Kalau tidak salah konon dahulu kala sebelum ada rokok orang juga pada mati.

> ----------
> From:
> MULYADI[SMTP:IMCEAEX-_O=APLIKANUSA+20LINTASARTA_OU=LATHAMRIN_CN=RECIPIENTS
> [EMAIL PROTECTED]]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Tuesday, June 27, 2000 1:26 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      [Rantau-Net] tingkat gizi rokok
> 
> ngomong2 soal rokok, nich info yg lain lagi.
> 
> seandainya rokok tidak 'berasap'....dan gerGIZI tinggi ...  he.hehee
> 
> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> > http://www.alsofwah.or.id
> > 
> > 
> > ** Fakta-fakta
> > 
> > 1. Rekomendasi WHO, 10/10/1983 menyebutkan seandai nya 2/3 dari yang
> >    dibelanjakan dunia untuk membeli rokok digunakan untuk kepentingan
> >    kesehatan, niscaya bisa memenuhi kesehatan asasi manusia di muka
> bumi.
> > 2. WHO juga menyebutkan bahwa di Amerika, sekitar 346 ribu orang
> meninggal
> >    tiap tahun dikarenakan rokok.
> > 3. 90% dari 660 orang yang terkena penyakit kanker di salah satu rumah
> >    sakit Sanghai Cina adalah disebabkan rokok.
> > 4. Prosentase kematian disebabkan rokok adalah lebih tinggi dibandingkan
> >    karena perang dan kecelakaan lalulintas.
> > 5. 20 batang rokok perhari menyebabkan berkurangnya 15% haemoglobin,
> yakni
> >    zat asasi pembentuk darah merah.
> > 6. Prosentase kematian orang yang berusia 46 tahun atau lebih adalah 25
> %
> >    lebih bagi perokok.
> > 
> > ** Dugaan-dugaan Dusta
> > 
> > 1. Merokok membantu berfikir, padahal kenyataannya merokok bisa
> >    menceraiberaikan pikiran, mengurangi konsentrasi berfikir karena
> rokok
> >    menyebabkan penyempitan nafas dan keringnya tenggorokan.
> > 2. Merokok membantu menenangkan urat saraf, padahal sebaliknya rokok
> >    berpengaruh buruk pada urat saraf, sebagaimana ia menyebabkan kencang
> >    nya detak jantung dan itu sangat berbahaya.
> > 3. Merokok memperbanyak teman dengan saling menawar kan rokok dan
> >    berbasa-basi di dalamnya. Ternyata inipun keliru, sebab pada
> >    kenyataannya teman-teman yang dimaksud adalah teman-teman buruk.
> > 4. Merokok menghilangkan rasa lelah, padahal justeru menambah kelelahan
> >    dan kepayahan karena tergang gunya banyak organ tubuh, seperti urat
> >    saraf, alat pencernaan dsb.
> > 5. Merokok bisa mengusir kesedihan dan kegalauan, padahal ia
> mendatangkan
> >    kesedihan, kegalauan dan bencana, di antaranya karena ia harus terus
> >    merogoh kantongnya, dan dengan merokok berarti ia secara
> >    terang-terangan melakukan maksiat kepada Allah.
> > 
> > 
> > ** Bahaya Merokok
> > 
> > Merokok sangat berbahaya dan merusak keseha tan. Di antara bahaya
> merokok
> > adalah:
> > 1. Melemahkan iman dan menjauhkan diri dari Tuhan.
> > 2. Mengurangi nafsu makan.
> > 3. Menyebabkan penyakit TBC.
> > 4. Menyebabkan sesak nafas.
> > 5. Menyebabkan sulitnya pencernaan makanan.
> > 6. Menyebabkan rusaknya hati.
> > 7. Menyebabkan berhentinya detak jantung.
> > 8. Menyebabkan penyakit kanker.
> > 9. Menyebabkan batuk dan lendir.
> > 10. Menyebabkan lemas dan kurus.
> > 11. Menyebabkan luka lambung.
> > 12. Menyebabkan kebakaran.
> > 13. Menyebabkan keengganan isteri terhadap suaminya.
> > 
> > Mungkin beberapa penyakit di atas belum tampak pada masa muda karena
> daya
> > tahan tubuh yang diberikan Allah Subhannahu wa Ta'ala. Tetapi pada masa
> > tua, berbagai penyakit itu akan bereaksi kecuali jika Allah menghendaki
> > yang lain.
> > 
> > ** Bagaimana Memerangi Rokok ?
> > 
> > Tak disangsikan bahwa setiap penyakit ada obatnya. Adapun untuk
> mengatasi
> > kecanduan merokok di antaranya adalah hal-hal berikut:
> > 
> > 1. Tarbiyah (pendidikan) keimanan yang sungguh-sung guh untuk setiap
> >    individu masyarakat.
