> EHS Weekly Tips #14: Makanan Yang Sehat part one
>
> Artikel berikut dikutip dari buku: "Makanan Untuk Membina Kejernihan
> Pikiran", Filsafat Vegetaris karangan Avadhutika Anandamitra Acarya
>
> Gula: "Racun Putih"
>
> Terdapat beberapa jenis gula:
> GLUKOSA:
> Glukosa merupakan sumber energi utama bagi badan; otak khususnya sangat
> tergantung dari glukosa itu. Gula dibuat dari karbohidrat yang kita makan
> -
> gula sederhana yang secara alamiah terdapat pada buah-buahan,
> sayur-sayuran, dan hasil olahan susu dan padi. (dalam beras atau gandum,
> biji-bijian, dan sayur-sayuran). Tanpa tambahan sukrosa (gula putih) tubuh
> kita mampu menghasilkan glukosa secukupnya.
>
> SUKROSA:
> Sukrosa merupakan bentuk paling umum dari gula - yang putih - atau "Table
> Sugar". Gula coklat ialah sukrosa dengan warna karamel atau sedikit
> molasses/ sirup maple dan madu mengandung sedikit vitamin dan mineral,
> jadi
> sedikit masih ada gunanya bagi metabolisme.
>
> Gula halus putih bukan merupakan "kalori kosong" tetapi kekurangan vitamin
> dan mineral yang diperlukan untuk melakukan metabolismenya sendiri. Karena
> itu gula pasir itu menyedot zat gizi yang didapatkan dari bahan makanan
> lain.
>
> Banyak masalah kesehatan dikaitkan dengan gula pasir. Pertama: Gigi jadi
> berperekat, sehingga sisa makanan yang lain dan bakteri melekat di gigi
> itu, asam yang dihasilkan oleh bakteri itu makan gigi. Akibatnya gigi
> menjadi berlubang.
>
> Ada tekanan metabolis yang lebih. Gula yang dimakan dalam bentuk aslinya
> (seperti buah dan padi-padian) dipecah dan dibebaskan berangsur-angsur di
> dalam aliran darah. Dengan begitu badan dapat menyerapnya. Tetapi gula
> pasir masuk ke dalam darah dengan cepat, ini sering mengakibatkan benturan
> sehingga orang merasa lelah, merasa terganggu dan depresi. Seringkali,
> sementara energi menurun, reaksi ialah makan gula kembali untuk dengan
> cepat memulihkan perasaan "down" itu. Apa yang sebenarnya diperlukan pada
> saat itu ialah makan dengan kadar protein tinggi yang secara
> berangsur-angsur memulihkan level energi dan mensuplai nutrisi lain yang
> juga sangat diperlukan.
>
> Naik turun yg sangat drastis dari kadar gula dalam darah dapat
> mengakibatkan ketidakseimbangan mental, bingung, pusing dan sakit kepala.
> Dan lebih-lebih, kebiasaan makan gula berlebihan dapat mengakibatkan
> semacam ketagihan seperti sering diakibatkan oleh obat-obatan. Orang
> biasanya bersusah payah untuk dapat berhenti dari kebiasaan makan gula,
> mungkin akan dirasakan sebagai semacam ketagihan.
> Gejala-gejala berikut rasa pusing, pelupa, atau "perasaan mengawang-awang"
> merupakan gejala khas hipoglycemia (kadar gula rendah). Sementara terjadi
> reaksi berantai di dalam tubuh yang menderita hipoglycemia yang
> diakibatkan
> oleh makan gula berlebihan, adrenalin dibebaskan oleh kelenjar adrenal
> menciptakan perasaan stres ke seluruh tubuh dan jiwa. Dengan alasan ini
> banyak ahli gizi Asia mengatakan gula pasir sebagai "racun putih".
>
> Gula juga menekan kegiatan sel-sel darah putih, menurunkan daya tahan
> tubuh
> terhadap infeksi, dan juga mengakibatkan diabetes.
>
> Orang yang ingin berhenti makan gula pasir harus menggantikannya dengan
> madu, sirup buah-buahan, atau barley malt, dan snack dapat memakan
> buah-buahan dan sari buah sebagai ganti kue atau manisan yang penuh gula.
> Dengan mengurangi makan gula, gejala seperti depresi, kelelahan atau
> perasaan tidak enak mungkin akan lenyap dengan sendirinya. Rasa lidah
> menjadi lebih peka dan semakin dapat menikmati manisnya buah-buahan
> matang,
> sayur-sayuran serta biji-bijian. Kehidupan tanpa gula pasir dapat menjadi
> lebih manis lagi.
>
Semoga bermanfaat untuk kita semua.
application/ms-tnef