http://www.mimbarminang.com/cgi-bin/baca.cgi?sumber=hotnews/utama22311
Kamis, 23/11/2000 08:30 wib
NPM Dirampok di Jalan Lintas
Seluruh Harta Penumpang Dilucuti
mimbarminang.com � Rampok di jalur lintas Sumatra kembali beraksi Rabu pagi
(22/11/2000), sekitar pukul 08.00 WIB kemarin. Sebanyak 18 penumpang Bus NPM
BA 3244 AU dari Jakarta ke Bukittinggi, jadi korban setelah habis dilucuti
kawanan bersenjata pistol di Muaro Sijunjung. Bus yang dikemudikan Awal,
sebagaimana keterangan yang dihimpun Mimbar Minang dirampok di daerah
pesawangan antara daerah Tebing Tinggi dengan Lubuk Linggau, Sumatra
Selatan. Kawanan rampok yang lima orang itu adalah penumpang bus itu
sendiri.
Dari aksi rampok itu, menurut War, salah seorang staf dari PT NPM yang
dihubungi di Padang Panjang Rabu siang kemarin, belum diketahui berapa
jumlah kerugian penum pang. �Cuma seluruh penum pang selamat tanpa cidera,�
ujarnya.
Menurutnya, semula tiga dari lima kawanan berpistol ini sudah menumpangi
kendaraan yang dikemudikan Awal, sejak dari Rawamangun. Sedang dua lainnya,
naik dari Tanah Abang, Jakarta. Sampai di penyeberangan Bakauhueni, tidak
ada gelagat apa-apa.
Tapi begitu sampai di Tebing Tinggi, mereka menyebutkan minta diturunkan
nanti di Sijunjung.
Tapi tak lama mereka kemudian bangkit dari tempat duduk nya, maka dimulailah
drama perampokan.
Seorang menodongkan pistol genggam kepada Awal, dan seorang lagi menodongkan
pistol ke arah penumpang dan selebihnya berjaga.
Di antara lima perampok ini, juga membawa jerigen bensin (premium). Dalam
aksinya, ternyata tidak cuma mereka. Segerombolan kawanan lainnya ikut
menunggu dengan sebuah kendaraan pula. �Setelah itu, ya habislah seluruh
uang, barang dan perhiasan penumpang dipreteli satu persatu,� kata War.
Darmis, misalnya, salah seorang korban perampok menderita kerugian lebih
dari Rp5 juta uang tunai. Pedagang bertempat tinggal di Jalan Pemuda
Bukittinggi ini mengaku, yang dilucuti perampok sekitar pukul 08.00 WIB itu
tidak terkecuali.
�Termasuk sopir dan keneknya. Seluruh barang bawaan, diangkut mereka dengan
sebuah kendaraan yang tampaknya sudah dipersiapkan. Sebab, begitu lima
rampok beraksi di dalam bus, kawanan lainnya sudah menunggu dengan kendaraan
lain,� kata Darmis via telepon.
Perampok, kata Darmis, tidak cuma bersenjata dua pistol yang ditodongkan
kepada sopir dan mengarahkan bidikan kepada penumpang, juga mengancam akan
membakar kendaraan beserta seluruh penumpang bila melakukan perlawanan.
�Cobalah melawan, nanti kami bakar bus ini. Begitu mereka mengancam kami,
seraya menjinjing sejerigen bensin. Makanya kami tidak berkutik, apalagi
kendaraan lainnya tidak ada pula yang melintas di tempat sepi itu,� kata
Darmis.
Setelah semua uang diambil, termasuk perhiasan dan barang berharga bawaan
penumpang diangkut, mereka melarikan diri. �Barulah kemudian kami melaporkan
ke Pos Polisi terdekat. Saat ini kami di Kantor Polisi Sungai Kalek,� kata
Darmis. Sampai berita ini diturunkan belum diperoleh keterangan lebih lanjut
bagaimana kondisi terakhir bus dan penumpang NPM yang nahas itu.
_____________________________________________________________________________________
Get more from the Web. FREE MSN Explorer download : http://explorer.msn.com
Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id
Database keanggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]
[email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
-------------------------------------------------------------------------------------------------
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================