Tambo Minangkabau
Suntingan Teks Disertai Analisis Struktur
oleh Edwar Djamaris
Balai Pustaka 1991
----------------------------------------------------
Cuplikan dari Kata Pengantar oleh Balai Pustaka hal vii
.........................................................
Buku ini semula merupakan naskah disertasi, mencoba mengungkap
secara ilmiah dan akurat mengenai tambo tersebut berdasarkan
naskah-naskah yang telah ada, dengan penyuntingan teks dan
disertasi analisis strukturnya, sehingga akan dapat ditangkap
kebenaran kisah yang mendekati kenyataan yang sesungguhnya.
---------------------------------------------------
Cuplikan dari
Pengantar
1 Pendahuluan (hal 1)
......................................................
TM ditulis dalam bahasa Melayu berbentuk prosa. Naskah TM ini
sebagian besar ditulis dengan huruf Arab-Melayu, dan sebagian
kecil ditulis dengan huruf latin. Naskah TM yang berhasil
diketemukan sebanyak 47 naskah, masing-masing tersimpan di museum
Nasional Jkt sebanyak 10 naskah, diperpustakaan Universitas
Leiden sebanyak 31 naskah, diperpustakaan KITLV Leiden sebanyak
3 naskah, diperpustakaan SOAS Universitas London 1 naskah, dan
diperpustakaan RAS London 2 naskah.
Suntingan teks TM berdasarkan naskah-naskah yang diketemukan
diatas belum pernah dilakukan oleh peneliti atau peminat sastra.
Masyarakat mengenal TM melalaui saduran dan tinjauan yang
bersifat sampingan terhadap isi TM itu.
Ada delapan saduran cerita TM yaitu :
(1) Curai Paparan Adat Lembaga Alam Minangkabau ( Dirajo 1979 dan 1984)
(2) Mustika Adat Alam Minangkabau (Dirajo 1953 dan 1979)
(3) Tambo Minagkabau ( Batuah 1956)
(4) Tambo Alam Minangkabau (Sango 1959)
(5) Tambo dan Silsilah Adat Alam Minangkabau (Basa 1966)
(6) "Tambo Pagaruyung" (Basri 1970a)
(7) "Tambo Alam " (Basri a970b)
(8) Himpunan Tambo Minangkabau dan Bukti Sejarah (Mahmoed 1978)
Dalam semua saduran TM itu tidak terdapat keterangan yang menyatakan
naskah TM mana yang digunakan sebagai dasar saduran itu.
Penyadur-penyadur itu mencerittakan kembali isi TM secara bebas dengan
gaya bahasa mereka sendiri. Dalam menceritakan kembali mereka
menambahkan penafsiran mereka sendiri sehingga timbul beberpa versi TM.
Mereka seolah-olah mengarang kembali cerita TM itu. Saduran yang
disajikan itu tidak luput dari pengurangan dan penambahan bacaan TM.
Saduran itu tentu kurang tepat digunakan sebagai bahan penelitian TM
secara ilmiah.
Berdasarkan kenyataan .......................
2 Analisis Struktur
hal 7
.........................................
Secara umum dapat dikemukakanbahwa fungsi utama cerita TM adalah
untuk menyatukan pandangan orang Minangkabau terhadap asal usul nenek
moyang, adat, dan negeri Minangkabau. Hal ini dimaksudkan untuk
mempersatukan masyarakat Minangkabau dalam satu kesatuan. Mereka merasa
bersatu karena seketrununan, seadat dan senegeri.
----------------------------------------------------------
Samoga manambah pangatahuan kito-kito dalam maambiak kasimpulan dari
Tambo Minangkabau.
Seri Tambo salanjuikno adolah :
Pandapek AA Navis manganai Tambo.
Wass
dari Bogor
Bandaro
~~~~~~~~~~~
Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id
Database keanggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
[email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
-------------------------------------------------------------------------------------------------
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================