> > 2. Adanya teladan yang baik saat di rumah, sekolah dan lingkungan
> lainnya.
> > 3. Melarang para guru merokok di depan murid-murid nya terutama yang
> masih
> >    berusia belia.
> > 4. Penerangan yang gencar dan intensif tentang bahaya merokok.
> > 5. Membebankan pajak yang tinggi terhadap berbagai jenis rokok.
> > 6. Melarang merokok di tempat-tempat kerja, stasiun, bandara dan
> >    tempat-tempat umum lainnya.
> > 7. Menyebarkan fatwa para ulama yang menjelaskan tentang haramnya rokok.
> > 8. Menyebarkan nasihat-nasihat dan peringatan-peringa tan para dokter
> >    tentang bahaya rokok.
> > 9. Peringatan tentang bahaya rokok dalam   ceramah-ceramah, khutbah dan
> >    lainnya.
> > 10. Nasihat secara pribadi kepada perokok.
> > 
> > 
> > ** Serba-serbi Rokok
> > 
> > 1. Setiap harinya ada 44 orang meninggal dunia di Inggris akibat rokok.
> > 2. Setengah batang terakhir rokok mengandung zat yang jauh lebih
> berbahaya
> >    dari setengah yang pertama.
> > 3. Pemerintah Italia pada tahun 1962 melalui UU. No. 65 melarang
> melakukan
> >    iklan rokok dan berbagai hal yang berkaitan dengannya.
> > 4. Sebagian dokter berkata, dalil-dalil sangat kuat sehing ga sampai
> pada
> >    tingkat tidak ada jalan lain menurut perasaan kita sebagai dokter
> yang
> >    bertanggung jawab terhadap kesehatan umat manusia kecuali kita harus
> >    memperingatkan masyarakat dari bahaya rokok yang mengancam
> >    mereka. Karena itu mereka harus berhen ti merokok!
> > 5. Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-Masuti sangat keras dalam hal rokok,
> >    sehingga buku-buku yang ditulisnya banyak membahas tentang haramnya
> >    rokok, di antaranya:
> >    "Pemahaman dan Penjelasan tentang Bahaya Tembakau yang dikenal dengan
> >     Nama Rokok"
> >    "Mutiara-mutiara Pilihan dalam Penjelasan Tentang Haramnya Tembakau
> >     yang dikenal dengan Nama Rokok."
> >    "Penjelasan dan Keterangan Tentang Haramnya Merokok."
> > 
> > Dan dikatakan bahwa rokok dikenal di dunia Arab dan dunia Islam pada
> > umumnya sekitar tahun 1012 H.
> > 
> > 
> > ** Perlakuan Terhadap Perokok Tempo Dulu
> > 
> > Syaikh Abdullah bin Muhammad rahimahullah berkata: "Adapun orang yang
> > mengisap rokok, jika ia mengisapnya setelah mengetahui hukumnya haram,
> > maka ia dicambuk 80 kali dengan cambukan ringan yang tidak
> > membahayakannya. Dan jika dia mengisapnya karena kebodohannya maka tidak
> > ada sangsi atasnya dan ia diperintahkan bertobat dan beristighfar. Dan
> > jika ada orang mengatakan, rokok itu tidak haram, juga tidak halal, maka
> > dia adalah orang bodoh yang tidak mengerti apa yang dikatakannya. Beliau
> > juga mengatakan, 'Orang yang menanam tembakau harus dihukum, juga orang
> > yang menyimpannya di dalam rumah atau mengisapnya, dia harus dihukum.'
> > 
> > ** Fatwa-fatwa
> > 
> > Ditanyakan kepada Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, 'Apa hukum
> > mengisap rokok berikut dalil nya dari Al-Qur'an dan Al-Hadits?'
> > 
> > Jawab: Rokok adalah haram. Dalilnya adalah firman Allah:
> > 
> > "Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri. Sesungguhnya Allah adalah
> > Maha Penyayang kepada mu." (An-Nisa: 29)
> > 
> > "Dan janganlah kamu menjerumuskan dirimu sendiri dalam
> > kebinasaan." (Al-Baqarah: 195)
> > 
> > "Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna
> > akalnya harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah
> > sebagai pokok kehidupan." (An-Nisa: 5)
> > 
> > Lalu Allah dalam banyak ayatNya melarang kita berlaku boros. Dan, tak
> > diragukan lagi membeli rokok adalah pemborosan dan sekaligus perusakan
> > kesehatan, sehingga termasuk hal yang dilarang. Dalam Sunnah Rasulullah
> > shallallahu 'alaihi wasallam melarang membuang-buang harta. Dan tentu
> > membelanjakan uang untuk rokok adalah mem buang uang. Rasulullah
> > shallallahu 'alaihi wasallam  bersabda:
> > 
> > "Tidak boleh mendatangkan bahaya dan membalasnya dengan bahaya."
