Yth. Pak Barata Dewa,
Apakah info tersebut masih berlaku sampai sekarang, karena saya lihat contact person untuk dikti masih tercatat Prof. Bambang Suhendro,
padahal beliau saat ini sudah bukan DirBinsarak lagi dan sudah menjadi duta besar Unesco (kalau tidak salah).

Salam.
Perry Burhan

Barata Dewa wrote:

-----Original Message-----
From: e
Sent: Saturday, November 25, 2000 2:20 PM
To: minangnet
Subject: [MinangNet] Beasiswa OTO

Contact Person: Dr. Mustopadidjaja AR.
Deputi Ketua Bid. Administrasi BAPPENAS
Address : Director OTO - BAPPENAS
Jl. Proklamasi 70, Jakarta 10320
Tel: 021-331234, 331447, 31465, 331481, 331498 Fax: 021-331392
Funding : scholarship
Source(s)       : warung-net Canada
Bima H. Wibisana <[EMAIL PROTECTED]> Dr. Rebecca Aiken
<[EMAIL PROTECTED]> Misc    :
This is to inform that Overseas Training Office (OTO) is not under The
Ministry of Education and Culture. OTO is a multidonor project under The
National Development Planning Agency (BAPPENAS). The Director of OTO is
the Deputy Chairman of BAPPENAS for Adminstration Affairs (DR.
Mustopadidjaja AR). Pak Affan Hasan is the Bureau Head for Selection and
Recruitment (Bureau I).

Since OTO manage funds from many donor agencies, OTO has to follow
specific procedures and rules for each agency. Only under USAID project
that a student should return home before taking any new scholarship. For
the rest of agencies, is up to OTO.

Sincerelly,
Bima H. WIbisana
OTO Senior Staff

A.W.W.

Karena banyaknya pertanyaan yang ditujukan kepada saya tentang cara
mendapatkan beasiswa untuk program PhD dari OTO, maka saya terpaksa
menggunakan jalur umum ini untuk menginformasikan beberapa kebijaksanaan
yang digunakan oleh OTO untuk menjaring partisipan porgram PhD.

- Mengingat dana yang di alokasikan untuk program PhD sangat
terbatas (hanya kira-kira 20% dari total dana), maka seleksi untuk
program PhD sangat ketat dan kompetitif.

- Untuk menjaring partisipan yang benar-benar "qualified" dan programnya
memang dibutuhkan oleh instansi yang bersangkutan (berdasarkan need
assessment), OTO mengeluarkan beberapa kebijaksanaan yang dapat
dipergunakan
sebagai "screening device".

Adapun kebijaksanaan tersebut antara lain:

1. GPA cummulative untuk program master HARUS paling sedikit
A- (A Minus).   -----
2. Bidang studinya masih berada dalam jurisdiksi OTO.
Note: ada konsensus mengenai pembagian bidang studi antara Bappenas,
Dikti (Depdikbud), BPPT dan BPLK (Depkeu). 3. Mendapat rekomendasi dari
atasan ybs. 4. Mendapat rekomendasi dari Profesor dan sudah memiliki
Admission
Letter dari perguruan tinggi yang dituju. 5. Dana yang tersedia mencukupi
(mengingat yang mendaftar buaaanyak).
6. Dan bagi yang masternya tidak dibiayai oleh OTO, harus memiliki
nilai TPA (test potensi akademik).

Besiswa OTO tidak hanya diperuntukan bagi Pegawai Negeri Sipil saja,
tetapi juga LSM dan PTS. Pegawai Swasta belum mendapatkan jatah dari OTO
(kecuali jika TOMARK project dari USAID sudah disetujui, itupun sangat
terbatas dan melalui saringan yang ketat). Jika program master ybs
dibiayai oleh OTO dan sumber dana yang digunakan berasal dari USAID, maka
ybs HARUS PULANG sebelum mendapatkan dana bagi program selanjutnya. Jika
sumber dana dari donor lain (World Bank, OECF, CIDA, AIDAB, BC, bilateral
proyek, dll.) maka keputusan berada pada rapat direksi OTO dengan
mempertimbangkan kriteria-kriteria di atas.

Sekian semoga bermanfaat,
wass.

Bima Wibisana
([EMAIL PROTECTED])

****
Contact Person: Moh. Widodo Gondowardojo Address        : Sekretariat Negara
Menteri Muda/Sekretariat Kabinet R.I
Kepala Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri Jl. Veteran 18, Jakarta Pusat
Tel: 021-3860611 (office) Fax: 021-3846884
Funding : scholarship, research
Source(s)       : Warung-net Canada
****
Contact Person: Dr.-Ing. Wardiman Djojonegoro
Ketua Unit Pelaksana OFPIU
Address : BPP Teknologi
Jl. M.H Thamrin No. 8
Jakarta Pusat, 10340
INDONESIA
Funding : engineering & science scholarship
Source(s)       : Dr. Masno Ginting <[EMAIL PROTECTED]>
****
Contact Person: Prof. Dr. Ir. Bambang Soehendro M.Sc.
Direktur Pembinaan Sarana Akademis
Address : Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi
Department Pendidikan dan Kebudayaan
Jl. Jendral Sudirman, Pintu 1, Senayan
Tromol Pos 190, Jakarta 10002
Funding : scholarship, research
Source(s)       : Suryo Purwono ([EMAIL PROTECTED]>
****
Contact Person: Dr. M. Makin Ibnu Hadjar
Kepala Unit Pusat Pelaksana
Address : P2FBAU / IUC Bank Dunia XVII
Department Pendidikan dan Kebudayaan
Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi
Jl. Prof. Djoko Sutono SH No. 8, Kebayoran Baru, Jakarta 12170
Funding : scholarship, research
Source(s)       : Suryo Purwono ([EMAIL PROTECTED]>
****

---------------------------------
Sumber: internet

Mailing List RantauNet http://lapau.rantaunet.web.id
Database keanggotaan RantauNet:
http://www.egroups.com/database/rantaunet?method=addRecord&tbl=1
=================================================
Mendaftar atau berhenti menerima dari RantauNet Mailing List, kirimkan email
Ke / To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email / Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
- mendaftar: subscribe rantau-net [email_anda]
- berhenti: unsubscribe rantau-net [email_anda]

[email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
=================================================
WEB-EMAIL GRATIS ... @rantaunet.web.id ---> http://mail.rantaunet.web.id
-------------------------------------------------------------------------------------------------
WebPage RantauNet http://www.rantaunet.web.id dan Mailing List RantauNet
adalah servis dari EEBNET http://eebnet.com, Airland Groups, USA
=================================================

Kirim email ke