Kita berterima kasih kepada Padang Ekspres yang menyiarkan berita
di Protes Perluasan Kota Bukittinggi  ini sehingga kami di Rantau Jauh
dapat sorotan tentang gerak-gerik perluasan kota Bukittinggi ke
Kampuang Halaman di Sekitarnya.

Saya sebagai pribadi si Rantau Jauh (karena tidak adanya Organisasi
Ampek Angkek di Rantau kami di Amerika Serikat) menyokong sepenuhnya
sikap DPRD Agam seperti yang dikemukakan oleh Ketua DPRD Agam,
Drs. Putra Utama dan wakil ketua Yosiano Mukhtar kepada Padang Ekspres
yang menyebutkan bahwa pihaknya tetap dengan komitmen awal
"manolak perluasan wilayah tersebut, sesuai dengan surat DPRD Agam
pada Mendagri, kita takkan mundur, selagi masyarakat Agam menyatakan
penolakannya, itu takkan berubah, tegas Putra Utama."

Dari Jauh saya menyampaikan sokongan harapan selamat kepada
Yayasan Ampek Angkek Canduang (YAAC) Medan,
Limbago Agam Tuo, KAN Biaro Gadang, KAN Ampang Gadang,
serta musyawarah besar perantau IV Angkat di Medan, serta
semua Sanak Saudara  kita yang menyadari bahaya-bahaya
perluasan kota Bukittinggi ini terhadap masyarakat kita di Kampung.
Mudah-mudahan suara hati masyarakat  ini bertambah lantang
kedengarannya disertai organisasi-organisasi dan perseorangan
para perantau Agam Tuo sehingingga rencana perluasan kota itu
dapat dipertimbangkan sedalam-dalamnya.

Salam dari Jauh,
Sjamsir Sjarif
Santa Cruz, California, Amerika Serikat
X____________________________ Sjamsir Sjarif
Indonesian Translator and Cultural Consultant
Tel. (831)-426-1333     Fax (831)-426-8907
Email:                  [EMAIL PROTECTED]
Web Page:       http://www.usindo.net/hambo
************************************************************


Senin, 04 September 2000  
Berlanjut, Protes Perluasan Bukittinggi

Masyarakat dan Perantau Tawarkan Kerja Sama Agam-Bukittinggi
Lubukbasung, PE  

Protes-protes terhdap rencana perluasan wilayah Kodia Bukittinggi
masih terus berdengung, menyusul kontroversi perluasan wilayah
Bukittinggi yang hingga kini masih belum di peroleh kepastian.
Sementara informasi yang diperoleh Padang Ekspres di Lubukbasung,
proses perluasan sengaja didiamkan.

Surat protes Yayasan Ampek Angkek Canduang (YAAC) Medan yang
diperoleh Padang Ekspres via pos kemarin di Lubukbasung dengan bundel
khusus memuat berbagai dokumen penting yang menyangkut
protes-protes penolakan masyarakat, terutama kalangan perantauan
Agam di Medan, termasuk dokumen penting penolakan masyarakat yang
ada di Kabupaten Agam.

Surat penolakan yang ditanda tangani 10 orang pengurus YAAC Medan
masing-masing Letkol. (Purn). H. Damsar Rasyad, SH (Ketum), DR. H.
Moechlyar Darwis (Sekum), H. Sjafri (Ketua I), Ir. Busri Zain (Ketua II), H.
Julius (Ketua III), Ir. Ardi Abduh (Bendahara II) dan Letkol (Purn) H. Said
Ali, penasehat dan pembina, terlihat sikap tegas kalangan perantau yang
menolak perluasan wilayah tersebut, dan menganjurkan menjalin
kerjasama antar daerah Agam-Bukittinggi.

Dalam surat penolakan nomor 05/YAAC/VIII-2000, tertanggal 1 Agustus
2000 tersebut, disebutkan bahwa dasar penolakan tersebut, terutama
atas desakan masyarakat Agam, termasuk dari kalangan perantau dari
berbagai daerah di Indonesia. Yang bereaksi terutama dari IV Angkat
Canduang, mendukung surat DPRD Agam nomor 07/SK. DPRD/AG-1999
tanggal 28 Oktober 1999 tentang pencabutan SK nomor
05/SP-DPRD/AG-1999 tanggal 27 Desember 1995 serta penolakan
terhadap PP nomor 84 tahun 1999 tanggal 7 Oktober 1999.

Juga surat Limbago Agam Tuo nomor 02.1.K-ANAT.02-00 tanggal 17
Februari 2000, surat KAN Biaro Gadang nomor 078/KAN-BGD/V-2000
tanggal 20 Mei 2000, surat KAN Ampang Gadang, musyawarah besar
perantau IV Angkat di Medan.

Disebutkan, perluasan wilayah Bukittinggi tersebut, terkesan dipaksakan
tanpa memperhatikan aspirasi masyarakat, yang dikuatirkan berdampak
dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik politis, ekonomi dan
sosial, ��lebih baik menjalin hubungan harmonis dan kerjasama antar
daerah Bukittinggi dan Agam, karena itu saling menguntungkan,�� tegas
YAAC dalam surat tersebut.

Belum ada Kepastian

Sementara perkembangan terkini soal heboh perluasan wilayah
Bukittinggi menurut beberapa pimpinan DPRD Agam, belum ada kepastian
apakah pemerintah pusat bersedia mencabut PP 84-99 atau bersikeras
memberlakukannya. Ada indikasi, masalah itu sengaja didiamkan untuk
mengantisipasi berbagai gejolak yang bakal muncul.

Ketua DPRD Agam, Drs. Putra Utama dan wakil ketua Yosiano Mukhtar
kepada Padang Ekspres menyebutkan bahwa pihaknya tetap dengan
komitmen awal manolak perluasan wilayah tersebut, sesuai dengan surat
DPRD Agam pada Mendagri, ��kita takkan mundur, selagi masyarakat
Agam menyatakan penolakannya, itu takkan berubah,�� tegas Putra Utama.

Diakuinya, hingga kini tak ada perkembangan menyusul surat dewan ke
pemerintah pusat. Namun, dengan diplomatis disebutkan Putra Utama,
bahwa pihaknya tetap dengan statemen penolakannya, ��itu aspirasi
rakyat Agam, itu yang kami perjuangkan mati-matian,�� tegasnya lagi.

Hal senada dikatakan Yosiano, sesuai amanah yang diperjuangkan dewan
yang diemban, pihaknya akan berjuang maksimal, ��kita takkan
melangkah surut, itu sudah diputuskan, kami berharap masyarakat Agam
tetap dengan komitmennya, menilai perluasan wilayah, tolong back-up
kami,�� tegas Yosiano yang ketua DPC PPP Agam itu.

Belum diperoleh informasi apakah kontroversi perluasan wilayah
tersebut, sudah ada solusinya atau sengaja didiamkan pihak tertentu
dengan tujuan menciptakan konspirasi baru menyudutkan keberadaan
Kabupaten Agam secara nasional. Sementara Bupati Agam, Drs. Aristo
Munandar terlihat serius dengan penolakan yang sudah diputuskan dewan
bersama masyarakat Agam. (men)


****************************************************************************
"The real contest now is not so much airplanes, trucks, roadways or ships,
but who has the best  information and who knows how to use it" IBM
*****************************************************************************���



Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id
Database keanggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method�dRecord&tbl=1
����������������Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan 
email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]

[email_anda] sikan alamat email anda tanpa tanda kurung
����������������WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> 
http://mail.rantaunet.web.id
-------------------------------------------------------------------------------------------------
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
����������������

Kirim email ke