyaknya

korban, diperkirakan persediaan obat dan darah sudah menipis.


Akibat gempa, banyak kantor pemerintah rusak, termasuk kantor gubernur,
kantor

DPRD, markas Komando Resor Militer Garuda Emas. Sementara sejumlah tiang

listrik roboh dan badan jalan raya retak-retak.


Para warga yang selamat kini membangun tenda-tenda di pinggir jalan.
Sebagian

ada yang memperbaiki rumah yang rusak, tetapi sebagian besar hanya bisa
pasrah

sambil menatapi rumah yang roboh atau rusak.


Menurut kesaksian sejumlah warga, pada saat gempa terlihat cahaya hijau
terang di

langit. Saat itu cahaya tersebut terlihat jelas karena listrik padam.


Ny Tuti, warga Panorama Bengkulu, menuturkan, pada saat kejadian ia sudah
tidur.

Namun, ketika merasa ada getaran kencang, ia terbangun lalu berupaya

membangunkan anggota keluarga lainnya yang berjumlah empat orang dan

mencari kunci pintu untuk keluar rumah. Belum sempat ke luar, rumah roboh

sehingga akhirnya mereka terperangkap di dalam bangunan yang runtuh. Namun,

mereka selamat walau mengalami luka-luka.


Berhamburan


Getaran yang kuat juga dirasakan di Padang, Minggu tengah malam, membuat

warga berhamburan ke luar untuk menyelamatkan diri. "Guncangan terlalu kuat
dan

terjadi beberapa menit, sehingga jalan satu-satunya menyelamatkan diri,"
kata Ny

Titik, warga kawasan Pantai Purus, Padang.


Kepanikan juga dialami warga Kabupaten Kerinci, Jambi yang bertetangga
dengan

Bengkulu.


Sementara itu, Pemda Sumatera Selatan (Sumsel) Senin petang mengirimkan

enam dokter, sembilan paramedis, peralatan bedah, serta obat-obatan ke
Bengkulu.


Gubernur Sumsel Rosihan Arsyad mengatakan, pihaknya juga telah mengirimkan

bantuan beras yang disalurkan lewat Kabupaten Musirawas (daerah terdekat
dari ibu

kota Bengkulu).


Sementara itu, TNI AL mengirim dua kapal perangnya, KRI Nala-363 dan KRI

Sorong-911 untuk bergerak cepat menuju Bengkulu dalam rangka bantuan

kemanusiaan. Dua kapal itu membawa sejumlah kebutuhan pokok sehari-hari dan

alat kesehatan yang sangat diperlukan. (zul/nal/nat/sah/yun/Antara)

****************************************************************************
"The real contest now is not so much airplanes, trucks, roadways or ships,
but who has the best  information and who knows how to use it" IBM
***************************************************************************** 



LAPAU RantauNet di http://lapau.rantaunet.web.id
Isi Database ke anggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda

Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke