Dari Riau Pos kito baco:
Batam Bintan, Jumat, 29 September 2000
Kerja Sama Sijori Gagal
Batam, RP
Kerjasama di segitiga pertumbuhan Singapura, Johor dan
Riau atau yang lebih dikenal dengan "segitiga emas" Sijori
dinilai telah gagal mencapai misi pengembangan ekonomi.
Kegagalan itu disebabkan oleh para pengambil kebijakan dan
pelaku ekonomi di tiga kawasan kurang proaktif dalam
mengakomodir kepentingan bersama dalam kerjasama
tersebut.
Demikian penilaian yang disampaikan pengamat Sijori, Prof
Dr Ir Bun Yamin Ramto SE dalam perbincangannya dengan
RPG kemarin (28/9) di kampus Yayasan Perguruan Tinggi
Nasional (YPTN) Batuampar, Batam.
''Termasuk Indonesia yang dalam hal ini Riau sama sekali
tidak proaktif untuk merekatkan kerjasama tersebut.
Akibatnya, Riau termasuk Pulau Batam tidak mampu
mendapatkan keuntungan yang lebih besar di kawasan yang
sangat strategis ini,'' kata Bun Yamin yang juga Rektor
Universitas Mathla'ul Anwar dan akan menjadi salah seorang
guru besar di Universitas Nasional Batam (Unasba) yang saat
ini sedang dipersiapkan YPTN.
Dia menyebutkan, mestinya para pelaku-pelaku ekonomi dan
pengambil kebijakan di Riau lebih aktif untuk melakukan
kajian komoditas unggulan apa yang mampu dipasarkan ke
negara jiran Singapura dan Malaysia. ''Selama ini
pelaku-pelaku ekonomi Indonesia di kawasan ini tidak
mempunyai kemampuan untuk membaca apa yang dibutuhkan
negara tetangga,'' ujar Bun Yamin yang juga guru besar di
Unpad, Bandung ini.
Sementara, kelemahan pelaku bisnis selama ini di Indonesia,
menurut Bun Yamin, yakni tidak mampu menyediakan barang
atau komoditas yang dibutuhkan di negara tetangga secara
terus-menerus sesuai dengan permintaan.
Kerja sama tersebut juga gagal mengemban misinya untuk
memajukan perekonomian di tiga kawasan, karena kerja sama
Sijori selama ini terkesan hanya mengambang dan tidak
pernah ada upaya-upaya dari pemerintah di tiga kawasan
untuk merekatkan ataupun memformalkannya kembali.
''Mestinya ada upaya-upaya untuk merekatkan kembali
kerjasama ini dan kalau perlu dimulai dari Batam yang secara
geografis sangat strategis untuk mengakomodir kerjasama
tersebut,'' katanya.
Padahal gagasan kerja sama Sijori ini telah diluncurkan
sekitar tahun 1978 lalu. Sebelumnya, bila kerjasama ini bisa
dijalankan secara optimun, diyakini bisa membawa
pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di Riau. Kawasan
Riau bisa dijadikan suatu pusat produksi yang serba canggih
dengan gaya hidup serba kaya serta tingkat kesehatan,
pendidikan, keselamatan dan mutu lingkungan yang mutakhir.
Dan tak pelak lagi, hal ini akan merupakan unsur yang penting
di dalam jaringan teknologi, produksi, perdagangan serta
keuangan seluruh dunia. Ia akan merupakan suatu pusat
wisata, kenyamanan, peristirahatan dan rekreasi untuk
masyarakatnya sendiri serta untuk kaum wisatawan
internasional.(arh/rpg)
x______________________Sjamsir Sjarif
Indonesian Translator and Cultural Consultant
Tel. (831)-426-1333 Fax (831)-426-8907
Email: [EMAIL PROTECTED]
Website: http://www.usindo.net/hambo
**************************************
Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id
Database keanggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
[email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
-------------------------------------------------------------------------------------------------
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================