> > 
> > Dan semua tahu, merokok sangat membahayakan. Di samping itu, jika telah
> > kecanduan rokok, seseorang akan sakit dan sesak dadanya jika tak
> > mendapatkannya. Padahal itu sama dengan memaksakan untuk dirinya sesuatu
> > yang tidak ia perlukan.
> > 
> > 
> > ** Akhir yang Memilukan
> > 
> > Ia seorang pemuda berusia 25 tahun dan pecandu rokok selama
> > bertahun-tahun. Suatu ketika ia masuk ke rumah sakit karena sakit
> > mendadak, yakni lemah jantung. Selama berhari-hari ia dirawat di ruang
> > gawat darurat dengan berbagai peralatan kedokteran yang canggih. Dokter
> > yang menangani pasien tersebut menyarankan kepada para perawat agar
> > pasiennya itu dijauhkan dari rokok, karena rokok itulah penyebab utama
> > sakitnya, bahkan dokter memerintahkan agar setiap yang besuk diperiksa
> > agar tidak secara sembunyi-sembunyi memberi kan rokok kepadanya. Selang
> > beberapa lama kesehatannya pulih lagi. Ia kembali melakukan
> > kegiatan-kegiatannya. Namun satu hal, ia tidak mengindahkan nasihat
> dokter
> > agar berhenti merokok.
> > 
> > Suatu hari, pemuda tersebut hilang, orang-orang pun sibuk
> > mencarinya. Mereka akhirnya menemukan pemuda tersebut tergeletak tewas
> di
> > sebuah kamar mandi dengan memegang rokok. Kita berlindung kepada Allah
> > dari kesudahan yang demikian.
> > 
> > ** Bagaimana Meninggalkan Kebiasaan Merokok?
> > 
> > Sekarang, Anda insya Allah telah terbuka untuk meyakini haramnya
> > rokok. Juga, Anda telah meyakini bahaya-bahayanya, baik terhadap diri
> Anda
> > sendiri maupun terhadap masyarakat. Mudah-mudahan Allah memudahkan Anda
> > bertobat. Inilah yang diharapkan dari Anda. Jika Anda telah berusaha
> kuat
> > meninggal kan kebiasaan merokok, maka ikutilah langkah-langkah berikut
> > ini:
> > 
> > 1. Setelah engkau ketahui bahaya-bahaya rokok, mulailah berfikir untuk
> >    meninggalkannya dan kuatkan keya kinanmu untuk itu dengan bertawakkal
> >    penuh kepada Allah.
> > 
> > 2. Buatlah evaluasi harian tentang keburukan-keburukan rokok terhadap
> >    dirimu, teman-temanmu, anak-anakmu, tetangga-tetanggamu dan lainnya.
> > 
> > 3. Jauhkanlah dirimu semampu mungkin dari merokok dan asap rokok.
> Usahakan
> >    untuk selalu berada pada udara yang bersih dan sibukkanlah dirimu
> >    dengan hal-hal  yang bermanfaat.
> > 
> > 4. Jika engkau telah mengetahui bahaya rokok dan engkau yakini haramnya,
> >    maka hendaknya engkau membenci dan meninggalkannya karena Allah, dan
> >    jauhilah dari berteman dengan para perokok.
> > 
> > 5. Pakailah sikat gigi, siwak atau sejenisnya jika engkau diserang
> >    keinginan merokok kembali.
> > 
> > 6. Kurangilah minum teh dan kopi, perbanyak makan buah-buahan dan
> makanan
> >    yang bergizi lainnya.
> > 
> > 7. Usahakan setiap pagi setelah sarapan engkau minum juice jeruk, apel
> >    atau buah-buahan lainnya karena ia bisa mengurangi keinginan merokok.
> > 
> > 8. Ketahuilah, barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya
> >    Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik daripadanya,
> >    dalam waktu dekat atau jauh.
> > 
> > 9. Dan terakhir, hendaknya semua itu dilakukan dengan ikhlas, serta
> >    keinginan kuat untuk meninggalkannya yang terbit dari dalam hatimu
> >    sendiri. (ain).
> > 
> > 
> > Disadur dari kitab:
> > 
> > RASA'ILUT TAUBAH MINAT TADKHIN
> > MUHAMMAD BIN IBRAHIM AL-HURAIQI
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> LAPAU RantauNet di http://lapau.rantaunet.web.id
> Isi Database ke anggotaan RantauNet:
> http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
> =================================================
> WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
> =================================================
> Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
> Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda
> 
> Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
> Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
> =================================================
> WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
> adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
> =================================================
> 

LAPAU RantauNet di http://lapau.rantaunet.web.id
Isi Database ke anggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
=================================================
Subscribe - Mendaftar RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages: subscribe rantau-net email_anda

Unsubscribe - Berhenti menerima RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi emai / Messages: unsubscribe rantau-net email_anda
=================================================
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke